*Catatan Singkat Perjuangan Alm. Drs. Mohd. Amin Bupati Perdana Kabupaten Simeulue Bersama kawan-kawan Seperjuangan nya*

- Editor

Selasa, 7 Oktober 2025 - 17:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.42916667, 0.42916667); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 53.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.42916667, 0.42916667); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 53.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Penyerahan Cinderamata dari Bupati perdana ke Mentri dalam negriĀ 

SinabangTribune Indonesia.com
Memperjelas sejarah perjuangan peningkatan status wilayah simeulue menjadi Kabupaten bagi yang tidak mengetahui janganlah di anggap hanya sebagai
” Durian Runtuh”

Latar belakang penyusunan :
Sejarah Wilayah simeulue menjadi Kabupaten Administratif dengan PP No 53 tahun 1996 dan menjadi Kabupaten Dati II Otonom dengan undang- undang No 48 tahun 1999, nampak nya sudah terlupakan Oleh para elit politik masa kini , maka untuk mengingatkan kembali kiranya perlu kami angkat cacatan singkat sebagai berikut :
1. Kongres Rakyat Simeulue tahun 1957 di Luan balu adalah titik awal mencetuskan cita -cita rakyat simeulue agar wilayahnya menjadi Kabupaten
2.Pembentukan Yayasan Masyarakat Simeulue (yapemsi) di tahun 1980 bertujuan antara lain:
– Untuk mewadahi potensi masyarakat simeulue
-Membantu mempersiapkan kesiapan wilayah simeulue menjadi Kabupaten dengan berusaha membangun sarana -sarana yang dibutuhkan
– setelah bekiprah sekian tahun lamanya dan beberapa kali penggantian pengurus baru memulai membangun sebuah gedung Musyawarah,tahap I lebih kurang 15 %
-Kemudian timbul berbagai masalah sehingga tidak dapat diharapkan lagi berkiprah dengan baik , maka terpaksa di bekukan oleh Bupati Aceh Barat Drs. Teuku Rosman .
3. Secara politis telah mendapat dukungan DPRD Kabupaten Aceh Barat No 3 tahun 1990 dan DPRD provinsi daerah istimewa Aceh No 1 tahun 1991
4.sejak kami Mohd Amin dilantik sebagai pembantu Bupati Aceh Barat wilayah simeulue menggantikan Drs.H. Adriman Kimat , tanggal 14 April 1995 oleh bupati Aceh Barat Drs. H.Teuku Rosman , kami ( Mohd.Amin) mengambil inisiatif untuk memperjuangkan kembali upaya peningkatan status wilayah simeulue menjadi kabupaten ( catatan perjuangan kami uraikan bagian berikut)

Bulan Mai s/d Desember 1995 Mohd Amin mencari berbagai pihak agar memberi bantuan dalam membenahi sarana lingkungan komplek pemerintah yang sangat memprihatinkan dan juga mencari kemudahan dana dan perjuangan serta dukungan lain nya untuk mengujudkan simeulue menjadi Kabupaten antara lain diperoleh harapan sebagai berikut :

1, Sdr .Mohd . Daudsyah , pengusaha rotan putra simeulue membantu membenahi renopasi pendopo dan membuat pagar pendopo dan kantor pembantu Bupati wilayah simeulue.
2. Sdr. Nurdin Harahap , direktur CV. Bahari Medan membantu pinjaman dana dalam kebutuhan perjalanan dan akomodasi urusan pendekatan kedepdagri selama masa awal perjuangan
3 Himas jakarta , memberikan semangat dan kemudahan apabila ada urusan di jakarta
4. Himas Banda Aceh , mendukung semangat perjuangan dan menyumbang Rp.1.000.000
5. Haji Darwis ,pengusaha di Medan menyatakan bersedia mendukung dana yang dibutuhkan dalam masa perjuangan ,setelah mendapat rekom dari bapak Faisal tamin dirjen bangda dedagri setelah beberapa kali disalurkan mencapai jumlah Rp. 275. 000.000
6. PT. Flamboyan dan PT Kruing sakti ,yang membantu pinjaman alat – alat berat pada saat diperlukan
7. Mawardi direktur CV idola ,meulaboh membantu membenahi komplek perkantoran melalui anggaran
8. H. Rosmawi Dimar ,sejak awal pembangunan tahap II gedung yapemsi sudah menyumbang Rp.1.000.000 dan seterusnya menawarkan jasanya pada pekerjaan finishing mendahului anggaran
9. Seluruh Camat dalam wilayah simeulue memberi dukungan berperan aktif dalam kepanitiaan dan berbagai kegiatan lainnya.

