Menuju Rumah Sakit Rujukan Aceh, RSUCM Langsa Benahi Fasilitas Medis dan Pelayanan Spiritual

- Editor

Kamis, 5 November 2026 - 04:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa,aceh, Tribuneindonesia.com– “Keluarga pasien itu juga pasien. Mereka lelah, mereka cemas, mereka butuh tempat istirahat dan tempat berdoa.”

 

Kalimat itu menjadi alasan utama manajemen Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Langsa menyediakan kamar / ruang tunggu yang bisa digunakan sebagai tempat istirahat bagi keluarga pasien, serta mushola kecil di dalam rumah sakit sebagai ruang ibadah.

 

Direktur PT Cut Meutia Medika Nusantara (PT CMN), Ir. Ernawati, menegaskan, pelayanan rumah sakit tidak boleh hanya berhenti pada obat dan tindakan medis. Rabu 04/11/2026

 

“Kami tidak ingin keluarga pasien menunggu di koridor, kepanasan, atau bingung mau sholat di mana. Karena itu kami siapkan ruang tunggu yang layak untuk istirahat, dan mushola di dalam RS agar mereka bisa beribadah dengan tenang sambil mendampingi keluarganya yang sakit,” ujar Ernawati yang akrab disapa Bu Nana.

 

Langkah tersebut merupakan wujud nyata dari visi yang dipegang RSUCM Langsa:

 

“Menjadi Rumah Sakit dengan pelayanan terbaik dan profesional yang bernuansa Islami dan sebagai Rumah Sakit rujukan di Provinsi Aceh.”

 

Didampingi Kepala RSUCM Langsa, dr. Hanafi Nasution, MKM, Ernawati menyampaikan bahwa pembenahan tahun 2026 menyasar dua sisi sekaligus: medis dan pendukung lingkungan.

 

“Kami ingin membangun RSUCM Langsa yang tidak hanya maju secara fasilitas medis dan teknologi, tapi juga kuat secara spiritual dan etika pelayanan. Dengan meneladani akhlak Rasulullah, InsyaAllah pelayanan kita akan semakin prima dan dicintai masyarakat,” ujar Ernawati saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola RSUCM Kebun Baru, Jumat (10/10/2026) lalu.

 

RSUCM Langsa saat ini menyediakan 144 tempat tidur rawat inap, dari kelas VIP, Utama, hingga Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) I, II, dan III.

 

Untuk keluarga yang mendampingi, manajemen menyediakan ruang tunggu di area poliklinik / rawat jalan, di depan IGD yang beroperasi 24 jam, serta di depan ruang rawat inap dan Instalasi Bedah Sentral. Ruang tunggu tersebut dapat digunakan keluarga sebagai tempat istirahat sambil menunggu proses pelayanan, tindakan medis, maupun jadwal besuk.

 

“Kalau keluarganya nyaman, pasiennya juga tenang. Kalau pasiennya tenang, proses penyembuhannya juga lebih baik. Itu prinsip kami,” kata Bu Nana.

 

Untuk kelas VIP dan Utama, tersedia fasilitas pendamping bagi 1 orang penunggu pasien. Sementara untuk keluarga pasien umum, ruang tunggu menjadi tempat transit – untuk istirahat sejenak, menunggu hasil lab, menunggu dokter visit, hingga menunggu jadwal operasi selesai.

 

Hj. Sri Keumala Nurli, S.E., Anggota DPRD Kota Langsa, dalam testimoninya di akun resmi @cmnlangsa.official, 1 September 2026, menyebut kamar pasien RSUCM kini sangat baik, bersih, tidak bau, dan seperti hotel.

 

“Ruangannya sangat bagus, bersih, tidak bau, seperti hotel. Perawatnya responsif, cepat tanggap kalau pasien butuh apa-apa. Makanannya juga bersih, tidak perlu khawatir soal higienis,” ujar Sri Keumala.

 

Ia juga menyebut lokasi RSUCM yang sejuk dan banyak pohon membuat pasien lebih cepat pulih.

 

“Udaranya segar, pagi-pagi banyak pohon. Kalau sakitnya tidak berat, tiga sampai empat hari sudah bisa pulang. Saya harap RS ini terus ditambah kamarnya, biar jadi nomor satu di Langsa,” tambahnya

 

Fasilitas pendukung lainnya turut diperkuat: farmasi, laboratorium, layanan USG hingga 5 dimensi yang hasilnya terhubung langsung ke smartphone pasien, digitalisasi layanan melalui integrasi sistem Satu Sehat, simulasi Code Blue rutin, serta Instalasi Bedah Sentral dengan peralatan modern Mindray.

