Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta/Tribuneindonesia.com

PT Jasa Raharja menggelar forum diskusi bertajuk Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi yang mempertemukan para pakar transportasi, akademisi, serta pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta, pada Rabu (11/03/2026) ini menjadi ruang dialog untuk menghimpun

berbagai pandangan strategis terkait keselamatan transportasi dan pengelolaan
mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Hadir dalam diskusi tersebut sejumlah pakar transportasi, di antaranya Ki Darmaningtyas, bersama para akademisi dan perwakilan komunitas transportasi dari
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI). Forum ini juga dihadiri oleh Direktur Utama
Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, serta Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Direktur Utama Jasa Raharja menyampaikan bahwa diskusi bersama para pakar
transportasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan seluruh
pemangku kepentingan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat mudik
Lebaran.
“Dalam pertemuan sore ini kami menerima banyak masukan dari para pakar
transportasi. Banyak hal yang saling bersambut, termasuk penjelasan dari Bapak
Kakorlantas mengenai kesiapan Operasi Ketupat Lebaran. Bagi kami di Jasa Raharja,
momen ini sangat penting karena menyangkut keselamatan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Awaluddin.

Ia menjelaskan, Jasa Raharja telah menyiapkan berbagai langkah operasional dalam
program Siaga Lebaran 2026. Di antaranya melalui mobilisasi sekitar 2.000 personel
di 29 kantor wilayah, 63 cabang, dan 38 kantor pelayanan di seluruh Indonesia, serta penguatan 29 Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat yang terdiri dari lima tim terpusat dan 24 tim yang tersebar di berbagai daerah.

Selain itu, Jasa Raharja juga berkontribusi dalam 25 Pos Pelayanan Terpadu di
sejumlah wilayah strategis jalur mudik, serta memberikan dukungan operasional
melalui 15 hibah tenda taktis untuk mendukung pelayanan selama Operasi Ketupat.
“Kami juga memperkuat sistem monitoring digital melalui integrasi data kecelakaan
secara online dengan rumah sakit, serta menjalankan kegiatan edukasi dan imbauan
keselamatan di sekitar 1.700 titik lokasi. Semua ini dilakukan melalui koordinasi aktif
bersama stakeholder, termasuk dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kata Awaluddin.

Baca Juga:  Albert Zai Pimpin Pembagian Takjil di Depan Aspol Pinokalan

Ia menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh
rangkaian kesiapan mudik. “Harapan kami sederhana: masyarakat berangkat mudik
dengan selamat dan kembali juga dengan selamat. Karena itu, keselamatan bertransportasi harus menjadi prioritas bersama seluruh pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan
apresiasi atas inisiatif Jasa Raharja yang menghadirkan forum diskusi bersama para
pakar transportasi dan akademisi.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut Jasa Raharja yang telah
mengundang kami bersama para pakar transportasi dan akademisi untuk
mendapatkan saran dan masukan. Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan.
Negara hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan momentum
sosial dan spiritual selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan aman,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian skenario pengamanan mudik telah
disiapkan secara kolaboratif oleh berbagai pihak. “Kami siap menjaga masyarakat
yang berangkat mudik hingga sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Sederhana
saja: berangkat selamat, pulang juga selamat. Skenario pengamanan di jalan tol, jalan
arteri, penyeberangan, tempat wisata, hingga tempat ibadah telah dikolaborasikan.
Kata kunci dari Operasi Ketupat adalah keselamatan, kolaborasi, dan sinergitas,” kata
Agus.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ruang bagi para pakar
transportasi untuk memberikan berbagai masukan strategis guna memperkuat
langkah-langkah operasional di lapangan. Dengan sinergi antara pemerintah, aparat,
akademisi, dan para pemangku kepentingan transportasi, diharapkan arus mudik dan
balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 September 2026 - 10:49

TTI Desak LKPP Instruksikan Pengguna Anggaran Lengkapi Data Paket di SiRUP

Senin, 28 September 2026 - 09:24

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi

Senin, 28 September 2026 - 09:02

Bentuk Tim Asesmen Terpadu, BNN Denpasar Tekankan Penindakan Tegas dan Rehabilitasi Humanis

Senin, 28 September 2026 - 08:57

Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21