Langsa | TribuneIndonesia.com — Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, PTPN IV Regional VI kembali menunjukkan komitmennya dengan melaksanakan Program Intervensi Stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Langsa Baro.
Kegiatan tersebut melibatkan langsung jajaran UPTD Puskesmas Langsa Baro, di antaranya Kepala Puskesmas Zuliani, SKM., M.Kes, Kasubbag TU Maizella, S.Gz, serta tenaga kesehatan Nur Zaitun dan Muhammad Febriansyah.
Kepala Puskesmas Langsa Baro, Zuliani, menyampaikan bahwa program ini difokuskan pada pemberian makanan tambahan bagi balita yang mengalami gizi kurang dan stunting di 12 desa dalam wilayah kerjanya.
“Untuk tahun 2026, kita bersyukur tidak ditemukan kasus stunting baru. Saat ini terdapat 10 kasus lama stunting, dan total 74 balita masuk kategori gizi kurang, termasuk di dalamnya kasus stunting tersebut,” ujar Zuliani.
Ia juga menjelaskan bahwa dari total 174 balita yang terdata, sebanyak 104 balita masuk dalam kriteria gizi kurang dan stunting, dengan sasaran utama intervensi adalah anak usia 16 bulan ke atas.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan makanan tambahan disalurkan kepada 177 balita yang membutuhkan, sebagai upaya mendukung pemulihan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Diharapkan para orang tua dapat memanfaatkan bantuan makanan tambahan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga berdampak positif terhadap tumbuh kembang anak ke depan,” tambahnya.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan pangan bergizi, seperti beras, telur, susu SGM, kacang hijau, dan biskuit, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi balita.
Program ini diharapkan mampu menekan angka stunting dan gizi kurang secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan sektor kesehatan dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan.
Dengan adanya intervensi ini, diharapkan seluruh balita penerima manfaat dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terbebas dari risiko stunting di masa mendatang. (Chai)




















