BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bireuen resmi memulai babak baru di bawah kepemimpinan dr. Zumirda, Sp.B-ET, FINACS, FICS. Ia resmi dilantik sebagai Ketua IDI Cabang Bireuen periode 2026–2029 dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Aula Hotel Fajar Bireuen pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Momen krusial bagi dunia kesehatan di Bireuen ini disaksikan langsung oleh Bupati Bireuen, perwakilan IDI Wilayah Aceh, serta seluruh jajaran anggota IDI Cabang Bireuen.
Dalam sambutan perdananya, dr. Zumirda membawa semangat pembaruan dengan menegaskan komitmen kuat untuk memajukan organisasi. Ada tiga pilar utama yang ia canangkan demi membawa perubahan positif bagi dunia kedokteran dan masyarakat Bireuen:
-
- Kokohkan Soliditas: Membangun internal organisasi yang kompak, solid, dan penuh rasa kebersamaan.
- Jaga Marwah Profesi: Meningkatkan profesionalisme dan dedikasi dokter dalam melayani, sekaligus menjaga kehormatan profesi medis.
- Sinergi untuk Daerah: Berjalan beriringan dengan pemerintah daerah dalam melahirkan inovasi pelayanan kesehatan.
“IDI Bireuen harus kompak, meningkatkan pelayanan kesehatan, menjaga marwah profesi dokter, dan bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan Bireuen yang sehat,” ujar dr. Zumirda dengan penuh optimisme.
Menariknya, pelantikan kepengurusan baru ini tidak sekadar menjadi acara seremonial semata. IDI Bireuen langsung tancap gas dengan menggelar seminar ilmiah kedokteran sebagai bagian dari rangkaian acara. Langkah awal ini menjadi bukti nyata komitmen kepengurusan baru dalam mendorong para dokter untuk terus memperbarui ilmu dan meningkatkan kompetensi medis mereka demi keselamatan pasien.