Ujung Tombak Baru di Laut Lepas, TNI AL Siap Operasikan Kapal Induk Asal Italia

- Editor

Senin, 16 Februari 2026 - 02:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | TribuneIndonesia.comLangkah ambisius Indonesia memperkuat armada tempur lautnya melalui akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi diprediksi menjadi titik balik krusial bagi pertahanan nasional, Senin (16/02/26).

Kehadiran kapal perang asal Italia tersebut dipercaya akan mengubah postur militer Indonesia secara fundamental di mata internasional.

​Para pengamat militer meyakini bahwa langkah ini bukan sekadar penambahan alutsista biasa, melainkan sebuah paksaan positif bagi TNI Angkatan Laut untuk merombak doktrin lamanya.

Indonesia kini tengah bersiap menanggalkan status Green Water Navy yang berfokus pada penjagaan pantai, demi bertransformasi menjadi Blue Water Navy.

​Pergeseran doktrin ini menjadi sinyal kuat mengenai ambisi Jakarta dalam memproyeksikan kekuatan militer hingga ke samudra lepas.

Dengan kemampuan menjangkau wilayah di luar perairan teritorial konvensional, Indonesia menegaskan posisinya sebagai pemain utama yang memiliki jangkauan pengaruh lebih luas dan ofensif.

​Sebagai pangkalan udara terapung, Giuseppe Garibaldi memberikan independensi operasional yang belum pernah dimiliki TNI AL sebelumnya.

Armada ini mampu meluncurkan operasi udara-laut secara mandiri tanpa perlu bergantung pada dukungan pangkalan di daratan, sebuah keunggulan teknis yang krusial di medan tempur modern.

Baca Juga:  KPU Kota Bitung Gelar Santunan Dan Doa Bersama Anak Yatim Jelang Bulan Suci Ramadhan

​Eksistensi kapal ini juga dipandang sebagai instrumen deteren atau penggetar yang efektif dalam mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Berbekal skadron helikopter dan drone tempur canggih, kapal induk ini siap menghadapi potensi gangguan kedaulatan dari kekuatan asing di jalur komunikasi laut internasional (SLOC) yang vital.

​Kendati demikian, ambisi besar ini membawa konsekuensi logistik dan finansial yang sangat masif bagi anggaran negara.

Mengoperasikan sebuah kapal induk menuntut pembentukan gugus tugas tempur yang lengkap, mulai dari kapal perusak, fregat, hingga kapal selam pelindung guna menjamin keselamatan sang “ujung tombak”.

​Meski dibayangi tantangan teknis yang kompleks, langkah berani ini dinilai sebagai prasyarat mutlak jika Indonesia ingin diakui sebagai poros maritim dunia.

Bersama KRI Giuseppe Garibaldi, TNI Angkatan Laut kini melangkah pasti untuk tidak sekadar menjaga garis pantai, melainkan menguasai cakrawala samudra luas. (Talia)

Berita Terkait

​Manado Darurat Tawuran: Pemkot dan Polresta Sepakati Tindakan Tegas di Lapangan
Kegiatan gotong royong TNI bersama masyarakat pasca bencana banjir di Kabupaten Bireuen terus berlanjut.
Dipicu Konflik Rumah Tangga, Seorang Ayah di Bitung Nekat Ancam Nyawa Anak Sendiri
​Sang Hantu dari Pesisir Skotlandia
Resmikan Huntara Bupati Pijay Tegaskan Warga Bebas Pilih Skema Hunian
Peringati Isra Mi’raj, Dayah Darul Istiqamah Desa Amaliah Ajak Santri Siapkan Diri Sambut Ramadhan 1447 H
Yayasan Dayah Darul Istiqamah Desa Amaliah Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Sambut Ramadhan 1447 H/2026 M
Diagnosa Obat expayeard Bernilai ratusan Juta Rupiah Di Gudang Farmasi Dinkes Agara.
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 03:58

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:54

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak

Senin, 16 Februari 2026 - 03:12

Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:52

Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:44

Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:49

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:47

MTsN 5 Bireuen Gelar Program “MTsN 5 Bireuen Berbagi”, Salurkan Paket Sembako untuk Siswa Kurang Mampu Jelang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:22

Pemilihan Datok Penghulu di Manyak Payed Digelar 14–15 Februari 2026, Warga Diimbau Fokus pada Kapasitas Calon

Berita Terbaru