Bitung | Tribuneindonesia.com – Suasana emosional menyelimuti Lapangan Apel Markas Kepolisian Resor (Polres) Bitung pada Senin pagi, (6/07/26).
Agenda rutin yang biasanya kental dengan nuansa formalitas birokrasi, mendadak berubah menjadi momen perpisahan yang sarat akan rasa haru dan kehangatan mendalam.
Apel tersebut menjadi momentum terakhir bagi AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., berdiri di podium utama untuk memimpin langsung seluruh jajarannya. Perwira menengah Polri ini bersiap mengakhiri masa pengabdiannya sebagai orang nomor satu di lingkungan Polres Bitung.
Ketegapan barisan personel dari seluruh unit kerja, Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri yang hadir tampak berbeda dari biasanya.
Di balik sikap tampan khas Korps Bhayangkara, terpancar rasa hormat dan kehilangan yang mendalam terhadap sosok pimpinan mereka.
Ikatan emosional yang kuat ini bukanlah tanpa alasan, melainkan hasil dari nakhoda kepemimpinan yang telah dibangun AKBP Albert Zai selama kurang lebih dua setengah tahun terakhir.
Di bawah arahannya, Polres Bitung tidak hanya sekadar menjadi institusi penegak hukum, tetapi juga sebuah keluarga besar.
Mengawali amanatnya, AKBP Albert Zai mengajak seluruh jajaran untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Ia menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Bitung merupakan berkat penyertaan yang luhur.
Secara khusus, perwira dengan dua melati di pundak ini melayangkan apresiasi tertinggi terhadap dedikasi, loyalitas, serta disiplin yang konsisten ditunjukkan oleh anak buahnya.
Baginya, setiap capaian positif yang diraih institusi adalah buah dari sinergitas komunal, bukan performa individu seorang komandan.
”Semua pencapaian yang telah diraih adalah hasil kerja keras kita bersama,”
ungkap AKBP Albert Zai di hadapan ratusan personel yang menyimak arahannya dengan khidmat.
Dalam ruang kebersamaan yang penuh keakraban itu, Kapolres juga memanfaatkan momen untuk menyampaikan permohonan maaf yang tulus.
Ia menyadari bahwa selama mengemban amanah, tentu ada kebijakan, tutur kata, maupun tindakan yang mungkin kurang berkenan di hati para anggota.
Estafet kepemimpinan di Polres Bitung pun dipastikan bakal segera bergulir dalam waktu dekat. Jika tidak ada perubahan jadwal, prosesi upacara serah terima jabatan (sertijab) kepada Kapolres Bitung yang baru akan dilaksanakan pada Rabu lusa.
Menyikapi transisi tersebut, Albert Zai mengimbau seluruh personel untuk segera merapatkan barisan dan memberikan dukungan penuh kepada suksesornya nanti.
Soliditas organisasi harus tetap terjaga erat dengan cara beradaptasi secara cepat terhadap ritme serta gaya kepemimpinan yang baru.
Ia juga menitipkan pesan krusial agar jajaran Polres Bitung terus mempertahankan, bahkan mendongkrak prestasi yang sudah ada. Pelayanan kepada publik wajib mengedepankan prinsip yang humanis, responsif, profesional, serta berintegritas tinggi dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum.
Sebagai penutup, apel pamungkas ini menjelma menjadi refleksi kolektif atas rekam jejak pengabdian yang telah ditorehkan bersama.
Nilai-nilai keteladanan dan kekeluargaan yang telah tertanam diharapkan terus hidup, memotivasi personel untuk mewujudkan Polri yang Presisi dan senantiasa dicintai masyarakat. (kiti)















