PUPR Abaikan Perawatan Jalan Mbarung- Lawe Mamas

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE/Tribuneindonesia.com

Dinas PUPR Agara dituding mengabaikan perawatan ruas jalan kabupaten Mbarung -Rambung Teldak.Pasalnya, selain sempit , sepanjang ruas jalan lingkar yang terbilang panjang tersebut, terlihat tak terawat menyusul banyaknya badan jalan yang tertutup akibat belukar yang menutupi berem jalan. kamis 12 maret 2026.

Hampir satu tahun jalan ini tak dirawat dan diabaikan pihak PUPR, karena itu di sepanjang jalan ruas Mbarung -Mamas, tumbuh subur rumput belukar.Di sepanjang jalan belukar mulai menutup badan jalan, sehingga menutupi pandangan pengendara roda dua dan roda empat, “Kondisi jalan yang ditutupi rumput belukar itu, ujar Sandi, sangat mengganggu pengguna jalan, bahkan menyebabkan kan rawan terjadinya laka lantas.

Rumput yang menutupi berem dan badan jalan itu, umumnya terdapat di tikungan dan tanjakan yang terbilang curam, karena membuat pengendara kenderaan bermotor jadi tak nyaman dan cemas.

Jalan yang ditutup rumput dan ranting aerta daun bambu itu, terdapat mulai dari gunung Mbrubg, Lawe Sikap dan jalan do daerah Gulo kecamatan Darul Hasanah. Sebelum menelan korban tewas dan luka-luka akibat laka lantas, warga Darul Hasanah dan warga kecamatan lainnya, mendesak pihak Dinas PUPR Agara, segera melakukan pembersihan pada bwrem dan badan jalan..

Baca Juga:  Dugaan Salah Vonis HIV Rugikan Warga Aceh Tenggara, Dokter Kharmaedisyah Putra Bungkam dan Blokir Wartawan 

Masalahnya jalan kabupaten ruas Mbarung -Mamas-Rambung Teldak, merupakan jalan vital dan sangat penting bagi warga Aceh Tenggara, namun sayangnya, jalan tersebut terkesan dibiarka pihak Dinas PUPR tanpa perawatan, kendati pemerintah tiap tahun mengalokasikan biaya perawatan jalan dan jembatan.

Sikap apatis dan terkesan kurang peduli serta tutup mata itu, sambung warga lainnya, jelas sangat merugikan pengguna jalan di Aceh Tenggara, yang senantiasa dari jalan yang terkenal sebagai daerah wisata dan sentra perkebunan tersebut.

Kadis PUPR, Sadli Desky melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Sunarnor kepada Waspada. Id, kamis (12/3/26) mengatakan, untuk babat jalan 2026 ini belum dikerjakan, namun akan dikerjakan pada tahap kedua nanti.

Saat ini sedang dikerjakan timbun jalan berlobang, jadi dana yang ada dialihkan untuk timbunan lubang
badan jalan, karena itu yang diminta sebagian besar warga terutama pada gelar musrenbang yang lalu tuturnya.

Perls:Abdgn

Berita Terkait

Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:02

Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:57

Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:41

Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:55

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:02

HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:56

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16

Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:13

Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif

Berita Terbaru