Deli Serdang I TribuneIndonesia.Com–Suasana penuh haru mewarnai prosesi tepung tawar dan manasik haji bagi 562 jemaah calon haji Kabupaten Deli Serdang Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, yang menegaskan bahwa keberangkatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang patut disyukuri.
“Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan yang mendapat panggilan langsung dari Allah SWT. Jika sudah menjadi kehendak-Nya, tidak ada yang mampu menghalangi,” ujarnya di hadapan para jemaah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara optimal, baik fisik maupun mental, agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan baik dan khusyuk di Tanah Suci.
Tak hanya itu, ia juga menitipkan harapan kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Deli Serdang di tempat-tempat mustajab selama menjalankan ibadah.
Mudah-mudahan saat tawaf maupun di tempat-tempat mustajab lainnya, Bapak dan Ibu berkenan mendoakan Kabupaten Deli Serdang agar semakin maju, serta para pemimpinnya mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Deli Serdang Ny Asniar Lom Suwondo, Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Deli Serdang Nurlela, serta Ketua MUI Deli Serdang Kaya Hasibuan dan sejumlah pejabat terkait.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deli Serdang Faisal Rahman Panjaitan melaporkan, jumlah jemaah calon haji tahun ini mencapai 562 orang, terdiri dari 221 laki-laki dan 341 perempuan.
Seluruh jemaah akan didampingi oleh 12 petugas haji yang tergabung dalam Kloter 10 dan Kloter 15,” jelasnya.
Kegiatan tepung tawar dan manasik ini menjadi bagian penting dalam pembekalan jemaah, tidak hanya dari sisi teknis pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai penguatan spiritual sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Ilham Gondrong




















