Semarak MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya: 73 Stand Bazar Resmi Beroperasi, Gairahkan Ekonomi Rakyat

- Editor

Sabtu, 1 November 2025 - 06:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya|Tribuneindonesia.com

Meureudu-Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 di Kabupaten Pidie Jaya tidak hanya menghadirkan suasana religius di arena perlombaan, tetapi juga menggairahkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui hadirnya puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Pidie Jaya, tercatat sebanyak 73 stand bazar, 12 wahana permainan, 51 lapak pedagang kaki lima (PKL), 15 pedagang asongan, serta 16 unit mobil kopi ikut meramaikan kawasan MTQ. Secara keseluruhan, terdapat 167 unit usaha yang aktif beroperasi selama pelaksanaan even akbar tersebut.

Dari total jumlah tersebut, sekitar 30 persen atau 22 stand diisi oleh pedagang dari luar Kabupaten Pidie Jaya, sedangkan 70 persen atau 51 stand merupakan pelaku usaha lokal. Keberagaman ini memberikan warna tersendiri bagi pengunjung sekaligus meningkatkan dinamika ekonomi di daerah tuan rumah.

Kepala Disperindagkop Pidie Jaya, Dahlan, SE, menjelaskan bahwa keikutsertaan pedagang dari luar daerah merupakan hal yang lumrah dalam event besar berskala provinsi seperti MTQ.

Kita tetap memberikan prioritas bagi pelaku UMKM lokal, namun juga membuka ruang bagi pedagang luar daerah agar suasana lebih beragam dan perputaran ekonomi semakin meningkat,” ujarnya.

Baca Juga:  Diduga Kapolsek Pagar Merbau,mem backup usaha pasar malam diatas lahan eks HGU,dalam proses pengajuan oleh keluarga Alm H.ahmad Noor

Selain bazar kuliner dan aneka produk kerajinan, pengunjung juga disuguhi berbagai wahana permainan rakyat yang tersebar di sekitar arena utama MTQ. Para pedagang kaki lima dan asongan pun turut memanfaatkan momentum ini untuk menambah penghasilan keluarga, sementara stand-stand kuliner menghadirkan berbagai cita rasa khas daerah.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya di bawah kepemimpinan Bupati H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME. dan Wakil Bupati Hasan Basri, ST., MM. melalui jajaran Disperindagkop Pidie Jaya, terus mendorong agar kegiatan MTQ ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga mendatangkan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat.

Kami berharap MTQ ke-37 ini membawa keberkahan dari sisi spiritual sekaligus menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi rakyat Pidie Jaya,” tambah Dahlan.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi lokal, MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya menjadi bukti nyata bahwa kegiatan keagamaan juga dapat menjadi sarana penggerak ekonomi masyarakat secara luas.

Berita Terkait

​Kinerja Buruk, Pemkot Bitung Siap Copot Kepala Lingkungan Sewaktu-waktu
GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*
Aktivis Simeulue Minta Gubernur Aceh Rekomendasikan Panglima Age Pimpin PT PEMA
Soal 10 Tiang Listrik di Gresik Tumbang Hingga Lukai Warga dan Rusak Mobil, GM PLN UID Jatim Bungkam
Jejak Dugaan Makanan Busuk di Dapur MBG Sena, Surat GRPK Mengarah ke Badan Gizi Nasional
SIMEULUE BERSINAR “DIMULAI DARI SINI, GUNTING PITA TANDA POSKO ULT P4GN RESMI DIBUKA BUPATI MONAS
​Resmikan Hajatan FIFGROUP Bitung, Brastha Setya Riyantanto Serahkan Bantuan untuk Panti Asuhan
RSUD SIMEULUE MILIKI 8 DOKTER MAGANG DAN BAKTI UNTUK DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:06

Menghargai Guru: Kunci Mutlak Lahirnya Generasi Emas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:32

Kerusakan Moral Generasi dan Bahaya Demi Mengejar Ketenaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:29

Keadilan yang Tak Kunjung Tiba: Di Balik Seruan Kedaulatan Papua dan Maluku

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:45

Keadilan yang Tertunda: Negara Wajib Hadir Membawa Kesejahteraan Bagi Seluruh Daerah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:21

Wanita Cerdas Mengelola Keuangan, Wanita yang Tak Mau Belajar Tetap Berjalan di Tempat

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:10

beranilah negaraku: berikan hak kedaulatan, hentikan perang sia-sia, bangun persaudaraan setara

Berita Terbaru