Sahuti Permohonan Waled Nu Samalanga, HRD dan Kementerian PU Tinjau Abrasi Krueng Batee Iliek

- Editor

Jumat, 14 November 2025 - 13:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H Ruslan M Daud bersama pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, meninjau abrasi Krueng (Sungai) Batee Iliek Samalanga, Bireuen, Jumat (14/11/2025).

Abrasi sungai tersebut terjadi persis kawasan komplek Dayah Ummul Ayman Pimpinan Tgk H Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu, di Desa Mideun Jok dan di komplek Dayah Mudi Mesjid Raya (Mudi Mesra) 2 Pimpinan Abu Syech H Hasanoel Basary (Abu Mudi), di Gampong Putoh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Ketika HRD bersama pejabat dari Kementerian PU serta rombongan meninjau abrasi sungai di belakang Dayah Ummul Ayman, langsung ditemani oleh Waled Nu sendiri.

Sedangkan saat meninjau Abrasi Sungai di Komplek Dayah Mudi 2, HRD bersama Kabalai Wilayah Sungai Sumatera 1 Banda Aceh dan rombongan, turut didampingi Abi di Mudi yang juga putra Abu Mudi Samalanga.

“Alhamdulillah atas permohonan Ulama Kharismatik Aceh, Waled Nu Samalanga, hari ini kami bersama pejabat dari Kementerian PU dibawah Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 Banda Aceh, turun langsung ke lokasi untuk meninjau abrasi sungai tersebut,” ujar H Ruslan Daud yang akrab disapa HRD.

Disebutkan HRD, hasil peninjauan langsung ke lapangan, abrasi sungai di dua lokasi tersebut kondisinya cukup parah dan sangat memprihatinkan.

Betapa tidak, jika tidak segera ditangani, akan mengancam keselamatan para santri di dua Dayah tersebut, maupun warga sekitar. Karena bangunan yang berada di pinggir sungai juga terancam ambruk jika tidak segera ditangani.

“Abrasi sungai ini harus segera ditangani secara serius, apalagi di Dayah Ummul Ayman dan Dayah Mudi 2, terdapat ribuan santri yang sedang menuntut ilmu agama, negara wajib hadir untuk menyelamatkan anak-anak bangsa,” pinta HRD.

Menyahuti keluhan Ulama Kharismatik Aceh, para santri dan masyarakat setempat, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 Banda Aceh, Asyari MT mengatakan, pihaknya akan segera menanganinya.

“Tentunya butuh proses dan waktu, agar abrasi sungai di dua kawasan tersebut dapat segera diatasi, insyaAllah dalam waktu dekat segera kami tidaklanjuti,” kata Asyari.

Baca Juga:  6 Dari Galian Pondasi Pembangunan Tower XL zona Lawe Sikap Agara Mulai peletakan Batu Pertama

Sementara itu, Waled Nu mengucapkan ribuan terima kasih atas kepedulian HRD dan tim dari Kementerian PU, yang telah menyahuti permohonannya dan telah turun langsung ke lokasi serta berharap harapannya bisa segera terwujud.

“Alhamdulillah atas izin Allah, kita harapkan abrasi sungai yang terjadi di kawasan komplek Dayah kami dapat segera teratasi, terima kasih HRD dan tim dari Kementerian PU, kita doakan semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” ucap Waled Nu.

Tinjau Bendung Krueng Batee Iliek

Dalam kesempatan yang sama, HRD bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 Banda Aceh, didampingi Waled Nu dan rombongan, juga ikut meninjau Bendungan Krueng Batee Iliek.

HRD dan Waled Nu serta masyarakat setempat, juga berharap agar di bendungan tersebut, dapat dibangun tempat penampungan air, sehingga manfaatnya bukan hanya untuk mengairi air ke sawah, tetapi dapat diolah untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak, khususnya masyarakat di Kecamatan Samalanga dan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen serta sebagian bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya.

“Kita berharap Kementerian PU juga dapat membangun tempat penampungan air di Bendungan Krueng Batee Iliek ini, agar airnya dapat diolah untuk dikonsumsi oleh masyarakat, bukan hanya untuk mengairi air ke sawah,” harap Waled Nu.

Menyahuti permintaan HRD, Waled Nu dan masyarakat setempat, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 Banda Aceh, Asyari MT menambahkan, pihaknya akan melakukan kajian tekhnis terlebih dahulu.

“Untuk mengembangkan Bendungan Krueng Batee Iliek ini dapat berfungsi untuk air bersih guna dapat dikonsumsi masyarakat, kita butuh studi kelayakan atau analisis yang mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mengidentifikasi berbagai masalah, kendala dan manfaatnya ke depan, tentunya kita juga butuh dukungan Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi, seperti Detail Engineering Design (DED) dan dokumen lainnya, sehingga diketahui apa saja kebutuhannya dan berapa anggaran yang dibutuhkan,” sebut Asyari. (*)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Jumat, 25 September 2026 - 15:04

Arief Martha Rahadyan Apresiasi Pesan Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko: Pengabdian Harus Selalu Dekat dengan Rakyat

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 03:53

82 Titik Sumur Bor dan Instalasi Air Bersih Bhayangkari Peduli di Aceh Diresmikan

Jumat, 25 September 2026 - 02:37

Kawal Penyampaian Aspirasi Serikat Petani, Polres Aceh Timur Berikan Pelayanan Humanis

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 24 September 2026 - 11:16

Diduga Cabuli Anak di Rumah Makan, Pria Paruh Baya di Bitung Ditangkap Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 07:50

Ketua Umum Bhayangkari Resmikan Secara Daring Bantuan Fasilitas Air Bersih Di Gampong Cot Ara Kuta Blang 

Berita Terbaru