DETIK-DETIK MUJIZAT DI ATAS LANGIT YORDANIA

- Editor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIK-DETIK MUJIZAT DI ATAS LANGIT YORDANIA

Tragedi pesawat Flydubai FZ1073

 

Ketika Penjaga Israel Tidak Pernah Terlelap

 

Pada tanggal 30 September 2026, pesawat Flydubai FZ1073 lepas landas dari Dubai menuju Tel Aviv.

 

Di dalamnya ada 174 jiwa, 166 di antaranya adalah warga Israel yang ingin pulang ke rumah.

 

Tidak ada yang tahu, bahwa di ketinggian 36.000 kaki, maut sedang mengintai.

 

Di dalam kokpit, tanpa peringatan, kopilot m3nyer@n9 kapten pilot, Smit Machchhar, seorang pilot asal India.

 

Dengan p|5@u, ia m3n1£@am berkali-kali di kepala dan tangan pilot.

 

D4r@h membasahi lantai kokpit.

 

Pesawat Boeing 737 itu kemudian menukik tajam, kehilangan ketinggian 4.300 meter dalam 30 detik.

 

Alarm meraung.

 

Di menara pengawas, transponder pesawat berubah menjadi kode 7500, kode internasional untuk P3MB4J@K4N.

 

Di kabin anak-anak menjerit menangis.

 

Banyak yang sudah mengucapkan doa terakhir, mengira pesawat akan h@ncur di padang gurun Arab.

 

Namun di saat manusia tidak berdaya, Tuhan yang tidak pernah terlelap itu sedang bekerja.

 

Kata Alkitab

Mazmur 121:4

“Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.”

 

Dengan sisa tenaga terakhir, Kapten Machchhar yang bersimbah d4r*h berhasil menekan tombol pembuka pintu kokpit.

 

Itu adalah mujizat pertama.

 

Pintu yang seharusnya terkunci rapat, terbuka.

 

Mendengar kegaduhan, seorang pramugari memberi isyarat kepada suaminya, Tzvika Manes, yang duduk di baris depan.

 

Ia melihat sang kapten terjatuh, Tanpa pikir panjang, Tzvika berlari.

 

Tuhan telah menyiapkan 3 orang biasa dengan hati luar biasa di pesawat itu:

 

1. Yaniv Hayoun, seorang tukang ledeng.

 

Ia bukan pilot, bukan tentara.

 

Ia menerobos masuk dan melihat kekacauan.

Baca Juga:  Jaksa Terima 3 Tersangka Dan Barang Bukti Perkara Narkotika Sebanyak 196 Gram.

 

Dengan insting yang Tuhan berikan, ia meraih yoke atau kemudi pesawat dan menariknya kembali.

 

Ia berkata, “Saya belajar dari menonton film dokumenter pesawat.”

 

Tuhan memakai apa yang ia tonton untuk menyelamatkan 174 nyawa.

 

2. Asaf Rajuan, seorang ayah.

 

Ia tidak memikirkan keselamatannya sendiri.

 

Ia berkata, “Anda hanya berlari untuk menyelamatkan nyawa putri Anda, nyawa keluarga Anda.”

 

Bersama Yaniv, ia bergulat dengan kopilot selama hampir 25 menit, hingga akhirnya mereka berhasil m3ng1k4tnya dengan kabel headphone.

 

3. Dr. Shota Musaev, seorang dokter gigi.

 

Satu-satunya dokter di pesawat itu.

 

Di tengah guncangan hebat, ia merawat kepala Kapten yang terluka parah, menghentikan pendarahan, dan menjaga agar sang kapten tetap selamat sampai mendarat.

 

Di kokpit itu juga ada dua pilot Flydubai yang sedang off-duty sebagai penumpang.

 

Mereka mengambil alih kendali dan menerbangkan pesawat yang rusak, bahkan bagian kemudinya hilang karena menukik terlalu kencang, menuju pendaratan darurat di Tabuk, Arab Saudi.

 

Puji Tuhan, pesawat mendarat dengan selamat dan semua penumpang hidup.

 

Saudaraku, kisah ini bukan kebetulan.

 

Di pesawat itu ada 174 orang, tetapi Tuhan tempatkan tukang ledeng, seorang ayah yang berani, dan seorang dokter duduk di baris depan untuk tujuan ilahi.

 

Ketika iblis merencanakan kejatuhan, Tuhan sudah merencanakan penyelamatan.

 

Hari ini, jika hidupmu seperti pesawat yang menukik tajam, ingatlah: Penjaga Israel tidak pernah terlelap.

 

Ia melihat, Ia membuka pintu, dan Ia mengirim pertolongan tepat pada waktunya.

 

Jangan takut, sebab Ia yang memegang tangan kananmu dan mengendalikan hidupmu.

 

Tuhan Yesus memberkati

Berita Terkait

Kasatpol PP Raja Ampat Akhirnya Buka Suara, Minta Maaf ke Wartawan dan Pilih Jalan Damai
Minimalisir Dampak, Tahunan, Pemkab Agara Keruk Sungai Kali Bulan
Kapten Inf Agam Akmal Satukan Personel, Persit, dan Pemuda dalam Pengajian Rutin di Jangka Buya
RSUD Langsa Jadi yang Tertinggi dalam Capaian Pemeriksaan Viral Load se-Aceh
Dorong BNK Diperkuat, DPRK Aceh Tenggara Soroti Fasilitas dan Program Pemberantasan Narkoba
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wali Kota Bitung Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara
Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:06

DETIK-DETIK MUJIZAT DI ATAS LANGIT YORDANIA

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:15

Kasatpol PP Raja Ampat Akhirnya Buka Suara, Minta Maaf ke Wartawan dan Pilih Jalan Damai

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:52

Minimalisir Dampak, Tahunan, Pemkab Agara Keruk Sungai Kali Bulan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39

RSUD Langsa Jadi yang Tertinggi dalam Capaian Pemeriksaan Viral Load se-Aceh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:33

Dorong BNK Diperkuat, DPRK Aceh Tenggara Soroti Fasilitas dan Program Pemberantasan Narkoba

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:35

Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wali Kota Bitung Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:57

Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:54

Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat

Berita Terbaru

Sosial

DETIK-DETIK MUJIZAT DI ATAS LANGIT YORDANIA

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:06

‎Wali kota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat berjabat tangan dengan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. Christ Kevin Emor, M.A.P., (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemerintah Kota Bitung Perbarui Jajaran Birokrasi, Puluhan Pejabat Resmi Dilantik

Jumat, 2 Okt 2026 - 15:12