Minut | Tribuneindonesia.com – Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) merangkul sejumlah pimpinan daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) strategis guna membahas penguatan pengelolaan keuangan daerah, Selasa (28/07/26).
Forum tinggi ini berfokus pada upaya memperkuat efisiensi anggaran sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.Si., memimpin langsung jalannya rapat penting tersebut.
Ia memandu diskusi bersama Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., demi menyelaraskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Pertemuan tersebut juga menghadirkan deretan tokoh krusial dalam peta pemerintahan daerah.
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang juga Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, S.E., hadir berdampingan dengan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, S.T., M.T.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., mengambil peran aktif dalam rakor tersebut kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal APKASI.
Kehadirannya mempertegas komitmen Minahasa Utara dalam mendukung arah kebijakan fiskal nasional.
Dalam kesempatan itu, Joune Ganda menyerukan pentingnya pembenahan tata kelola keuangan daerah sebagai fondasi utama pembangunan.
Ia meyakini bahwa transparansi dan akuntabilitas anggaran secara langsung akan mendongkrak kualitas pelayanan publik di daerah.
Ia mendorong setiap pemerintah daerah untuk merancang perencanaan anggaran secara matang dan melakukan belanja yang berkualitas.
Joune mengingatkan agar strategi peningkatan PAD mengutamakan jalur inovatif dan kreatif tanpa melimpahkan beban baru kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal APKASI ini menilai arahan dari Kemendagri sebagai kompas penting bagi para kepala daerah.
Menurutnya, petunjuk teknis dari pusat akan membantu daerah memperkuat disiplin fiskal dan menggali potensi pendapatan secara sah sesuai regulasi.
Joune Ganda juga membeberkan langkah konkret yang tengah berjalan di wilayah kepemimpinannya. Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kini memacu digitalisasi sistem keuangan, menerapkan prinsip good governance, serta menajamkan efektivitas belanja daerah.
Keikutsertaan aktif Bupati Minahasa Utara dalam rakor Kemendagri ini akhirnya mempertegas komitmen daerah untuk terus menyelaraskan program lokal dengan kebijakan strategis nasional.
Langkah terpadu ini diharapkan mampu mewujudkan kemandirian fiskal daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (74M)



















