Kemenag Siapkan Sidang Isbat Idul Fitri 1447 H di Jakarta

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | TribuneIndonesia.com Kementerian Agama (Kemenag) RI secara resmi menjadwalkan pelaksanaan sidang isbat untuk menetapkan awal Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (05/03/26).

Forum pengambil keputusan tertinggi terkait penentuan hari besar Islam ini direncanakan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, yang secara kalender hijriah bertepatan dengan tanggal 29 Ramadan 1447 H.

​Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengonfirmasi bahwa Auditorium H.M. Rasjidi di Kantor Kemenag Pusat, Jakarta, akan menjadi lokasi utama perhelatan tersebut.

Pemilihan lokasi ini menandai kembalinya pemanfaatan auditorium utama setelah sebelumnya area tersebut sempat ditutup sementara untuk keperluan renovasi bangunan.


​Dalam keterangan resminya pada Minggu (01/03), Abu menjelaskan bahwa pemilihan kantor pusat sebagai lokasi sidang didasari atas pertimbangan teknis dan logistik.


Selain ketersediaan fasilitas yang representatif, kondisi lalu lintas Jakarta yang diprediksi lengang karena arus mudik dianggap sangat mendukung mobilitas tamu undangan dan pengaturan area parkir.

​Persiapan intensif pun terus dilakukan oleh pemerintah agar seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur standar.

Abu menekankan bahwa sidang isbat merupakan manifestasi dari kolaborasi antara data sains melalui metode hisab serta verifikasi lapangan lewat metode rukyatulhilal yang dilakukan secara terbuka bagi publik.

​Untuk menjaga akurasi dan legitimasi keputusan, Kemenag menggandeng berbagai pakar dari institusi kredibel, mulai dari astronom dari BMKG, peneliti BRIN, hingga perwakilan dari planetarium dan observatorium.

Kehadiran berbagai unsur ini diharapkan dapat memberikan sudut pandang saintifik yang komprehensif dalam melihat posisi bulan sabit.

Baca Juga:  Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

​Selain pakar astronomi, representasi organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam juga turut dilibatkan dalam prosesi ini.

Partisipasi luas dari berbagai elemen umat Islam dipandang krusial agar hasil sidang memiliki kekuatan hukum dan legitimasi keagamaan yang solid bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

​Sementara itu, Arsad Hidayat selaku Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah memastikan bahwa koordinasi dengan titik pemantauan hilal di seluruh pelosok negeri sudah dimatangkan.

Dukungan sarana prasarana serta sistem pelaporan data rukyat telah disiapkan guna menjamin proses yang tertib, akurat, dan informatif.

​Sebagai langkah awal, rangkaian sidang pada 19 Maret mendatang akan dibuka dengan seminar posisi hilal oleh tim pakar.


Setelah itu, akan dilakukan proses verifikasi terhadap laporan langsung dari lapangan sebelum akhirnya Menteri Agama memimpin sidang tertutup dan mengumumkan hasilnya secara resmi kepada publik.


​Sebelumnya, Kemenag juga telah menggelar rapat koordinasi internal pada 27 Februari 2026 yang dihadiri oleh jajaran petinggi Ditjen Bimas Islam dan Subdit Hisab Rukyat.

Rapat tersebut mematangkan strategi teknis agar pengumuman penetapan 1 Syawal 1447 H dapat tersampaikan dengan jelas kepada seluruh masyarakat tanpa hambatan informasi.

​Meski pemerintah baru akan bersidang pada 19 Maret, Pimpinan Pusat Muhammadiyah diketahui telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Terkait perbedaan atau kesamaan hasil nantinya, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama. (Talia)

Berita Terkait

Jalur Udara Timur Tengah di Tutup Imigrasi Denpasar Berikan ITKT Bagi WNA Terdampak
Penanaman 10 ribu bibit mangrove melalui program Green Policing, Anggota DPR RI Nasir Jamil Kapolda Aceh
Pemda Aceh Tengah Siapkan Sanksi bagi Pedagang BBM yang Jual di Atas HET
Kajari Aceh Tenggara di minta Usut Sejumlah Kasus Temuan LHP BPK RI  Pada Dinas Kesehatan
Jasa Raharja Kanwil Utama DKI Jakarta Gelar FGD FKLL dengan Mitra Stackholder Wilayah Jakarta Pusat, Gas Bareng Cegah Kecelakaan di Jakarta Pusat
Ribuan Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban pascabencana Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD
Azan Magrib Itu Menghapus Jarak, Menyatukan Prajurit dan Rakyat dalam Pelukan Ramadhan.
Distribusi Material Pasir Dipercepat, Satgas TMMD Ke-127 Genjot Pembangunan Sasaran Fisik.
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:30

Di Tengah Ramadan, Polri Hadir Mengawal Kekhusyukan Ibadah Umat di Bali

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:47

TMMD Ke-127,menggelar buka puasa bersama anggota Satgas dan masyarakat

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:20

Kodam IX/Udayana Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Kasus Hukum Rekrutmen Prajurit TNI AD

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:18

Pembangunan MCK TMMD Ke-127 di Desa Jeumpa Sikureung Terus Berlanjut

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:15

Perehapan Rumah Bapak Hafani di Desa Jeumpa Sikureung Kini Memasuki Tahap Pengecatan

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:12

Pasca Diguyur Hujan, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Cek Kondisi Jalan dan Jembatan Aramco.

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:29

Kapolres Binjai beri penghargaan Bhabinkamtibmas Berprestasi, Tegaskan Polisi Harus Hadir untuk Rakyat

Senin, 2 Maret 2026 - 14:11

Kodam IX/Udayana Dukung Pemulihan Ekosistem Danau Yeh Malet

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Kamis, 5 Mar 2026 - 15:15

Headline news

Pendidikan dan Pembangunan Jadi Kunci Indonesia Maju

Kamis, 5 Mar 2026 - 13:44