 

Di dalam kompleks RSUCM, Jl. Garuda No. 1 Kebun Baru, Langsa, terdapat mushola yang dikenal dengan nama Mushola Darul Hikmah.

 

Mushola ini menjadi pusat kegiatan spiritual bagi pasien, keluarga pasien, dokter, perawat, dan seluruh staf. Fungsinya antara lain:

 

1. Tempat sholat lima waktu bagi pasien dan keluarga penunggu

2. Pengajian rutin dan peringatan Hari Besar Islam

3. Doa bersama untuk kesembuhan pasien dan kelancaran pelayanan

4. Kegiatan sosial, seperti santunan 50 anak yatim pada Maulid Nabi 1448 H / 2026 M

 

“RS yang bagus itu bukan hanya canggih alatnya, tapi juga hidup spiritualnya. Mushola ini kami jaga, kami pakai untuk pengajian, untuk Maulid, untuk doa bersama, dan untuk tempat keluarga pasien menenangkan hati,” ujar Ernawati.

 

Kegiatan Maulid tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Meningkatkan Pelayanan yang Humanis dan Profesional” dengan penceramah Ustadz Maykel, dan dihadiri jajaran Komisaris PT CMN, manajemen RSUCM, para dokter, perawat, tenaga kesehatan, staf karyawan, serta awak media.

 

Tidak hanya untuk pasien dan keluarga, manajemen RSUCM Langsa juga memperhatikan tenaga kesehatan di garda terdepan adalah perawat.

 

Sebagai bentuk dukungan, PT CMN mengadakan *mini scooter* bagi perawat untuk menunjang mobilitas pelayanan di dalam lingkungan rumah sakit.

 

“Perawat itu kakinya yang paling capek. Sehari bisa bolak-balik puluhan kali, dari IGD ke rawat inap, dari farmasi ke NICU, dari poli ke bedah sentral. Dengan mini scooter, mereka bisa bergerak lebih cepat, tidak cepat lelah, dan respon ke pasien jadi lebih sigap,” ujar Bu Nana.

 

Mini scooter tersebut digunakan untuk:

1. Respon cepat Code Blue dan panggilan darurat antar ruangan

Baca Juga:  Dealer Honda CV Tualang Baro Gencar Sosialisasikan Keselamatan Berkendara

2. Antar dokumen, obat, dan hasil lab, antar unit tanpa menunggu lama

3. Patroli ruangan, memastikan kondisi pasien rawat inap terpantau rutin

4. Mengurangi kelelahan fisik perawat saat shift panjang, sehingga pelayanan tetap ramah dan fokus

 

“Kalau perawatnya sehat dan tidak kelelahan, pelayanan ke pasien juga akan lebih humanis. Ini investasi kecil, tapi dampaknya besar untuk kecepatan pelayanan,” tambah Ernawati.

 

Pengadaan mini scooter ini melengkapi transformasi RSUCM Langsa tahun 2026 – dari NICU baru untuk bayi prematur dan BBLR, USG 5 dimensi, meja operasi Mindray, hingga ruang tunggu dan mushola yang manusiawi.

 

Mukhlis Jumadi, S.E., Anggota DPRK Langsa*, dalam testimoninya di akun resmi @cmnlangsa.official, 6 September 2026, menyebut ia dan keluarganya merasakan langsung perubahan besar sejak manajemen baru.

 

“Saya mau mereview RSU Cut Meutia Langsa. Di bawah manajemen baru ini, saya dan keluarga merasakan perubahan yang luar biasa, terutama dari sisi pelayanan dan fasilitas,” ujar Mukhlis.

 

Ia secara khusus menyoroti penggunaan skuter oleh perawat.

 

“Sekarang perawat pakai skuter untuk cepat sampai ke kamar pasien. Pelayanannya ramah dan humanis, jadi pasien tidak merasa panik saat sakit. Harapan saya, RS ini terus meningkatkan kinerja dan fasilitasnya untuk masyarakat Langsa,” katanya.

 

Bu Nana menambahkan, transformasi yang paling dirasakan masyarakat justru dari hal sederhana: tempat menunggu yang manusiawi, tempat ibadah yang dekat, dan perawat yang sigap.

 

“Kami ingin masyarakat Langsa tidak perlu lagi rujuk keluar daerah. Semua sudah kami siapkan di sini, medisnya, tempat istirahat keluarganya, tempat ibadahnya, dan perawatnya yang cepat tanggap,”tegasnya.

 

“Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir lagi membawa pasien rujuk keluar daerah, semua fasilitas sudah disiapkan di RSCM Langsa,” tambah Ernawati dalam wawancara 15 Oktober 2026 lalu.

