​Respon Cepat TNI AL, Tim Medis Kodaeral VIII Selamatkan Warga Melonguane Lewat Jalur Laut

- Editor

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, Sulut|TribuneIndonesia.com

Tim Kesehatan Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII bergerak cepat mengevakuasi seorang warga korban pemukulan dari Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, menuju Manado pada Minggu (25/01/26).

Insiden kekerasan yang menimpa korban tersebut dilaporkan dipicu oleh adanya kesalahpahaman antarwarga di wilayah perbatasan tersebut.

Atas instruksi Dankodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., melalui Kadiskes Kodaeral VIII, langkah darurat segera diambil guna memastikan keselamatan jiwa korban.

​Sebelum diberangkatkan, korban telah mendapatkan penanganan medis awal secara intensif dari tim kesehatan di lokasi kejadian.

Mengingat luka-luka yang diderita memerlukan peralatan yang lebih memadai, diputuskan untuk merujuk korban ke Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado.

Proses pemindahan dilakukan menggunakan kapal penumpang komersial yang menempuh jalur laut dari Kepulauan Talaud dengan pengawasan ketat petugas medis.

Baca Juga:  Kecaman Keras Menghadang Pembangunan Koperasi di Lapangan 'Fasum' Lembeh Selatan

Sinergi antara personel Kodaeral VIII dan otoritas terkait memastikan seluruh tahapan evakuasi berjalan sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

Selama perjalanan laut yang cukup jauh tersebut, kondisi vital korban dilaporkan tetap dalam keadaan stabil.

Tim medis yang mendampingi terus melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi penurunan kondisi kesehatan sebelum tiba di fasilitas kesehatan rujukan pusat.

​Setibanya di Manado, korban langsung dilarikan ke instalasi gawat darurat RS Prof. Dr. R. D. Kandou untuk mendapatkan perawatan spesialis lanjutan.

Langkah sigap dari jajaran Kodaeral VIII ini merupakan bentuk nyata respons cepat TNI AL dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat di wilayah kepulauan terluar. (Kiti)

Berita Terkait

Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses
Didampingi Sekda, Wakil Bupati Aceh Tengah Sidak RSUD Datu Beru
Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka
Nakes Mogok Kerja, Pasien Anak Terpaksa Dirawat di Selasar RSUD Datu Beru
​Personel Polsek KPS Bitung Pererat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan
Arizal Mahdi: Para Pengkritik Kebijakan Pemkab Bireuen Perlu Memahami Mekanisme Pemerintah
Dari Lembaran Kitab Menuju Hadirat Kekasi
Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan  Tewaskan 5 Orang di Aceh Tenggara
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 07:49

Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses

Senin, 26 Januari 2026 - 03:54

Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:15

Nakes Mogok Kerja, Pasien Anak Terpaksa Dirawat di Selasar RSUD Datu Beru

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:37

​Personel Polsek KPS Bitung Pererat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:26

Arizal Mahdi: Para Pengkritik Kebijakan Pemkab Bireuen Perlu Memahami Mekanisme Pemerintah

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:24

Dari Lembaran Kitab Menuju Hadirat Kekasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:16

​Respon Cepat TNI AL, Tim Medis Kodaeral VIII Selamatkan Warga Melonguane Lewat Jalur Laut

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:20

Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan  Tewaskan 5 Orang di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

Kriminal

Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari

Senin, 26 Jan 2026 - 09:25