Bitung | Tribuneindonesia.com – Kantor Wali Kota Bitung menjadi saksi digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Gerakan Pramuka Kota Bitung pada Kamis (10/09/26).
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., hadir secara langsung di Lantai IV kantor pemerintah daerah untuk membuka secara resmi forum strategis tersebut.
Pelaksanaan Muscab VIII ini memegang peranan krusial bagi keberlangsungan organisasi menyusul tuntasnya masa bakti kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bitung periode 2021–2026.
Momen ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Bitung untuk kembali menegaskan komitmen penuh mereka dalam mendukung seluruh program pembinaan kepemudaan berbasis kepramukaan di wilayahnya.

Sejumlah pihak penting memadati lokasi acara, mulai dari jajaran pengurus Kwartir Daerah Sulawesi Utara, pengurus Kwartir Cabang Kota Bitung, hingga para pembina dan peserta musyawarah.
Dalam forum tersebut, Hengky Honandar menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kerja keras para pengurus lama yang telah membina generasi muda Bitung selama lima tahun terakhir.
Ia menilai berbagai program kerja seperti pelatihan keterampilan, aksi kemanusiaan, hingga pendidikan karakter telah berjalan dengan sangat baik, meski evaluasi berkala tetap diperlukan.
Wali Kota Bitung menginstruksikan seluruh jajaran Pramuka agar tidak menjadikan musyawarah ini sekadar rutinitas formalitas pergantian jajaran pengurus semata.
Hengky berharap Muscab VIII ini berfungsi optimal sebagai ajang konsolidasi internal sekaligus tempat merumuskan arah dan langkah strategis organisasi untuk lima tahun mendatang.
Pemerintah Kota Bitung menggarisbawahi bahwa investasi terpenting bagi masa depan daerah terletak pada pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas, terampil, dan tangguh.
”Musyawarah Cabang ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai forum pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan merumuskan langkah strategis Gerakan Pramuka Kota Bitung untuk lima tahun ke depan,”
jelas Hengky.
Untuk mencapai hal tersebut, ia mendorong kepengurusan baru yang terpilih nanti agar mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang relevan dengan arus perkembangan teknologi masa kini.
Guna menjawab berbagai tantangan zaman, sinergi yang solid antara Gerakan Pramuka, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat luas harus terus ditingkatkan.
”Investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, terampil, dan memiliki jiwa pengabdian. Kami mengajak seluruh jajaran Pramuka untuk terus memperkuat sinergi demi membentuk generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan,”
pungkas Wali Kota mengakhiri sambutannya.
Proses pemilihan pimpinan baru dalam musyawarah ini diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, tertib, serta tetap menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan persaudaraan.
Usai meresmikan dan membuka gelaran Muscab VIII, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan permohonan izin untuk meninggalkan lokasi kegiatan guna menghadiri agenda penting lainnya, seraya mendoakan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses. (kiti)





















