
RAJA AMPAT – TRIBUNEINDONESIA.COM – Festival Pesona Raja Ampat Tahun 2026 resmi menggema. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui panitia pelaksana mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam pesta seni, budaya, kreativitas, serta berbagai perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian festival.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ruang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga dinilai dapat menjadi panggung strategis untuk memperkuat promosi pariwisata Raja Ampat.
Melalui berbagai kegiatan yang digelar, BLUD UPTD Raja Ampat turut mendorong agar Pesona Raja Ampat semakin dikenal luas. Promosi tersebut diharapkan mampu memperluas pasar wisatawan sekaligus memperkuat citra Raja Ampat sebagai salah satu destinasi bahari kelas dunia.
Lebih jauh, geliat pariwisata diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kunjungan wisatawan. Potensi tersebut juga perlu diarahkan agar memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Sebelumnya, BLUD UPTD Raja Ampat juga menggelar kegiatan di kawasan Pantai WTC sebagai bagian dari upaya memperkenalkan dan menghidupkan potensi pesona bahari Raja Ampat melalui aktivitas yang melibatkan masyarakat.
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu warna penting dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Mama-mama Papua dari berbagai kampung juga mendapat ruang untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk lokal mereka dalam rangkaian Festival Pesona Raja Ampat.
BLUD UPTD KKP Raja Ampat disebut memberikan dukungan terhadap pelibatan masyarakat dalam event tersebut, termasuk melalui penyediaan stan bagi pelaku usaha lokal.
Bagi mama-mama Papua, keberadaan stan tersebut menjadi kesempatan untuk mempromosikan berbagai produk lokal kepada pengunjung sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.
Dengan demikian, festival tidak hanya menjadi panggung untuk menampilkan keindahan Raja Ampat, tetapi juga menjadi ruang bertemunya promosi destinasi, kreativitas masyarakat dan produk ekonomi lokal.
Pesona Raja Ampat diharapkan semakin dikenal, sementara masyarakat lokal dapat ikut merasakan manfaat dari tumbuhnya sektor pariwisata di daerahnya.
Promosi wisata bukan sekadar mendatangkan wisatawan, tetapi bagaimana kunjungan tersebut ikut membuka ruang usaha dan menggerakkan ekonomi masyarakat Raja Ampat.













