Edi Syahputra,ST Ketua MPC PP Aceh Tamiang Dukung penuh dan Apresiasi Pemkab Aceh Tamiang jemput bola dana stimulan.

- Editor

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com | Aceh Tamiang – – Sikap dan Pernyataan Kami mendukung penuh langkah-langkah Bupati Aceh Tamiang Irjenpol purn Drs Armia Pahmi,MH yang turun langsung ke BNPB untuk menjemput hak masyarakat korban banjir, yang hingga hari ini belum sepenuhnya terpenuhi.

Ujar Edi Syahputra,ST ketua MPC PP Aceh Tamiang kepada jurnalis Tribun Indonesia,di Salah satu coffee shop Kota Kualasimpang. Selasa 09/06/2026.

Adapun capaian penyerapan bantuan stimulan Tahap I dan Tahap II sebesar 92% telah membuktikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah bekerja serius dan memenuhi tanggung jawabnya terhadap warga yang tertimpa bencana Hidrometeorologi.

Tidak ada alasan lagi bagi pemerintah pusat untuk terus menunda pencairan bantuan stimulan Tahap III dan Tahap IV. Ujar Edi Syahputra.

Edi Syahputra menilai, keterlambatan pencairan bantuan dana stimulan telah menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan bagi masyarakat yang rumahnya rusak akibat bencana Hidrometeorologi November 2025 lalu.

Ia juga memperingatkan Pemerintah Pusat,agar jangan sampai korban banjir menjadi korban kedua,akibat lambannya birokrasi.
Pemerintah pusat harus segera mengambil keputusan yang konkret. Rakyat tidak membutuhkan janji, rakyat membutuhkan kepastian. Ungkapnya.

Jika daerah sudah menuntaskan seluruh persyaratan administrasi, maka setiap keterlambatan yang terjadi merupakan bentuk ketidakpekaan terhadap penderitaan masyarakat di daerah terdampak. Beber Edi Syahputra.

Ia menambahkan,
Pemerintah pusat harus membuka secara terang-benderang posisi dan status pencairan dana stimulan Tahap III dan Tahap IV.
Jangan biarkan masyarakat terus menunggu dalam ketidakpastian. Harapnya.

Baca Juga:  Lahan Kelompok Guha Tani Diduga Telah Terjual, Geuchik AL Terancam Dilaporkan

Kami mengingatkan agar tidak ada pihak yang menjadikan bantuan bencana sebagai komoditas birokrasi yang berputar-putar di meja administrasi sementara masyarakat masih berjuang memperbaiki tempat tinggalnya.
DPR-K, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus mengawasi secara ketat proses penyaluran dana agar tidak terjadi pemotongan, pungutan liar (pungli), ataupun permainan oknum yang mencari-cari keuntungan dari penderitaan rakyat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang harus berani menyampaikan kepada publik siapa pihak yang menyebabkan keterlambatan apabila seluruh kewajiban daerah telah selesai dilaksanakan. Tegas Edi Syahputra.

Lebih lanjut kami berharap “Kunjungan ke pusat tidak boleh berhenti pada seremoni dan koordinasi semata, tetapi harus menghasilkan kepastian waktu pencairan yang jelas dan terukur.”

Penegasan kami :

Jangan biarkan masyarakat Aceh Tamiang terus menjadi sandera birokrasi. Korban banjir tidak membutuhkan alasan, tidak membutuhkan prosedur yang berlarut-larut, dan tidak membutuhkan saling lempar tanggung jawab. Masyarakat membutuhkan rumah yang layak, kepastian bantuan, dan kehadiran negara yang benar-benar bekerja.

Jika hak rakyat terus tertunda, maka wajar saja publik mempertanyakan di mana keberpihakan pemerintah terhadap warga korban bencana Hidrometeorologi yang telah meluluhkan huniaan dan kehidupan mereka. Pungkas Edi Syahputra, mengakhiri. (AR)

Berita Terkait

​DPRD Bitung Serap Aspirasi Warga Maesa: Dari Krisis Infrastruktur Hingga Teka-Teki Dana Duka
HUT KE-53 BANK ACEH, BUPATI SIMEULUE: KUATKAN AMANAH, TUMBUHKAN BERKAH
DPC PKB Kota Langsa Buka Penjaringan Pengurus DPAC, Targetkan Mesin Politik Hingga Tingkat Kecamatan
Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak
Distanpan Simeulue Dorong Kemandirian Pangan, Lahan Telantar Disulap Jadi Kebun Cabai
​Sinergi Polri dan Damkar Bitung Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Kecamatan Ranowulu
​Diduga Jadi Korban Fitnah, Tiga Wartawan Bitung Buka Suara Terkait Isu Pemerasan ASN
PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE GANDENG KEJAKSAAN NEGERI SIMEULUE
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:28

Sambut HUT ke-81 RI, Babinsa Koramil 07/Jangka Ajak Warga Kibarkan Bendera Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:16

Latih Kedisiplinan Generasi Muda, Babinsa Koramil 03/Jeunieb Berikan Materi PBB di MAN 4 Bireuen

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:27

​Peringati HUT Ke-1 Kodaeral VIII, Dankodaeral VIII Pimpin Ziarah Khidmat di TMP Kairagi

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:33

Babinsa Koramil 08/Gandapura Jadi Inspektur Upacara, Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:30

Jelang Latihan Ops TNI Terintegrasi 2026, Kodim 0111/Bireuen Gelar Doa Bersama

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:38

Babinsa Koramil 07/Jangka Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air kepada Siswa SD

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:37

Babinsa Posramil Peulimbang Bantu Warga Bangun Saluran Air Sawah Melalui Bhakti TNI

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:20

Kasdim Tabanan Serukan Profesionalisme dan Soliditas Saat Pimpin Upacara Bendera

Berita Terbaru

‎Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak Fenomena Alam El Nino di halaman Mapolres Bitung, (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

​Polres Bitung Pimpin Kesiapsiagaan Anggota Kesiapan Bencana El Nino

Selasa, 4 Agu 2026 - 09:24