Tgk Ismayadi : HRD Sudah Banyak Berbuat, Abi Fadhli “Pantun” Tak Bermutu

- Editor

Jumat, 24 Oktober 2025 - 03:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Anggota DPRK Bireuen, Tgk Ismayadi menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap kiprah H. Ruslan M. Daud (HRD) yang dinilai konsisten membangun Bireuen sejak menjabat sebagai bupati hingga kini menjadi Anggota DPR RI dua periode.

Mereka menilai HRD, Anggota Komisi V DPR RI adalah tokoh yang meninggalkan jejak pembangunan nyata, terutama dalam program pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur desa, serta peletakan fondasi pengelolaan dana desa yang menjadi tulang punggung kemajuan gampong di seluruh wilayah Bireuen.

Menurut Tgk Ismayadi, sosok HRD adalah contoh pemimpin yang memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan rakyat. Kini, melalui posisinya di Komisi V DPR RI, HRD terus memperjuangkan berbagai proyek strategis untuk Aceh, seperti pembangunan jalan, jembatan penghubung antar wilayah, serta peningkatan akses transportasi yang memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, HRD juga gencar mendorong program peningkatan ketahanan pangan, pemberdayaan petani, dan penguatan ekonomi berbasis desa agar masyarakat Bireuen mampu berdiri di atas kaki sendiri.

Baca Juga:  CV. RIDHA PO JAYA BELUM MENYELESAIAN TEMUAN BPK-RI PERWAKILAN ACEH DI SIMEULUE TA.2023

Ia menilai bahwa tudingan-tudingan yang beredar belakangan terhadap HRD hanyalah bentuk distorsi fakta yang tidak produktif bagi kepentingan daerah.

“Jangan hanya bicara untuk menyenangkan atasan, tapi lihat dulu apa yang sudah dilakukan. HRD bukan sosok yang baru muncul saat pemilu — beliau sudah berbuat sejak lama, bahkan sebelum banyak orang lain bicara tentang pembangunan,” ujar salah satu anggota DPRK dengan tegas.

Terakhir Tgk Ismayadi berharap semua pihak, termasuk anggota DPRK Fadhli yang kerap menentang kritikan dan saran masukan HRD terhadap Pemkab Bireuen agar tidak memperuncing keadaan dengan pernyataan yang menimbulkan kegaduhan publik. Bireuen butuh kesejukan politik dan kerja sama nyata antara semua pemangku kepentingan.

“Sudahi adu kata di media, mari bersatu untuk membangun Bireuen. Kritik boleh, tapi harus disertai solusi dan niat tulus untuk kemajuan daerah, bukan sekadar mencari sorotan,” tutup Ismayadi (*)

Berita Terkait

Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli
Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok
Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado
Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah
Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa
Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa
Satrol Kodaeral VIII Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Bitung
Kapolda Aceh Diminta Usut Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Agara
Berita ini 274 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:55

Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli

Kamis, 12 Februari 2026 - 05:30

Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:59

Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:41

Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:18

Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:36

Satrol Kodaeral VIII Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Bitung

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:50

Kapolda Aceh Diminta Usut Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Agara

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:24

​Cegah Human Trafficking, Tim Resmob Polda Sulut Amankan Tiga Warga Bitung di Bandara

Berita Terbaru