Pasar Tani Aceh 2026 Ikut Semarakkan HUT ke-25 Kota Langsa

- Editor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa,Aceh, Tribuneindonesia.com– Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa menggelar Pasar Tani Aceh 2026 di Lapangan Merdeka Kota Langsa, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Langsa.

 

Mengusung tema “Jadikan Pasar Tani sebagai Wadah Pemasaran bagi Petani Kota Langsa”, kegiatan ini menjadi upaya memperluas akses pemasaran hasil pertanian, mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh Pertamina, Bulog, dan sektor ESDM.

 

Beragam produk tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari sembako, telur, makanan dan minuman, buah-buahan, sayuran, pupuk, bibit tanaman, hingga gas LPG 3 kilogram. Produk dipasarkan langsung oleh petani dan pelaku UMKM sehingga dapat memperpendek rantai distribusi sekaligus memberikan pilihan harga yang lebih kompetitif bagi masyarakat.

 

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili Asisten I Pemko Langsa, Al Azmi, S.STP., M.AP., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas penyelenggaraan Pasar Tani yang bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-25 Kota Langsa.

 

“Atas nama Pemerintah Kota Langsa, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan Pasar Tani ini. Kegiatan tersebut sangat positif karena mendukung pemasaran hasil pertanian, membantu pemulihan ekonomi pascabencana, serta menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.

 

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Langsa terus berupaya membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran produk. Salah satunya melalui kegiatan *Car Free Day* (CFD) yang memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk berinteraksi langsung dengan konsumen.

 

Melalui kegiatan Pasar Tani, ia berharap petani dan pelaku UMKM semakin terbantu dalam memasarkan produknya, sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan penuh kekompakan, serta memberikan manfaat nyata bagi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat Kota Langsa,” tambahnya.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., melalui Kepala Bidang Hortikultura, Ir. Chairil Anwar, M.P., menjelaskan bahwa Pasar Tani Aceh merupakan bagian dari rangkaian *roadshow* yang dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh sesuai arahan Gubernur Aceh untuk memperluas akses pemasaran produk pertanian dan UMKM.

Baca Juga:  inspektorat  Kota Medan Priksa Bendahara Kecamatan Medan Polonia terkait praktek pemotongan gaji Kepling dan Pegawai

 

Ia menyebutkan, Pasar Tani sebelumnya pernah diselenggarakan di Kota Langsa pada 2022 dengan melibatkan 60 UMKM dan mencatat omzet sekitar Rp126 juta. Pada pelaksanaan 2023, kegiatan tersebut diikuti 50 UMKM dengan omzet sekitar Rp80 juta.

 

“Pada 2026 ini, kami kembali hadir di Kota Langsa dengan harapan omzet yang dicapai dapat melampaui hasil tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Chairil.

 

Menurutnya, Pasar Tani dirancang untuk memperpendek rantai pemasaran dengan mempertemukan produsen secara langsung dengan konsumen. Dengan mengurangi perantaraan, petani diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih baik, sementara masyarakat dapat membeli produk dengan harga lebih terjangkau.

 

“Melalui Pasar Tani, produsen dapat menjual hasil produksinya langsung kepada konsumen. Kita berharap mekanisme ini dapat membantu menekan biaya distribusi, menjaga keterjangkauan harga pangan, dan mendukung upaya pengendalian inflasi,” jelasnya.

 

Chairil juga menyoroti komoditas bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit yang kerap menjadi perhatian dalam pergerakan harga pangan.

 

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga kompetitif, Pasar Tani juga menjadi sarana promosi bagi pelaku UMKM. Panitia menyediakan fasilita sehingga peserta dapat memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.

 

“Pasar Tani bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi UMKM. Konsumen dapat melihat dan menilai langsung produk yang ditawarkan, sementara pelaku usaha memperoleh kesempatan memperluas pasar,” ujarnya.

 

Ia berharap pelaksanaan Pasar Tani Aceh 2026 di Kota Langsa dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi petani, pelaku UMKM, serta masyarakat. Apabila pelaksanaan kali ini berjalan baik, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di Kota Langsa pada November mendatang.

 

Melalui kegiatan ini, sinergi Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Langsa diharapkan semakin memperkuat pemasaran hasil pertanian, mendorong pertumbuhan UMKM, menjaga keterjangkauan harga pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**Linda

Berita Terkait

Melvita Sari Turun ke Sawah, Panen Perdana Benih Padi di Cinta Raja Libatkan Petani dan Pemerintah
Festival Pesona Raja Ampat 2026 Resmi Bergema, Waisai Jadi Pusat Perhatian!
Ketua GMB Fransiskus Mambrasar Apresiasi Pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2026
Jelang Festival Pesona Raja Ampat 2026, Sejumlah OPD Mulai Pasang Stan di Pantai WTC
Waspada !! Ini 10 Penyakit yang Paling Banyak Diderita Warga Simeulue Tahun 2025″
Evaluasi Pelaksanaan Tracing TBC, Alert Reminder, dan Zero Reporting TB.
Dari Raja Ampat Menuju BPK RI, Rahmat Syam Masuki Babak Baru Karier Birokrasi
Dinkes Simeulue Gencarkan Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS dan PIMS di Lingkungan Sekolah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:15

Festival Pesona Raja Ampat 2026 Resmi Bergema, Waisai Jadi Pusat Perhatian!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:37

Ketua GMB Fransiskus Mambrasar Apresiasi Pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:24

Jelang Festival Pesona Raja Ampat 2026, Sejumlah OPD Mulai Pasang Stan di Pantai WTC

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:17

Dinkes Simeulue Gencarkan Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS dan PIMS di Lingkungan Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:30

Rahmat Syam Lolos Seleksi Mutasi ke BPK Perwakilan Papua Barat Daya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:10

Tekan Aksi Perundungan, Polres Bitung Bekali Tenaga Pendidik Pemahaman Hukum dan Deteksi Dini

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:53

BUKAN SEKADAR JANJI, SMAN 1 BADAR MULAI BERBENAH: CCTV DIPASANG, 25 RUANGAN DIUSULKAN DIREHAB DAN 5 BANGUNAN BARU

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:37

Taufik Sarasa Dukung Turnamen Biliar Lokal Raja Ampat, Total Hadiah Rp10 Juta

Berita Terbaru