‎​Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen untuk Urai Antrean di Sulawesi Utara

- Editor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian, Saat memberikan klarifikasi kelangkaan BBM di SPBU Sulut. (ft. Vidio Tribune Manado.co.id)

Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian, Saat memberikan klarifikasi kelangkaan BBM di SPBU Sulut. (ft. Vidio Tribune Manado.co.id)

Bitung | Trubuneindonesia.com – ‎PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengurai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Utara, Sabtu (17/10/26).

‎Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian, mengonfirmasi bahwa pihak armada niaga menyandarkan kapal Maritim Satu Swara yang mengangkut muatan jumbo sebanyak 5 juta liter BBM untuk memperkuat pasokan daerah tersebut.

Kapal tanker tersebut merapat di dermaga penerimaan pada petang menjelang waktu Magrib, lalu petugas pelabuhan langsung membongkar muatan agar penyaluran ke masyarakat dapat segera terlaksana.

Tim operasional Pertamina Patra Niaga memaksimalkan distribusi BBM pada malam hari dengan meningkatkan volume penyaluran hingga 30 persen di atas rata-rata kebutuhan normal harian masyarakat Sulawesi Utara.

Guna mempercepat pemulihan ketersediaan energi, pimpinan Pertamina Patra Niaga juga mengerahkan jalur suplai darat lintas provinsi dari wilayah Gorontalo.

Sebanyak sembilan unit mobil tangki mengangkut BBM dari Gorontalo menembus jalur perbatasan darat menuju Kampung Bagu di Kabupaten Bolaang Mongondow demi memperkuat suplai di area perbatasan.

Langkah taktis melalui jalur darat ini melengkapi upaya pembongkaran muatan BBM di Kota Manado yang telah menyalurkan volume sebesar 500 ribu liter sejak pagi hari.

Kombinasi pasokan jalur laut dan darat tersebut menjadi strategi utama manajemen Pertamina untuk memulihkan stabilitas rantai distribusi serta merespons lonjakan permintaan konsumen di Bumi Nyiur Melambai.

Mardian menjamin bahwa Pertamina Patra Niaga akan menggelontorkan tambahan pasokan stok susulan secara bertahap hingga mencapai 10 juta liter Pertalite beserta pasokan Pertamax pada rentang 19 hingga 22 Oktober 2026.

Baca Juga:  Safwan Berkomitmen Mendukung Penuh Program Pemerintah Melalui PT.PEMA

‎Manajemen Pertamina Patra Niaga menargetkan intervensi stok berskala besar ini mampu menuntaskan gejolak kelangkaan BBM dan mengembalikan suasana kondusif di SPBU dalam beberapa hari mendatang.

Di lansir dari vidio yang beredar di Medsos. Dalam keterangan resminya, Mardian mengimbau seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara agar tidak panik dan membeli BBM secara rasional sesuai kebutuhan harian.


‎“Kami meminta kepada masyarakat agar pengisian BBM dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Mudah-mudahan dengan tambahan pasokan ini, permasalahan yang terjadi bisa segera diselesaikan,”


ujar Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mardian pada Jumat (16/10).


Mardian membeberkan bahwa faktor cuaca buruk di perairan Indonesia menjadi akar penyebab terganggunya rantai pasok BBM ke wilayah Sulawesi Utara selama beberapa hari terakhir.


‎Gelombang tinggi dan kondisi cuaca ekstrem memicu kendala transportasi laut, sehingga jadwal kedatangan kapal tanker pengangkut BBM mengalami pergeseran dari estimasi semula.

‎Menyikapi kendala alam tersebut, tim logistik Pertamina merespons cepat dengan melakukan penyesuaian pola rute pengiriman serta mengalihkan sejumlah kapal tanker ke titik-titik yang membutuhkan penanganan darurat.

Sebagai hub logistik vital, Terminal BBM (TBBM) Bitung mengemban peran strategis karena tidak hanya menyuplai kebutuhan energi domestik Sulawesi Utara, melainkan juga menopang pasokan BBM dan LPG ke Provinsi Gorontalo.

Dengan tibanya kapal pengangkut BBM secara berkala setiap tiga hingga empat hari, Pertamina optimistis ketahanan stok BBM maupun LPG kembali normal sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan bakar. (∗-raf)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat, Waisai dan Sejumlah Wilayah Raja Ampat Berpotensi Terdampak
Festival Pesona Raja Ampat: Saat Budaya Bahari Mendunia dan UMKM Lokal Berlayar Menuju Sejahtera
Ketua GMB Fransiskus Mambrasar Apresiasi Pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2026
Berkas Penyidikan Disebut Belum Ditemukan, Yasin Desak Kepastian Hukum Kasus Labora Sitorus
Kualitas Udara Sorong Memburuk, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Taufik Sarasa Dukung Turnamen Biliar Lokal Raja Ampat, Total Hadiah Rp10 Juta
Api Meluas di Tebing Belakang Kompleks PLN, Warga Waisai Berupaya Padamkan dengan Alat Seadanya
Polres Raja Ampat Musnahkan Ganja dan 200 Liter Cap Tikus, Kapolres: Kami Terus Kejar Pihak Lain yang Terlibat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:48

GRPK Laporkan Dugaan Penjualan Tanah Urukan Proyek badan Jalan,di Desa Paya Gambar ke ditreskrimsus Polda Sumut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 04:55

Melestarikan Budaya, Memperkuat Persaudaraan: Dialog Kebudayaan Subulussalam Harapkan Program Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:13

Kebakaran Pateten Satu Bitung, Polres dirikan Posko Salurkan Bantuan Pokok

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:23

Pemkot Bitung Gerak Cepat Tangani Kebakaran Pateten, Bantuan Logistik Mulai Disalurkan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:16

Wartawan Pantau Aksi Sosial Satlantas Polres Subulussalam, Masker Dibagikan untuk Pengguna Jalan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:42

Re-LUN: Evaluasi Top Manajemen PLN, Dirut Suroso Harus Berani Sikat Kroni Darmawan Prasodjo Termasuk Wadirut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:41

Semangat Pengabdian Sambut HUT ke-81 Brimob, Gotong Royong Lintas Instansi Bersihkan Pasar Subulussalam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:37

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat, Waisai dan Sejumlah Wilayah Raja Ampat Berpotensi Terdampak

Berita Terbaru

Sosial

Arief Martha Rahadyan Doakan Prabowo di Usia ke-75

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:36