Kemenag Bireuen Kukuhkan Forum Pendidik Madrasah Inklusi 2025–2025-2029

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN,/Tribuneindonesia.com Mewujudkan pendidikan yang setara dan inklusif di lingkungan madrasah kembali ditegaskan. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen secara resmi mengukuhkan Forum Pendidik Madrasah Inklusi (FPMI) periode 2025–2029, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula kemenag, Selasa 24 juni 2025

Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran madrasah sebagai institusi pendidikan yang ramah terhadap semua peserta didik, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Forum ini digagas sebagai wadah sinergi antara guru, tenaga kependidikan.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., yang menekankan bahwa pendidikan inklusif tidak boleh berhenti pada jargon atau formalitas administratif.

“Madrasah harus menjadi ruang aman dan nyaman untuk semua anak, tanpa diskriminasi. Pendidikan inklusif adalah amanah moral dan bentuk nyata dari keadilan sosial. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi kewajiban kita bersama sebagai pendidik dan manusia beriman,” ujar Azhari dengan nada tegas.

Kepala Kankemenag Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh madrasah di bawah naungan Kemenag Bireuen diarahkan untuk menjadi madrasah inklusi. Ia menyebut bahwa hampir semua madrasah di wilayah tersebut telah memiliki siswa ABK, sehingga layanan yang responsif terhadap kebutuhan mereka menjadi keniscayaan.

“Tidak boleh ada anak yang tercecer dari sistem pendidikan. Tugas kita memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang bermartabat, bukan karena belas kasih, tapi karena hak mereka sebagai warga negara dan ciptaan Tuhan,” ujarnya.

Forum Pendidik Madrasah Inklusi akan dikomandoi oleh Iskandar, M.Si, Kepala MTsN 5 Bireuen, yang terpilih sebagai ketua periode 2025–2029. Dalam sambutannya, Iskandar menyebut bahwa amanah tersebut adalah tantangan besar sekaligus kehormatan.

Baca Juga:  Anak Korban Banjir Aceh Dapat Pendidikan Gratis, HRD Apresiasi Abiya Kuta Krueng

“Kami tidak hanya berbicara fasilitas, tetapi juga soal hati dan kepedulian. Pendidikan inklusif membutuhkan empati, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor. Kami siap mendorong madrasah menjadi rumah belajar yang terbuka bagi semua,” katanya.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, FPMI Kabupaten Bireuen telah merumuskan sejumlah langkah strategis:

Peningkatan Kapasitas Guru, melalui pelatihan intensif terkait pendekatan pembelajaran bagi ABK.
Penyediaan Sarana dan Prasarana Ramah Inklusi, agar madrasah memiliki fasilitas yang aksesibel bagi semua peserta didik.
Kampanye Kesadaran Masyarakat, guna membangun pemahaman dan dukungan publik terhadap pentingnya pendidikan inklusif.

Kolaborasi Lintas Sektor, dengan menggandeng Dinas Pendidikan, organisasi penyandang disabilitas, serta lembaga non pemerintah lainnya.
Mengakhiri acara, Dr. Zulkifli kembali menekankan bahwa gerakan pendidikan inklusif tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai keislaman yang menjunjung tinggi kasih sayang dan keadilan.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan moral. Madrasah inklusi adalah manifestasi dari Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin—rahmat bagi semesta. Kita harus hadir untuk semua, terutama bagi yang selama ini terpinggirkan,” tandasnya.

Pengukuhan ini turut dihadiri oleh pejabat struktural Kemenag Bireuen, kepala seksi, kepala madrasah, para guru, serta perwakilan organisasi pendidikan dan pemerhati anak berkebutuhan khusus.

Dengan kepengurusan baru dan komitmen kolektif, Forum Pendidik Madrasah Inklusi Kabupaten Bireuen siap menjadi pelopor perubahan dalam sistem pendidikan keagamaan.

Berita Terkait

​Presiden Buka PENAS XVII di Gorontalo, Hengky Honandar Boyong Kontingen Bitung Demi Sinergi Pangan Nasional
​Hari Bhayangkara ke-80: Polres Bitung Teguhkan Semangat Presisi Lewat Ziarah Pahlawan
Jembatan Enang-Enang: Ketangguhan Masyarakat dan Pelajaran dari Sebuah Struktur
Suku Mayoritas Alas Kecewa pada Peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara, Budaya Lokal Dinilai Hanya Jadi Penonton di Rumah Sendiri
Antusiasme Warga Membludak, HUT Aceh Tenggara ke-52 Dimeriahkan Beragam Kegiatan dan Hadiah Menarik
Jasa Raharja DKI Jakarta berkolaborasi dengan mitra terkait menghadirkan layanan Samsat Keliling dalam kegiatan HBKB
KETUA LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) SAIDUL AMRAN ANGKAT BICARA
​Perkokoh Karakter Personel, Bintaldam XIII/Merdeka Gelar Pembinaan Mental dan Ideologi di Kodim 1310/Bitung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:53

Melalui Simakrama Galungan dan Kuningan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen Menjaga Warisan Budaya

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Polda Bali Tingkatkan Layanan SKCK: Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Bisa Diakses Online

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:02

Pantau Situasi Perairan Sat Polairud Polresta Denpasar Laksanakan Kegiatan Patroli

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:50

Dandim 0204/DS Tegaskan Loyalitas Prajurit Lewat Tradisi Pindah Satuan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:58

Kasat Reskrim menegaskan akan segera menetapkan para tersangka kasus dugaan pengeroyokan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:06

Kapendam IX/Udayana Luruskan Pemberitaan Terkait Insiden Anggota TNI Dengan Brimob di Manggarai Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:58

Kodam IX/Udayana Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan TNI dan Rakyat

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:48

Brimob Aceh Hadirkan Aksi Nyata Lewat Program Indonesia ASRI, Masjid Baiturrohim Kini Lebih Bersih dan Nyaman

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tour de Deli Serdang Pecahkan Rekor, 1.300 Pesepeda Ramaikan HUT ke-80

Rabu, 24 Jun 2026 - 09:40

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x