JAMBI, TRIBUNINDONESIA.COM — Semangat mempererat persaudaraan, memperkuat komunikasi, dan membangun sinergi antarelemen masyarakat menjadi fokus kegiatan gathering dan silaturahmi yang diselenggarakan Media Koran Tekad melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Provinsi Jambi, Hercapa.T, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 40 perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan insan pers media online se-Provinsi Jambi. Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana bertukar pandangan untuk memperkuat hubungan kelembagaan yang sehat, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kehadiran para perwakilan organisasi dan media mencerminkan pentingnya membangun komunikasi lintas lembaga di tengah beragam persoalan sosial yang membutuhkan perhatian, kepedulian, serta partisipasi berbagai unsur masyarakat.
Perkuat Solidaritas, Rawat Persaudaraan
Dalam rangkaian kegiatan, Ketua LSM Bidik, Ketua AWaSI, Ketua LSM Formapek, Ketua LSM Jaoker, dan Ketua LSM Bara Bahari turut menyampaikan sambutan serta pesan kepada peserta yang hadir.
Pesan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya menjaga solidaritas, merawat kekompakan, memperkuat komunikasi, dan membangun rasa saling menghargai di antara organisasi masyarakat dan insan pers.
Kebersamaan, menurut semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut, tidak semestinya berhenti pada pertemuan seremonial. Hubungan baik perlu diwujudkan melalui komunikasi yang berkelanjutan, kepedulian terhadap persoalan sosial, serta kesediaan untuk saling menguatkan dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.
Perbedaan latar belakang, struktur organisasi, maupun bidang kegiatan juga tidak harus menjadi penghalang bagi terbangunnya persaudaraan. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui dialog terbuka, musyawarah, dan penghormatan terhadap pandangan masing-masing.
Sinergi LSM dan Pers Harus Tetap Menjaga Independensi
Di tengah semangat kebersamaan tersebut, batas peran dan tanggung jawab setiap elemen tetap menjadi prinsip penting yang perlu dijaga.
LSM memiliki ruang untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, melakukan advokasi, serta mengawal persoalan sosial sesuai dengan tujuan dan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, insan pers menjalankan fungsi jurnalistik dengan mengedepankan verifikasi, akurasi, keberimbangan, dan kepentingan publik.
Karena itu, sinergi antara
LSM dan media perlu dibangun secara profesional tanpa mencampuradukkan kepentingan organisasi dengan kewajiban jurnalistik. Kedekatan personal maupun hubungan kelembagaan tidak boleh mengurangi kebebasan pers untuk melakukan pemeriksaan fakta, meminta klarifikasi, menyajikan sudut pandang yang relevan, serta memberitakan suatu persoalan secara independen.
Hubungan yang sehat justru tumbuh ketika setiap pihak menghormati fungsi masing-masing, terbuka terhadap kritik, dan bersedia mempertanggungjawabkan informasi maupun sikap yang disampaikan kepada masyarakat.
Dengan prinsip tersebut, komunikasi yang terbangun diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarpersonal, tetapi juga mendorong terciptanya kerja sama yang bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi publik.
Gathering Diharapkan Berlanjut dalam Aksi Nyata
Penyelenggaraan gathering oleh Media Koran Tekad melalui Korwil Provinsi Jambi menjadi momentum untuk merawat hubungan baik antara organisasi masyarakat dan insan pers. Namun, nilai penting kegiatan semacam ini pada akhirnya terletak pada keberlanjutan komunikasi serta kontribusi nyata setelah pertemuan berakhir.
Kekompakan perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, penyelesaian perbedaan secara bijaksana, dan komitmen untuk tidak mengorbankan kepentingan masyarakat demi kepentingan kelompok tertentu.
Bagi insan pers, profesionalisme harus tetap menjadi pijakan utama dalam setiap pemberitaan. Bagi LSM, integritas dan tanggung jawab sosial menjadi unsur penting dalam memperjuangkan aspirasi serta mengawal persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Keduanya dapat berkontribusi secara berdampingan dengan tetap menjaga transparansi, independensi, dan akuntabilitas.
Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa solidaritas bukan hanya tentang berkumpul dalam suasana penuh keakraban, melainkan juga tentang menjaga kepercayaan, menghormati perbedaan, dan membangun komitmen bersama untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.
Dari Jambi, semangat persaudaraan tersebut diharapkan terus tumbuh menjadi energi positif bagi organisasi masyarakat dan insan pers untuk memperkuat profesionalisme, mengembangkan komunikasi yang konstruktif, serta memberikan kontribusi yang bertanggung jawab bagi masyarakat.
Ditulis oleh: Apriandi, Tj., C.JI., C.LWI
Media: Tribunindonesia.com











