Ketua DPRD Deli Serdang Dituding Gelapkan Rp10,2 Miliar, Massa AMPK Geruduk Gedung Dewan

- Editor

Jumat, 5 September 2025 - 00:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com-
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK) menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Gedung DPRD Kabupaten Deli Serdang, Kamis (4/9/2025). Aksi itu menuntut Ketua DPRD Deli Serdang, Zakky Shahri, SH, beserta jajaran dewan lainnya mengembalikan dana perjalanan dinas yang diduga mencapai Rp10,2 miliar sejak Januari hingga Agustus 2025.

Dengan dua mobil pickup, soundsystem, serta sejumlah angkutan umum, massa bergerak sambil meneriakkan kecaman keras. Mereka mendapat pengawalan ketat dari Polresta Deli Serdang dan Satpol PP. Namun, sorotan utama tertuju pada sosok Ketua DPRD Zakky Shahri yang tak kunjung hadir di hadapan pengunjuk rasa.

Orasi Panas “Kami Lawan Pengkhianat Rakyat!”

Dalam orasinya, Muhari (43), salah seorang demonstran, menyebut aksi ini sebagai panggilan hati nurani. Menurutnya, DPR dan DPRD sudah tidak lagi berpihak pada rakyat.

“Ketua DPRD dan pimpinan dewan telah mencederai hati rakyat. Buktinya, uang perjalanan dinas Ketua DPRD saja mencapai Rp10,2 miliar. Ini harus kita lawan!” teriaknya yang disambut sorakan lantang massa.

Muhari juga menyinggung fasilitas mewah yang dinikmati anggota dewan, mulai dari tunjangan harian Rp3 juta, sewa rumah, hingga fasilitas lainnya, sementara buruh bergaji rendah dan rakyat miskin masih kesulitan makan dan tidak punya rumah.

Sorotan AMPK Dewan Terpecah, Rakyat Terabaikan

Ketua Umum AMPK, Rahman JP Hutabarat, menegaskan bahwa DPRD Deli Serdang tidak lagi menjalankan fungsi wakil rakyat. Ia menilai anggota dewan justru sibuk berkelompok dan berkonflik internal.

“Wakil rakyat seharusnya berpihak pada rakyat, bukan saling berebut kepentingan. Bahkan Ketua DPRD saja sulit menyatu dengan anggotanya. Ini bahaya bagi Deli Serdang,” ujarnya.

Rahman juga menyoroti kemewahan mobil dinas Ford Ketua DPRD yang disebut-sebut termewah se-Sumatera Utara dengan nilai mencapai Rp4 miliar.

Baca Juga:  DSI Kota Langsa dan WH Sosialisasikan Busana Syar'i Saat Olahraga: Warga Diminta Hindari Pakaian Ketat di Tempat Umum

“Bayangkan, uang Rp10 miliar untuk perjalanan dinas jika dipakai membangun jalan di Kecamatan STM Hulu dan daerah lain, sudah pasti lebih bermanfaat,” tegasnya.

AMPK juga menuntut agar dana itu dialihkan ke kebutuhan prioritas rakyat, seperti BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan pendidikan gratis bagi warga miskin.

Dewan Hadir, Pimpinan Hilang

Sekitar 30 menit berorasi, akhirnya beberapa anggota DPRD menemui massa. Hadir Muhammad Dhanil Ginting, H. Purwa Ningrum, Adami Sulaiman, Merry Alfrida Sitepu, Gendro Judo Buwono, Misdianto, serta Sekretaris Dewan Iwan Salewa.

Namun, ketegangan terjadi saat Rahman JP Hutabarat menuntut kehadiran Ketua DPRD atau minimal satu dari empat pimpinan dewan.

“Masa satu pun pimpinan tidak berani menemui rakyat? Kami ini rakyat, bukan bandit!” serunya dengan nada tinggi.

Setelah dilakukan negosiasi, sepuluh perwakilan massa akhirnya diterima di ruang rapat DPRD. Sayangnya, pertemuan berakhir ricuh dan ditinggalkan oleh pihak AMPK karena tidak ada satupun pimpinan dewan yang hadir.

“Percuma. Aspirasi kami hanya akan diteruskan tanpa keputusan. Lebih baik kami keluar!” tegas Hutabarat sembari meninggalkan ruang rapat.

Dewan Mengaku Tak Tahu

Terpisah, beberapa anggota DPRD yang hadir, termasuk Muhammad Dhanil Ginting, H. Purwa Ningrum, Merry Sitepu, dan Gendro Judo Buwono, mengaku hanya sebatas menerima aspirasi. Mereka tidak bisa menjawab alasan mengapa Ketua DPRD Zakky Shahri dan pimpinan lainnya absen.

“Kami sudah menerima aspirasi massa, tapi soal pimpinan tidak hadir, kami tidak bisa menjawab,” ujar mereka singkat.

Aksi AMPK ini pun meninggalkan tanda tanya besar: ke mana Ketua DPRD Zakky Shahri di saat rakyat menuntut kejelasan penggunaan miliaran uang negara?

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
GEGER! DPRK Raja Ampat Kompak Tolak Pemindahan dr. Laura, Bupati Diminta Batalkan Surat Tugas
Kapolres Raja Ampat Perkuat Sinergi dengan Anggota DPR Papua Barat Daya Jamalia Tafalas dan Frangky Umpain
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:06

25 Bangunan Terbakar di Telege Jernih, 23 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 2 November 2026 - 15:18

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Gotong Royong Rampung, Jalan Darurat Natam-Darul Hasanah Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 2 November 2026 - 03:20

Bukan Sekadar Tilang, Polres Bireuen Ajak Warga Jadi Pelopor Keselamatan Lewat Operasi Patuh Seulawah 2026

Senin, 2 November 2026 - 02:07

Kapolres Bireuen Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Jadi Pelopor Kamtibmas dan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 2 November 2026 - 00:50

Kawal Hak Sipil Warga Keturunan Filipina, Korlap Sartika Manuel Apresiasi Langkah Kemenkumham dan Pemkot Bitung

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x