Satu Tahun Haili Yoga–Mukhsin Hasan, Pemkab Aceh Tengah Klaim Perbaikan Tata Kelola

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dan Wakil Bupati Mukhsin Hasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah mengklaim sejumlah capaian dalam pembenahan tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.

Sejak awal menjabat, pasangan kepala daerah ini menekankan orientasi pelayanan sebagai fokus utama kebijakan. Seluruh jajaran birokrasi, mulai dari Sekretaris Daerah hingga aparatur kampung, diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperbaiki tertib administrasi.

Salah satu langkah yang menjadi sorotan adalah pemanfaatan Masjid Agung sebagai pusat aktivitas pemerintahan tertentu, termasuk penyediaan ruang kerja bagi bupati dan wakil bupati. Kebijakan tersebut disebut sebagai simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakat sekaligus penguatan nilai religius dalam tata kelola pemerintahan.

Wakil Bupati Mukhsin Hasan mengatakan program “Sapa Magrib” dijalankan sebagai forum dialog langsung dengan masyarakat. “Forum ini menjadi ruang menyerap aspirasi warga yang kemudian menjadi dasar dalam perumusan kebijakan,” ujarnya.

Di sektor tata kelola keuangan dan aset, Pemkab mencatat progres rekonsiliasi aset daerah yang hingga 18 Februari 2025 mencapai sekitar 15 persen. Pemerintah menargetkan proses tersebut rampung sebelum 2026. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disebut telah menyampaikan laporan sebagai bagian dari penertiban administrasi aset.

Baca Juga:  Wabup Deli Serdang Pantau Ibadah Tahun Baru dan Pos PAM Nataru

Dalam aspek pencegahan korupsi, Pemkab Aceh Tengah mengklaim capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di peringkat pertama. MCP merupakan instrumen pengukuran efektivitas sistem pencegahan korupsi di pemerintah daerah, meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga pengawasan internal.

Selain itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan qanun tentang kebersihan pemerintahan desa guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas di tingkat kampung.

Dengan total anggaran daerah sekitar Rp1,4 triliun, efektivitas belanja publik menjadi salah satu indikator kinerja pemerintahan. Evaluasi menyeluruh terhadap OPD dijadwalkan pada Desember mendatang dengan penekanan pada capaian program dan integritas aparatur.

Bupati Haili Yoga menegaskan evaluasi dilakukan berbasis kinerja. Pejabat yang dinilai tidak mampu memenuhi target akan dievaluasi kembali sebagai bagian dari penataan birokrasi.

Namun demikian, Sekretaris Daerah Aceh Tengah mengakui dinamika internal birokrasi masih menjadi tantangan. Banyaknya OPD yang dipimpin pelaksana tugas (Plt) dinilai berdampak pada stabilitas organisasi dan efektivitas pengambilan keputusan.

Pengamat menilai satu tahun pertama kepemimpinan Haili Yoga–Mukhsin Hasan merupakan fase konsolidasi dan pembenahan internal. Ke depan, capaian tersebut akan diuji melalui dampak nyata terhadap peningkatan layanan dasar, pertumbuhan ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah.

Berita Terkait

Revolusi Pendidikan Deli Serdang Dimulai, Bupati Tegaskan Integritas Guru Lebih Penting dari Fasilitas
Dari rumah usman, gebrakan bersih-bersih kawasan kumuh lubuk pakam dimulai
Aspirasi Siswa Terwujud, Bupati Deli Serdang Resmikan Pembangunan Mushola dan Kantin Sehat di SDN 104240 Wonosari
Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Deli Serdang Bidik Kembali Opini WTP
Integritas Tanpa Tawar, Bupati Deli Serdang Bersihkan Praktik Proyek dan Pungli
Kualanamu Sukses Layani Lebaran 2026, Trafik Meningkat
Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang
562 Jemaah Deli Serdang Siap Tunaikan Haji
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:26

Program Makan Bergizi Gratis: Investasi Masa Depan atau Sekadar Proyek Populis?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21

Agama Menguatkan Bhayangkara

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28

Syariat Islam di Kota Langsa Kian Melemah: Ketika Dinas Syariat Hanya Menerima Laporan Tanpa Kewenangan Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:55

Kecebur Fantasi di Kolam! Udin Dipukul Mimpi, Amat Kena Tampar

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka

Selasa, 31 Mar 2026 - 10:21