Camat Simpang Mamplam Launching Peka-RTLH, Pendataan Rumah Tak Layak Huni Berbasis Web

- Editor

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Camat Simpang Mamplam, meluncurkan program pendataan keluarga miskin kriteria rumah tidak layak huni (Peka-RTLH) berbasis web. Program ini diharapkan dapat memastikan bantuan pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni tepat sasaran dan transparan. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Simpang Mamplam. Rabu 13 Agustus 2025.

Camat Simpang Mamplam, Hendry Maulana, S.IP, M.S.M mengatakan, pendataan secara manual seringkali memakan waktu dan rentan terjadi kesalahan. Dengan sistem berbasis web, data yang masuk bisa lebih akurat dan langsung terintegrasi. “Ini langkah kita untuk memastikan bantuan yang ada benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujar Hendry dalam acara sosialisasi yang diikuti para keuchiek dan operator gampong se-kecamatan simpang mamplam.

Sebagai bagian dari peluncuran ini, seluruh operator gampong diberikan pelatihan intensif tentang cara mengoperasikan aplikasi pendataan Peka-RTLH. Mereka diajarkan cara memasukkan data, memverifikasi kriteria, hingga mengunggah foto kondisi rumah warga.

Baca Juga:  Bitung Siaga Tawuran! Kapolres Ringkus 20 Pelaku demi Keamanan Wilayah

“Operator gampong adalah garda terdepan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada ketelitian dan kejujuran mereka dalam menginput data di lapangan,” tambah Camat Hendry

Setelah data terkumpul,verifikasi akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat gampong hingga kecamatan, Dengan adanya sistem ini, diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih data atau salah sasaran penerima bantuan.

Program Peka-RTLH berbasis web ini merupakan kolaborasi antara pemerintah kecamatan, gampong, dan berbagai pihak terkait untuk mewujudkan pendataan yang modern dan akuntabel. Diharapkan, program ini menjadi pilot project bagi kecamatan lain dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Bireuen.

Berita Terkait

Anggaran Militer vs Gaji Guru: Di Mana Sebenarnya Letak Kekuatan Sebuah Bangsa
Babinsa Koramil 08/Gandapura Komsos Bersama Pedagang, Pantau Harga Ayam di Pasaran
Babinsa Posramil Jeumpa Bantu Warga Panen Jagung, Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas
Babinsa Posramil Peulimbang Pantau Harga dan Stok Ikan di Tengah Cuaca Ekstrem.
​Jejak Kebaikan Sang Guru Terukir dalam Buku Biografi, Kadis Kominfo Bitung Sampaikan Rasa Hormat
Arief Martha Rahadyan Dukung Percepatan Revitalisasi Sekolah: Investasi Pendidikan untuk Masa Depan Indonesia
MCK Dayah Blang Cot Capai 85 Persen, Satgas TMMD ke-129 Kebut Pemasangan Septic Tank
Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Gotong Royong Bantu Petani Turunkan Pupuk
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:24

Anggaran Militer vs Gaji Guru: Di Mana Sebenarnya Letak Kekuatan Sebuah Bangsa

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:19

Babinsa Koramil 08/Gandapura Komsos Bersama Pedagang, Pantau Harga Ayam di Pasaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:13

Babinsa Posramil Jeumpa Bantu Warga Panen Jagung, Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:11

Babinsa Posramil Peulimbang Pantau Harga dan Stok Ikan di Tengah Cuaca Ekstrem.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:19

Arief Martha Rahadyan Dukung Percepatan Revitalisasi Sekolah: Investasi Pendidikan untuk Masa Depan Indonesia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:34

MCK Dayah Blang Cot Capai 85 Persen, Satgas TMMD ke-129 Kebut Pemasangan Septic Tank

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:23

Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Gotong Royong Bantu Petani Turunkan Pupuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:39

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x