Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan

- Editor

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemadaman listrik di tanah air terus meluas. Setelah Pulau Jawa yang hingga kini belum normal total, sekarang situasi serupa juga melanda Pulau Kalimantan. Bahkan menurut informasi, keresahan warga akibat padam listrik bergilir sudah terjadi hampir sepekan atau persisnya sejak Senin, 22 Juni 2026.

Menurut informasi, sejumlah wilayah di Kalimantan yang terdampak pemadaman listrik meliputi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (seperti Palangka Raya), serta kawasan Kalimantan Timur.

Isunya, Versi PT PLN (Persero) yang disebar ke masyarakat, penyebab utamanya adalah kendala operasional dan menurunnya pasokan listrik pada sistem interkoneksi Kalimantan akibat adanya gangguan pada salah satu pembangkit listrik.

Misalnya seperti pengumuman yang disampaikan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banjarmasin bahwa pemadaman listrik bergilir ini sehubungan dengan adanya kendala operasional sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan.

Akibatnya terjadi penurunan pasokan daya, sehingga petugas PLN saat ini melakukan pengaturan beban pada sistem interkoneksi sebagai langkah menjaga kestabilan sistem kelistrikan secara menyeluruh.

Oleh sebab itu sebagian wilayah di Kota Banjarmasin kembali terkena pemadaman bergilir pada Kamis, 25 Juni 2026, hari ini.

Kordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira pun kembali buka suara. Ia bahkan mendesak agar PLN transparan atau terbuka kepada masyarakat bagaimana fakta yang terjadi sehingga memicu keresahan masyarakat.

“Karena dari data yang kami himpun, banyak permasalahan yang menjadi pemicu pemadaman listrik di Kalimantan ini, termasuk masalah batubara,”” beber Yudhistira.

Menurut Yudhis, transformasi energi yang selalu digaungkan Dirut PLN Darmawan Prasodjo yakni energi baru terbarukan (EBT) cenderung isapan jempol belaka.

“Karena faktanya, untuk sistem kelistrikan PLN masih ketergantungan dengan PLTU yang menggunakan batubara. Nah persoalan di Kalimantan ini juga salah satunya tidak terlepas dari batubara dan disamping masalah lainnya,” ungkapnya.

Berikut daftar permasalahan yang berdampak pemadaman Interkoneksi Kalimantan:

Ketidaksiapan Pembangkit

* FD PLTU CFK #1,2 Total 40 MW (Kendala Batu Bara basah & Batu Bara Gantung, DMN 45 MW)

* FD PLTU Muara Jawa #1 21 MW (Kendala Bearing Turbin, DMN 27.5 MW)

Baca Juga:  GRPK Soroti Progres Penanganan 1.677 Batang Kayu, Gakkum Kehutanan Diminta Ungkap Aktor Utama

* FD PLTU Muara Jawa #2 5 MW (Kendala Bearing Turbin, DMN 27.5 MW)

* FD PLTGU Senipah#2 27 MW (Dalam pemantauan pasca gangguan cooling LPT setelah masuk system Kembali, DMN 46 MW)

* FD PLTGU Senipah STG 9 MW (Kendala Operasi 1 unit HRSG beban tidak maksimal, DMN 25 MW)

* FO PLTGU Senipah#1 46 MW (Gangguan Alarm Firing sisi LPT, Estimasi 20 Feb 2026 s.d M1 Sep 2026)

* FO PLTU Indoeka#1 100 MW (Gangguan MFT Boiler Trip, DMN 100 MW)

* FO PLTU Indoeka#2 100 MW (Gangguan MOP, Estimasi 13 Jun 2026 sampai dengan 04 Agustus 2026)

* FO PLTU ITP 45 MW ( Kendala Ketersediaan Batubara 11 Mar 2026 sampai 31 Juli 2026)

* FO PLTU Asam2#4 54 MW (Perbaikan Turbine Generator 20 Sep 2025 s.d 01 Agustus 2027)

* PO PLTU Pulpis 45 MW (Simple Isnpection 01 Jun 2026 s.d 26 Jun 2026)

* PO PLTU TPI #2 100 MW (Seriously Inspection 17 Jun 2026 s.d 13 Jul 2026)

* FD PLTMG Bengkanai 70 MW (Kendala Supplay Gas Medco, Menggunakan Tube Skid CNG, DMN 185 MW )

Transfer Komam – Tanjung : 64.6 MW (Kaltim kirim ke Kalsel)

“Akibat situasi itu, manual load shedding (MLS) atau pemadaman terus terjadi. Total

MLS untuk Kaltimra sebesar 83.3 MW . Rinciannya, Padam Umum 83.3 MW, Padam Captive 0 MW. Sedangkan untuk

MLS Kalselteng totalnya 113.45 MW, dengan rincian Padam Umum 100.65 MW dan Padam Captive 12.80 MW,” sebutnya.

Lebih jauh Yudhistira mengatakan, kebohongan atas fakta yang terjadi, jelas membuktikan rusaknya manajemen korporasi di tubuh manajemen PLN saat ini. Hal sekaligus menambah daftar kebohongan PLN sejak era Darmawan Prasodjo.

“Ya informasi nya itu, ada arahan dari Divisi Komunikasi PLN untuk tidak terbuka ke masyarakat tentang pemadaman. Dan pastinya akibat situasi ini, kepercayaan publik terhadap PLN. Tentunya presiden Prabowo tidak bisa diam. Harus ada sikap tegas, mengambil tindakan mencopot seluruh Direksi PLN khususnya Dirut yang membawa aura negatif bagi pemerintahan Prabowo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar
Laporan Hotline Kapolda Sumut Berujung Penangkapan, Enam Paket Diduga Sabu Diamankan di Sidodadi
Ruko Toko Roti Rida di Batu Bara Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung
Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:06

25 Bangunan Terbakar di Telege Jernih, 23 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 2 November 2026 - 15:18

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Gotong Royong Rampung, Jalan Darurat Natam-Darul Hasanah Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 2 November 2026 - 03:20

Bukan Sekadar Tilang, Polres Bireuen Ajak Warga Jadi Pelopor Keselamatan Lewat Operasi Patuh Seulawah 2026

Senin, 2 November 2026 - 02:07

Kapolres Bireuen Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Jadi Pelopor Kamtibmas dan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 2 November 2026 - 00:50

Kawal Hak Sipil Warga Keturunan Filipina, Korlap Sartika Manuel Apresiasi Langkah Kemenkumham dan Pemkot Bitung

Berita Terbaru