Simeulue Tribune Indonesia.com
Pelantikan JPT Pratama Simeulue: Masyarakat Berharap Bupati Pilih Pejabat Terbaik dan Berintegritas
Pelaksanaan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hasil seleksi terbuka di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue direncanakan bakal berlangsung pada awal Oktober 2026. Kepastian jadwal tersebut disampaikan oleh Asludin, menyusul tuntasnya seluruh tahapan evaluasi dan penilaian terhadap para kandidat yang bersaing mengisi posisi strategis di Pemkab Simeulue.
Sebelumnya, Panitia Seleksi Terbuka JPT Kabupaten Simeulue telah mengumumkan hasil akhir pada 24 Juni 2026. Dari total 47 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, sebanyak 27 ASN berhasil menembus posisi tiga besar setelah menyisihkan puluhan pesaing lainnya demi memperebutkan posisi kepala di sembilan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) atau Dinas.
Dari 27 nama yang bertengger di posisi tiga besar tersebut, nantinya hanya sembilan pejabat terpilih yang akan dilantik oleh Bupati Simeulue untuk memimpin masing-masing SKPK. Penentuan akhir ini menjadi perhatian luas publik karena figur yang dipilih memegang kendali penuh atas efektivitas roda pemerintahan dan keberhasilan program pembangunan daerah.
Menjelang momen krusial ini, salah seorang tokoh masyarakat Simeulue yang tidak ingin namanya disebutkan menyampaikan kemedia Tribune Indonesia.com berharap besar agar Bupati Simeulue menerapkan asas meritokrasi secara utuh. Ia mendesak agar kandidat yang dilantik benar-benar merupakan peserta dengan raihan nilai tertinggi, berintegritas tinggi, serta memiliki rekam jejak kualifikasi yang teruji.19/9/2026
Penempatan pejabat yang kapabel sangat krusial agar figur terpilih mampu mengeksekusi tugas, fungsi, dan kewenangannya secara presisi sesuai Peraturan Bupati (Perbup). Tokoh masyarakat tersebut menegaskan bahwa para kepala dinas baru dituntut memiliki komitmen tinggi dalam mengejawantahkan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Simeulue demi percepatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyitir pepatah bijak untuk mengingatkan pentingnya menempatkan figur sesuai keahlian demi menghindari kegagalan tata kelola, “Serahkanlah suatu urusan kepada ahlinya, jika tidak maka tunggulah kehancurannya.
” Imbuhnya.
Transparansi dan keberanian Bupati dalam melantik sembilan pejabat berprestasi murni ini akan menjadi kuncian penting bagi masa depan Simeulue
” fungkasnya.

















