Ahli Waris M. Dali Kecewa, Pengajuan PK Sengketa Tanah Diduga Dipersulit PN Takengon

- Editor

Senin, 18 Mei 2026 - 10:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah | Tribuneindonesia – – Samsudin, ahli waris almarhum M. Dali, mengaku kecewa terhadap pihak Pengadilan Negeri Takengon terkait pengajuan Peninjauan Kembali (PK) atas sengketa tanah yang saat ini digunakan oleh SMA Negeri 1 Takengon.

Menurut Samsudin, tanah tersebut merupakan milik sah keluarga almarhum M. Dali. Ia menyebut telah melengkapi berbagai dokumen dan bukti kepemilikan yang dinilai sah untuk mendukung pengajuan PK tersebut.

Adapun bukti yang telah dilampirkan antara lain akta jual beli tanah, bukti pembayaran pajak yang telah dilegalisir oleh Kantor Pos Persero Takengon, bukti kwitansi penggunaan tanah untuk jalan sementara, serta kwitansi pembayaran tanah untuk pembangunan parit sekolah.

Namun demikian, Samsudin mengaku permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukannya tetap tidak diterima oleh pihak Pengadilan Negeri Takengon. Ia menilai pihak pengadilan diduga sengaja mempersulit proses pengajuan PK dengan berbagai alasan administrasi.

Baca Juga:  "Dugaan Penyelewengan dan Pembungkaman Pers: Saatnya Hukum Bertindak"

“Setiap ada kesalahan surat, kami sudah memperbaikinya sesuai arahan. Tetapi sampai sekarang tetap tidak diterima. Kami merasa dipersulit untuk mendapatkan keadilan,” ujar Samsudin.

Samsudin berharap pihak Pengadilan Negeri Takengon dapat bersikap profesional dan memberikan kesempatan kepada dirinya sebagai ahli waris untuk menempuh upaya hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus sengketa tanah tersebut hingga kini masih menjadi perhatian keluarga ahli waris yang berharap adanya penyelesaian hukum secara adil dan transparan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pengadilan Negeri Takengon maupun pihak SMA Negeri 1 Takengon terkait tudingan yang disampaikan Samsudin tersebut. (Dian aksara)

Berita Terkait

YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi
Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi
Raih Terbaik III Regional Sulawesi, Kota Bitung Sabet 200 Kuota Bedah Rumah
Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Longsor dan Kerusakan PDAM Tirta Tawar di Aceh Tengah
GRPK Apresiasi Gerak Cepat Ditreskrimsus Polda Sumut, Tangani Dugaan Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di PT Sari Inco Food Corporation
SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri
Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak
Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:58

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 September 2026 - 15:01

52 Rumah Nelayan Paluh Sibaji Mulai Direnovasi

Jumat, 18 September 2026 - 14:10

Industri Daur Ulang Sampah Elektronik Dijajaki, Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 10:17

Kapolres Aceh Timur Silaturahmi dengan MPU, Bahas Penguatan Kamtibmas

Jumat, 18 September 2026 - 06:59

SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri

Jumat, 18 September 2026 - 05:01

​Kadis Kominfo Bitung Gembleng Siswa SMK Polaris Pentingnya Etika Bermedia Sosial

Jumat, 18 September 2026 - 04:55

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak

Jumat, 18 September 2026 - 04:46

Sat Samapta Polres Aceh Timur Bersihkan Masjid Baitul Manan, Wujudkan Kehadiran Polri yang Dirasakan Masyarakat

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:58

Pemerintahan dan Berita Daerah

52 Rumah Nelayan Paluh Sibaji Mulai Direnovasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:01

Pemerintahan dan Berita Daerah

Industri Daur Ulang Sampah Elektronik Dijajaki, Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:10