HMI Ungkap Dugaan Peran Oknum Internal dalam Aksi Mogok Nakes RSUD Datu Beru

- Editor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon–Bener Meriah Afdhalal Gifari (Foto Ist)
Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon–Bener Meriah Afdhalal Gifari (Foto Ist)

Takengon-TribuneIndonesia.com|Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon–Bener Meriah mengecam aksi mogok kerja yang dilakukan tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru, Takengon. Aksi tersebut dinilai berpotensi mengganggu pelayanan publik serta membahayakan keselamatan pasien.

Ketua Umum HMI Cabang Takengon–Bener Meriah, Afdhalal Gifari, menegaskan bahwa mogok kerja di fasilitas layanan kesehatan tidak dapat dibenarkan karena rumah sakit merupakan sektor pelayanan vital yang menyangkut kepentingan kemanusiaan.

“Fasilitas kesehatan adalah garda terdepan pelayanan publik. Ketika pelayanan dihentikan, masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan, terutama pasien yang membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat,” ujar Afdhalal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/1/2026).

Afdhalal menduga aksi mogok tersebut tidak sepenuhnya didasari oleh tuntutan kesejahteraan tenaga kesehatan. Menurutnya, terdapat indikasi kuat adanya kepentingan tertentu dari oknum internal manajemen rumah sakit yang memanfaatkan persoalan hak nakes untuk tujuan lain.

Baca Juga:  Sinergi Forkopimda Minsel Gelorakan Kamtibmas hingga ke Akar Rumput

“Kami menduga ada upaya sistematis dari oknum internal untuk menggoyang posisi pimpinan RSUD dengan menjadikan persoalan hak tenaga kesehatan sebagai alat tekanan. Ini sudah mengarah pada kepentingan politik internal,” katanya.

Lebih lanjut, HMI menilai penghentian layanan kesehatan berpotensi melanggar prinsip dasar pelayanan publik. Di tengah kebutuhan masyarakat yang tinggi serta ketersediaan anggaran, aksi mogok kerja dinilai dapat berdampak serius terhadap keselamatan pasien.

Atas kondisi tersebut, HMI mendesak agar pelayanan kesehatan di RSUD Datu Beru segera dinormalisasi. HMI juga menyatakan siap mengambil langkah lanjutan apabila persoalan ini terus berlarut-larut dan merugikan masyarakat.

“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban konflik internal dan tarik-menarik kepentingan elit. Pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Afdhalal.

Berita Terkait

Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses
Didampingi Sekda, Wakil Bupati Aceh Tengah Sidak RSUD Datu Beru
Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka
Nakes Mogok Kerja, Pasien Anak Terpaksa Dirawat di Selasar RSUD Datu Beru
​Personel Polsek KPS Bitung Pererat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan
Arizal Mahdi: Para Pengkritik Kebijakan Pemkab Bireuen Perlu Memahami Mekanisme Pemerintah
Dari Lembaran Kitab Menuju Hadirat Kekasi
​Respon Cepat TNI AL, Tim Medis Kodaeral VIII Selamatkan Warga Melonguane Lewat Jalur Laut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 07:49

Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses

Senin, 26 Januari 2026 - 03:54

Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:15

Nakes Mogok Kerja, Pasien Anak Terpaksa Dirawat di Selasar RSUD Datu Beru

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:37

​Personel Polsek KPS Bitung Pererat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:26

Arizal Mahdi: Para Pengkritik Kebijakan Pemkab Bireuen Perlu Memahami Mekanisme Pemerintah

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:24

Dari Lembaran Kitab Menuju Hadirat Kekasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:16

​Respon Cepat TNI AL, Tim Medis Kodaeral VIII Selamatkan Warga Melonguane Lewat Jalur Laut

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:20

Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan  Tewaskan 5 Orang di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

Kriminal

Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari

Senin, 26 Jan 2026 - 09:25