Kepala Desa Rugemuk Dikecam Warga Pembangunan jembatan kepala Desa Regemuk tak mau tau

- Editor

Jumat, 19 September 2025 - 09:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang |TribuneIndonesia.com
Gelombang kekecewaan mengguncang Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu. Proyek rehabilitasi jalan dan jembatan yang seharusnya membawa harapan baru bagi warga justru menimbulkan sorotan pedas. Pasalnya, Kepala Desa Rugemuk, Muliadi, dinilai sama sekali tidak pernah meninjau lokasi pembangunan, meski pekerjaan sedang berlangsung di wilayah kepemimpinannya sendiri.

Seorang pekerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) berinisial H dengan nada getir mengungkapkan fakta mencengangkan. “Selama kami mengerjakan perbaikan jembatan dan jalan, Kepala Desa Muliadi tidak pernah datang. Wajahnya saja saya tidak kenal,” tegasnya saat ditemui di lokasi, Jumat (19/9/2025).

Nada serupa meledak dari warga setempat. Mereka menilai sikap apatis sang kepala desa telah melukai hati masyarakat. “Seharusnya setiap ada pembangunan di wilayahnya, kepala desa hadir dan meninjau. Ini kan proyek untuk kepentingan masyarakat Desa Rugemuk,” ujar seorang warga dengan nada marah.

Baca Juga:  Diduga Lakukan Dugaan Tindak Pidana, Dr Yudi, desak Bupati Solok Arosuka Tuntaskan Permasalahan KAN dan Masyarakat Koto Laweh

Kepala Dusun III, Ilham, pun tak mampu menyembunyikan keheranannya. Dengan suara lantang ia mengecam: “Setiap ada pembangunan di Desa Rugemuk, dari pihak manapun, beliau tidak pernah meninjau lokasi,” katanya penuh penegasan.

Kegeraman warga pun semakin menguat. Mereka mendesak Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, turun tangan. Harapan mereka jelas: bupati memberi teguran keras agar Kepala Desa Muliadi tidak lagi berdiam diri, melainkan turun langsung ke lapangan setiap ada pembangunan.

Bagi masyarakat, ketidakhadiran kepala desa bukan sekadar masalah etika, melainkan pelemahan pengawasan dan pengkhianatan terhadap akuntabilitas publik. Proyek yang mestinya diawasi langsung justru berjalan tanpa perhatian pemimpin desa.

Kini sorotan tajam mengarah ke Muliadi. Warga bertanya: apa artinya jabatan kepala desa jika abai terhadap denyut nadi pembangunan? Mereka menuntut kehadiran nyata, bukan sekadar tanda tangan di atas berkas resmi.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
DPC PKB Kota Langsa Buka Peluang Warga Jadi Pengurus DPAC dan Tingkat Gampong
​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum
​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah
​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS
TAMPERAK dan PEPABRI Soroti Stok Menipis, Harga Semen di Aceh Melambung hingga Rp90 Ribu per Zak
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:57

​Tunjukkan Kekompakan dan Disiplin, TP PKK Bitung Sukses Unjuk Gigi dalam Gerak Jalan Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:36

Dipimpin Dirut Alfred Salindeho, PDAM Dua Sudara Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI di Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:04

FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:43

Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58

Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:09

Coiling Perdana, Ujian Baru RSUD Amri Tambunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06

BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x