BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Suasana Halaman Pendopo Bupati Bireuen mendadak riuh dan penuh keakraban pada Sabtu (03/09/2026). Puluhan pejabat teras yang biasanya sibuk dengan berkas pemerintahan, hari itu kompak mengenakan celemek dan topi koki. Mereka beradu keahlian mengolah spatula dalam Lomba Memasak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap yang digelar meriah oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Perhelatan unik ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen yang mengusung tema besar “Bireuen Bershalawat”. Rangkaian festival hari jadi kabupaten ini dijadwalkan berlangsung semarak hingga 12 Oktober 2026 mendatang.
Kemeriahan acara semakin memuncak saat Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., memutuskan untuk turun langsung ke meja dapur. Tanpa canggung, orang nomor satu di Bireuen ini ikut meracik bumbu dan memasak nasi goreng bersama para peserta. Meski kehadirannya bukan sebagai kontestan lomba, partisipasi aktif Sang Bupati berhasil mencairkan suasana dan memicu semangat tinggi di area perlombaan.
Diikuti 24 Kepala Instansi
Kompetisi kuliner antar-pejabat ini diikuti oleh 24 peserta yang merupakan para ayah penanggung jawab instansi. Mereka mewakili berbagai Dinas, Badan, Kantor, hingga RSUD dr. Fauziah di lingkungan Pemkab Bireuen, termasuk di antaranya Dinas Kesehatan, PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Disperindag, dan jajaran SKPK lainnya.
Hadir memberikan dukungan penuh di lokasi acara, Ketua TP-PKK Kabupaten Bireuen, Ketua BKMT, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Asisten, serta ratusan suporter yang heboh menyemangati tim instansi masing-masing.
Kampanye Kemandirian Ayah dan Gizi Keluarga
Di balik keseruan lomba, agenda ini membawa misi sosial yang sangat krusial bagi ketahanan keluarga. Kegiatan ini sengaja dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif figur ayah dalam urusan domestik sekaligus mendukung percepatan penanganan stunting di Kabupaten Bireuen.
Melalui filosofi yang diusung:
-
- Ayah Siaga: Dimaknai sebagai Siap Siaga, Inspiratif, Aktif dan Peduli, Gotong Royong Bersama.
- Bireuen Sigap: Diwujudkan dalam karakter Sehat, Inovatif, Gigih, Amanah, Peduli.
Tujuan utamanya adalah melatih kemandirian para ayah agar tidak selalu bergantung pada kaum ibu dalam menyiapkan menu sarapan pagi. Hal ini dinilai sangat kontekstual bagi kondisi masyarakat urban saat ini, di mana suami dan istri kerap kali sama-sama bekerja.
Dengan ayah yang siaga di dapur, pemenuhan gizi seimbang untuk anak dan keluarga dapat berjalan lebih optimal.
Penilaian Ketat dari Dewan Juri
Meskipun diselimuti atmosfer hiburan, proses penilaian tetap berjalan objektif dan kompetitif.
Dewan juri menilai hidangan para kepala dinas ini secara komprehensif, mencakup aspek cita rasa, kreativitas varian menu, kebersihan (higienitas), kekompakan saat memasak, hingga kandungan gizi yang tersaji di atas piring.
Pemkab Bireuen menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan acara ini.
Melalui momentum HUT ke-27 ini, semangat “Ayah Siaga Bireuen Sigap” diharapkan tidak berhenti di perlombaan saja, melainkan teraplikasikan secara konsisten di rumah tangga demi mewujudkan keluarga tangguh menuju Bireuen yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.