Minim Pengawasan, Proyek Paving Blok Dana Banprov di Kampung Kangaluwuk Diduga Menyimpang

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 01:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK|Tribuneindonesia.com 

Proyek pembangunan paving blok di Kampung Kangaluwuk, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, menuai sorotan keras dan diduga kuat sarat penyimpangan. Proyek yang diinformasikan bersumber dari Dana Bantuan Provinsi (Banprov) tahun anggaran 2025 ini dinilai dikerjakan tanpa pengawasan maksimal dari dinas terkait. Jumat (02/01/2026).

Hasil investigasi awak media di lapangan mengungkap fakta mencengangkan. Selain tidak ditemukannya papan informasi proyek sebagai bentuk transparansi publik, kualitas material yang digunakan diduga jauh dari standar teknis. Sejumlah paving blok terlihat pecah dan retak, bahkan lebih parah lagi, kastin paving blok yang seharusnya menggunakan beton justru diganti dengan bata merah.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya pengurangan spesifikasi (mark down kualitas) yang berpotensi merugikan keuangan daerah. Padahal, proyek yang dibiayai dari dana publik seharusnya mengedepankan mutu, ketahanan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran.

Warga setempat mengaku kecewa dan geram. Mereka menilai proyek tersebut terkesan asal jadi dan hanya mengejar pencairan anggaran tanpa memikirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Ini bukan pembangunan, tapi pembodohan. Baru dipasang saja sudah banyak yang pecah,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Baca Juga:  Kades dan Camat Saketi Bungkam, Proyek Paving Block Desa Majau Diduga Sarat Masalah

Sorotan keras juga datang dari Isnen, pemerhati sosial Provinsi Banten. Ia secara tegas menilai lemahnya pengawasan dari dinas teknis sebagai penyebab utama amburadulnya proyek tersebut.

“Ini bukan kesalahan teknis biasa, tapi indikasi pembiaran. Dinas terkait seharusnya tidak tutup mata. Jika proyek Banprov dikerjakan seperti ini, patut diduga ada pelanggaran serius,” tegas Isnen.

Isnen mendesak Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat, hingga aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan audit menyeluruh, baik secara teknis maupun administrasi. Ia menilai jika dugaan ini dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi pengelolaan dana bantuan pemerintah di Kabupaten Lebak.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Desa Mekarjaya maupun dinas terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap bungkam ini justru semakin memperkuat dugaan publik adanya persoalan serius dalam pelaksanaan proyek paving blok di Kampung Kangaluwuk.”(Tim/red)

Berita Terkait

Karhutla Meluas Hingga Pesisir Girian Bawah, Puluhan Petugas Damkar Bitung Berjibaku Amankan Pemukiman
Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla
Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku
Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:56

PKKMB Universitas Bhayangkara Jakarta Raya TA 2026/2027 Resmi Dibuka, Sambut 1.869 Mahasiswa Baru  

Rabu, 9 September 2026 - 07:25

MENTERI SOSIAL RI TEGASKAN PERCEPATAN PENYALURAN JADUP BAGI KELUARGA TERDAMPAK BENCANA DI BIREUEN

Rabu, 9 September 2026 - 06:08

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 05:52

NERAKA BAGI BANDAR! Polres Aceh Tenggara Musnahkan Gunung Sabu dan 28 Bal Ganja, Perang Total Dimulai!

Rabu, 9 September 2026 - 04:59

Siapa Berhak Menentukan OAP di Raja Ampat? Carles Imbir: Kembalikan kepada Marga dan Suku

Selasa, 8 September 2026 - 23:27

Knalpot Brong Bikin Resah, Polres Aceh Tenggara Siap Tindak Pengendara Pembandel

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Berita Terbaru

Walikota Bitung, Hengky Honandar S.E., saat menghadiri kegiatan Upacara Penutupan Pendidikan Pertam Tamtama Infanteri TNI AD Gel. II TA. 2026. (Ft. talia)
‎

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sinergi Pemkot Bitung dan TNI: 326 Tamtama Remaja Rindam XIII/Merdeka Resmi Dilantik

Rabu, 9 Sep 2026 - 06:38

Headline news

Wabup Ismail Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 06:08