Kajati Sumut diminta usut tuntas Dana Bos di SMKN 1 Petumbak kepsek  Bungkam Saat Dikonfirmasi

- Editor

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELI SERDANG I TribuneIndonesia.Com-Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2023 dan 2024 di SMKN 1 Patumbak memicu sorotan tajam. Anggaran yang nilainya mencapai miliaran rupiah dinilai tidak sebanding dengan kondisi riil sekolah. Sejumlah pos belanja dengan angka ratusan juta rupiah menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Berdasarkan data rincian anggaran yang beredar, total Dana BOS Tahun 2023 yang diterima sekolah tersebut mencapai Rp 769.500.000 per tahap. Artinya, dalam dua tahap, dana yang dikelola menembus Rp 1.539.000.000.

Pada Tahap I Tahun 2023, alokasi terbesar tercatat pada administrasi kegiatan sekolah sebesar Rp 175.833.000 dan pembayaran honor Rp 134.880.000. Pemeliharaan sarana dan prasarana mencapai Rp 116.159.000. Sementara pengembangan perpustakaan sebesar Rp 70.377.000 dan kegiatan pembelajaran serta ekstrakurikuler Rp 44.650.000.

Memasuki Tahap II, lonjakan anggaran terjadi secara signifikan. Pengembangan perpustakaan naik menjadi Rp 145.908.608. Pemeliharaan sarana dan prasarana meningkat drastis menjadi Rp 165.835.500. Pembayaran honor juga melonjak menjadi Rp 154.560.000.

Yang memicu kejanggalan, pada Tahap II tidak ada alokasi dana untuk penerimaan peserta didik baru dan kegiatan uji kompetensi keahlian atau sertifikasi kompetensi siswa kelas akhir. Padahal, sebagai sekolah kejuruan, uji kompetensi merupakan elemen krusial dalam menjamin kualitas lulusan.

Sorotan makin memanas pada penggunaan Dana BOS Tahun 2024. Total anggaran dalam dua tahap mencapai Rp 1.485.438.800. Pada Tahap I sebesar Rp 719.310.155 dan Tahap II Rp 766.128.645.
Pada Tahap I 2024, pengembangan perpustakaan dan layanan pojok baca menyerap Rp 203.559.500. Pembayaran honor jika ditotal mencapai Rp 247. (Rp 72.128.000 dan Rp 175.872.000).

Sementara kegiatan evaluasi pembelajaran hanya dianggarkan Rp 4.720.000.
Ironisnya, pada Tahap I tidak ada anggaran untuk penyediaan alat multimedia pembelajaran, padahal digitalisasi pendidikan menjadi kebutuhan mendesak.

Baca Juga:  Prestasi Membanggakan: Siswa MAN 1 Pidie Melaju ke Semifinal Lomba Karya Tulis Ilmiah PGM Aceh 2025

Di Tahap II, pengembangan perpustakaan kembali menelan Rp 187.782.000. Langganan daya dan jasa mencapai Rp 91.140.000. Penyediaan multimedia baru dianggarkan Rp 90.885.000.
Total pembayaran honor selama Tahun 2024 jika digabung mencapai lebih dari Rp 416 juta.

Besarnya anggaran pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana serta pengembangan perpustakaan memunculkan pertanyaan publik. Bentuk konkret kegiatan tersebut menjadi tanda tanya. Apakah berupa renovasi fisik, pengadaan buku, digitalisasi, atau belanja lainnya. Sebab, sejumlah pihak menilai kondisi sekolah tidak mencerminkan penggunaan dana sebesar itu.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala SMKN 1 Patumbak, Syafridah, pada Jumat 12 Februari 2026 melalui pesan WhatsApp dan telepon seluler. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban. Sikap bungkam tersebut semakin memperkuat dugaan adanya sesuatu yang disembunyikan.

Pengamat pendidikan di Deli Serdang menilai pengelolaan Dana BOS wajib mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Setiap rupiah yang bersumber dari anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun manfaatnya bagi siswa.

Dana BOS bukan sekadar angka dalam laporan. Dana tersebut adalah uang rakyat yang diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan. Jika benar terjadi penyimpangan atau permainan anggaran, maka hal itu bukan hanya pelanggaran administrasi, tetapi juga pengkhianatan terhadap dunia pendidikan.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan audit menyeluruh. Jika dugaan penyimpangan terbukti, maka pertanggungjawaban hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

Pendidikan adalah fondasi masa depan. Ketika dana pendidikan diduga diselewengkan, yang terluka bukan hanya sistem, tetapi juga harapan generasi muda.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Kualitas MBG Diprotes, 171 Paket Makanan Diduga Tak Layak Konsumsi di SMKN Kutacane
Dana BOS Mengalir untuk 57 Siswa, Dapodik Hanya 50: Ada Apa di SMK Ulang Kisat?
Singgah di SMAN 1 Meukek, Kadisdik Aceh Beri Motivasi ke Siswa dan Guru
SMAN 2 Percut Sei Tuan Buktikan Sekolah Pinggiran Mampu Cetak Anak Bangsa Berkarakter
Diterpa Pemberitaan Miring Dana BOS, Fakta Lapangan Bantah Tuduhan ke SMAN 2 Percut Sei Tuan
Dari Calang ke Panggung Nasional: Jejak Rijalul Maula di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026
SMP Negeri 4 Kutacane Fokus Bangun Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Kasubbag Keuangan Disdikbud Aceh Tenggara Bantah Tuduhan Setoran Dana BOS, LSM PPKMA Tegaskan Informasi Viral Tidak Benar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:57

Owner Rumah Makan Cut Bit Blang Bintang Gabung ke PKB

Senin, 30 Maret 2026 - 01:54

Bupati Agara Salim Fakhry Nobar Indonesia VS Saint Kitts & Navis

Senin, 30 Maret 2026 - 00:22

Manado Targetkan Pembersihan Pengecer BBM Ilegal dalam Sepekan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:11

Diplomasi Intensif Indonesia Amankan Jalur Dua Tanker Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:34

Paket Lebaran Untuk Para Dampak Banjir Agara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:17

Terlindas Tronton ! Dua nyawa hancur di jembatan Juani

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:36

​Misi Kemanusiaan Satrol Kodaeral VIII Bitung di Laut Maluku Tuai Pujian Luas

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:46

​Satrol Kodaeral VIII Kerahkan KAL Tedong Naga, 14 Awak KM Anaiah Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Deli Serdang Bidik Kembali Opini WTP

Selasa, 31 Mar 2026 - 01:09

Sosial

Owner Rumah Makan Cut Bit Blang Bintang Gabung ke PKB

Selasa, 31 Mar 2026 - 00:57

Pemerintahan dan Berita Daerah

Integritas Tanpa Tawar, Bupati Deli Serdang Bersihkan Praktik Proyek dan Pungli

Senin, 30 Mar 2026 - 10:20