Dari Trauma ke Tawa: STIK dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan Baru bagi Anak-Anak Darul Hasanah

- Editor

Senin, 16 Februari 2026 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


TRIBUNEINDONESIA.COM | ACEH TENGGARA — Di tengah suasana pascabencana yang masih menyisakan duka, secercah harapan hadir di Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS bersama jajaran Polres Aceh Tenggara menggelar kegiatan trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis warga, khususnya anak-anak terdampak banjir, Sabtu (14/02/2026).

Kegiatan bertema “Pulih Bersama, Bangkit Perkasa: Cahaya Ceria di Jantung Darul Hasanah” ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat sekaligus wujud nyata pendekatan humanis Polri. Tidak sekadar hadir sebagai aparat penegak hukum, para mahasiswa STIK dan personel kepolisian tampil sebagai sahabat dan penguat bagi masyarakat yang sedang bangkit dari keterpurukan.

Sejak pagi, suasana desa yang sebelumnya muram berubah menjadi penuh warna. Anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, mulai dari permainan kelompok, dongeng motivasi, ice breaking, hingga pembagian hadiah. Gelak tawa pun kembali terdengar, menghapus perlahan bayang-bayang trauma yang sempat menyelimuti.

Perwakilan mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, Iptu Hendriko, menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing memiliki peran penting dalam memulihkan rasa aman dan percaya diri anak-anak.

Baca Juga:  Bupati Bireuen Serahkan Santunan Rp267 Juta dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Rentan dan Non ASN Bireuen

“Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak merasa sendiri. Pemulihan mental sama pentingnya dengan pemulihan fisik pascabencana. Semoga kegiatan ini menjadi energi positif agar masyarakat bisa kembali bangkit dengan optimisme,” ujarnya.

Selain menyasar anak-anak, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog dan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Interaksi hangat yang terbangun memperkuat sinergitas serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Warga Desa Buntul Kendawi menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku terharu atas kepedulian yang diberikan, terlebih karena perhatian tidak hanya difokuskan pada bantuan materiil, tetapi juga pada aspek psikologis yang sering terabaikan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi dan sentuhan kemanusiaan. Dari Darul Hasanah, semangat untuk pulih bersama dan bangkit lebih perkasa kini kembali menyala—menguatkan langkah masyarakat menuju hari esok yang lebih baik.***

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Panitia Tetapkan Pemenang Lomba Karya Foto dan Karya Tulis Jurnalistik Aceh Tengah–Bener Meriah
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Berita Terbaru