Bitung | Tribuneindonesia.com – Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman warga di Pateten, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, pada Jumat dini hari, Jumat (16/10/26).
Peristiwa mendadak tersebut mengharuskan puluhan personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bitung, TNI, dan Polsek setempat berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus mengevakuasi para penghuni rumah yang panik.
Guna merespons musibah ini secara terpadu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., langsung menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan penanganan para korban.
Mengikuti arahan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung memanggil seluruh instansi teknis untuk merumuskan langkah tanggap darurat secepat mungkin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bitung lantas memimpin rapat koordinasi darurat pada Jumat pagi di Pemkot Bitung.
Rapat strategis ini menghadirkan Asisten 1, Kepala Dinas Damkar, Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, Kepala BKAD, Kadis Kominfo, Kasat Pol PP, Kabag Hukum, hingga Camat Aertembaga demi menyelaraskan eksekusi lapangan.
Dalam forum rapat darurat tersebut, Sekda Kota Bitung menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendampingi serta menjamin keberlanjutan hidup seluruh warga yang terdampak musibah.
Pemkot memastikan penanganan fase awal langsung menyasar kebutuhan pokok mendesak para korban tanpa jeda waktu yang lama.
Sebagai langkah nyata penanganan tanggap darurat, Pemkot Bitung menyalurkan pasokan logistik darurat berupa makanan dan minuman siap saji mulai Jumat siang.
Pembagian bantuan pangan ini menjadi prioritas utama guna memastikan kondisi fisik serta kesehatan para pengungsi tetap terjaga.
”Siang ini kita segera berikan bantuan berupa makanan dan minuman siap saji bagi para korban terdampak. Setelah itu, tim akan langsung melakukan asesmen mendalam untuk menentukan jenis bantuan lanjutan yang diperlukan, baik perbaikan tempat tinggal maupun kebutuhan mendesak lainnya,”
ujar Sekda saat mengarahkan jalannya rapat koordinasi.
Di samping memfokuskan perhatian pada pendataan kerugian dan pemulihan korban, Pemkot Bitung mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.
Pemerintah mengingatkan warga untuk memeriksa kembali instalasi listrik berkala serta mengawasi penggunaan api dapur demi meminimalisasi risiko insiden serupa di masa mendatang. (kiti)













