Bitung | Tribuneindonesia.com –Pemerintah Kota Bitung secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mengawal dua agenda strategis Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.
Sinergi ini ditegaskan langsung oleh Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E., sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung penyediaan data akurat demi efektivitas pembangunan di wilayahnya.
Fokus utama dalam kolaborasi ini adalah pelaksanaan Sensus Ekonomi yang direncanakan bergulir mulai 1 Mei hingga Agustus 2026 mendatang.
Pendataan berskala besar ini diproyeksikan menjadi instrumen vital untuk memotret potret terbaru struktur ekonomi masyarakat.
Melalui data tersebut, pemerintah berharap dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih presisi dan tepat sasaran bagi warga Kota Bitung.
Selain aspek makro ekonomi, penguatan basis data di tingkat akar rumput juga menjadi prioritas melalui program Kelurahan Cinta Statistik (SiCantik).
Untuk tahap awal, program ini akan diimplementasikan di tiga kelurahan yang berlokasi di wilayah Kecamatan Girian.
Inisiatif ini dirancang untuk mendongkrak literasi statistik perangkat kelurahan agar mampu mengelola serta memanfaatkan data dalam pengambilan keputusan lokal.
Walikota Hengky Honandar memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif BPS dan memastikan jajarannya akan memberikan dukungan penuh di lapangan.
Menurutnya, pemetaan kondisi ekonomi yang mutakhir sangat krusial agar program-program kerja Pemerintah Kota Bitung selaras dengan realitas kebutuhan masyarakat saat ini.
Integrasi antara BPS dan pemerintah daerah diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data.
Dengan kolaborasi yang solid, proses pembangunan di Kota Bitung diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, guna memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat luas. (Kiti)


