 

Bagi keluarga pasien peserta JKN / BPJS Kesehatan, perubahan itu terasa dari sisi yang paling penting: tidak dibedakan dan tidak terbebani biaya.

 

Maimunah (58), warga Aceh Timur, mendampingi anaknya yang menjalani operasi usus buntu di RSCM Langsa. Ia sempat khawatir soal biaya operasi.

 

“Saat mendengar anak saya harus menjalani operasi tentunya sangat khawatir. Apalagi ini pertama kalinya ada orang terdekat saya yang harus menghadapi tindakan operasi, sehingga rasa takut dan khawatir benar-benar bercampur menjadi satu,” ujar Maimunah, 23 Februari 2026.

 

Setelah itu, ia mengaku lega.

 

“Syukurnya saya dan keluarga tidak perlu pusing memikirkan biaya pengobatan karena ada Program JKN, hanya tinggal fokus pada pemulihan putri saya. Itu benar-benar melegakan,” katanya.

 

“Meskipun pakai JKN dan gratis, pelayanan tetap memuaskan dan tidak dibedakan dengan pasien umum. Pelayanannya cukup baik, ruangannya nyaman, dan perawatnya ramah. Pengurusan administrasinya juga mudah, hanya diminta menunjukkan Kartu Keluarga,” tambah Maimunah.

 

Hal senada dirasakan Masyura (27), warga Desa Telaga Tujuh, Kota Langsa, yang menjalani operasi caesar di RSU Cut Meutia Langsa.

 

“Alhamdulillah, operasi caesar berjalan lancar tanpa kendala, baik ibu maupun bayinya dalam kondisi selamat dan sehat. Petugas medisnya, baik perawat, bidan maupun dokter semuanya melayani saya dengan ramah dan senyuman. Tidak ada proses administrasi yang berbelit-belit, tidak ada dibeda-bedakan pelayanan sebagai pasien peserta JKN,” ujar Masyura.

 

“Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan RSU Cut Meutia Kota Langsa yang telah memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh masyarakat. Bagi kami masyarakat kecil, kesehatan itu sangat mahal, dengan adanya program ini kami merasa sangat terbantu,” tutupnya.

 

Komitmen memberi rasa nyaman itu tidak hanya berhenti di dalam gedung rumah sakit. RSUCM Langsa juga hadir langsung ke masyarakat melalui bakti sosial dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81.

 

Mengusung tema nasional “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” PT Cut Meutia Medika Nusantara / RSUCM Langsa berkolaborasi dengan Kodim 0104 Aceh Timur menggelar Bakti Sosial Kesehatan di Lapangan Belakang Kota Langsa / Lapangan Asrama Gajah II, pada 20 – 22 September 2026.

Kegiatan yang khusus dibuat RSUCM Langsa di lapangan tersebut antara lain:

 

1. Khitan masal dikerjakan langsung tim medis RSUCM di tenda khusus

2. Pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan umum, cek tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan gigi, dan skrining katarak

3. Pendaftaran dan pembagian obat gratis – obat dibagikan setelah pasien diperiksa dokter

 

“Ini bentuk nyata sinergi kami dengan TNI. TNI kuat bersama rakyat, RSUCM juga kuat bersama rakyat. Kami ingin pelayanan kesehatan itu tidak hanya menunggu pasien datang ke RS, tapi kami yang datang ke masyarakat,” ujar Direktur PT CMN Langsa Ir. Ernawati.

 

RSUCM Langsa sendiri merupakan unit usaha PT CMN, anak perusahaan PTPN I (kini PTPN IV Regional VI), yang berdiri sejak 4 Agustus 1984 dan sebelumnya dikenal masyarakat sebagai Rumah Sakit PTP.Dengan komitmen  pelayanan yang humanis dan profesional, manajemen berharap RSUCM menjadi rumah sakit yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga menyenangkan, menjadi wajah mutu kesehatan utama di Kota Langsa dan sekitarnya, serta rumah sakit rujukan di Provinsi Aceh.(*Linda*)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:18

Penerangan Hukum Kejari Bireuen di Kota Juang: Ingatkan Keuchik Kelola Anggaran Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Kamis, 5 November 2026 - 05:10

Kapolsek Jangka Ajak Warga Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Cegah Judi Online

Kamis, 5 November 2026 - 03:07

Tragedi Penembakan di Tiro, Mantan Tokoh GAM Eropa Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Selamatkan Perdamaian Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 01:18

Kopi Kamtibmas: Cara Polsek Jangka Rangkul Para Keuchik Jaga Kondusifitas Gampong

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Menuju Rumah Sakit Rujukan Aceh, RSUCM Langsa Benahi Fasilitas Medis dan Pelayanan Spiritual

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:49