Setelah gambaran dari para donatur tersebut diatas kami (Mohd.Amin) memberanikan diri membenahi lingkungan pendopo dan perkantoran mendahului anggaran dengan sasaran yang sangat mendesak diperlukan antara lain sebagai berikut :
1. Penimbunan tawa -rawa dengan lapisan tanah ,pasir, batu yang dipadatkan
2. Renovasi pendopo dan kantor pembantu Bupati
3. Rumah panggung untuk perluasan kantor dan ruang rapat
4. Perluasan pendopo dan ruang makan
5. Mushallah pendopo
6. Mushalla kantor
7. Rumah pembantu pendopo
8. Taman pendopo
9. Dinding beton skat Halam pendopo
10. Membangun Area tempat Peresmian Kabupaten

Dan selanjutnya Mohd. Amin tanggal 6 mai 1996 hari Minggu berangkat kejakarta bersama Sdr.Mahrudin Hadir BBA membawa 50 exempler
Buku data mutahir yang telah disiapkan untuk dibagikan kepada Anggota DPRI asal Aceh Komisi II dan tanggal
7 mai 1996 menjumapai Bapak Malik Ridwan Badai .SH di hotel Indonesia
Pada tanggal 8 Mai 1996 menghadap dirjen PUOD Prof.DR. Sumitro dipandu oleh bapak Malik Ridwan Badai .SH.

Singkat cerita hasil perjuangan Drs. Mohd. Amin dengan kawan – kawan serta donator saat itu membuahkan hasil , tepatnya pada ” hari Jumat jam 09.00 digelarkanlah Peresmian Kabupaten Simeulue berdasarkan peraturan pemerintah (PP) No 53 tahun 1996 di gedung DPRD pada Propinsi Daerah Istimewa Aceh ditandai dengan pidato Mentri Dalam Negri Mohd. Yogie.S. Memet atas nama Presiden Republik Indonesia serta menanda tangani batu prasasti pada tanggal 27 September 1996.

Hal lain Dihalaman Depan Gedung DPRD Provinsi Istimewa Aceh Terlihat 48 Karangan Bunga Ucapan Selamat’ dari berbagai fihak terpasang dan tersusun rapi dengan berbagi macam warna dan tulisan yang menarik (*)

Baca Juga:  HRD : Mendagri Wajib Kembalikan 4 Pulau Milik Aceh

Berita Terkait

Data Korban Pascabencana di Bireuen Jangan Pilih Kasih
Polsek Matuari Pastikan Keamanan Ibadah Tarawih di Wilayah Bitung
HRD Bincang Khusus dengan Menteri PU untuk Mempercepat Rehab Rekon Pascabanjir dan Longsor di Aceh
Menguji Masa Depan KPK: Ketika Nama Patar Sihotang Masuk Pusaran Harapan Antikorupsi
Pertarungan Baru Lawan Korupsi: Bisakah Patar Sihotang Menghidupkan Kembali Taring KPK?
Warga Aceh Berpuasa di Kemah Bantuan
Atlet Dunia dan Jalan Mulus Jadi Fokus Utama Pemkab Blitar – Paparan Wabup Bek
Reses DPRA Sentuh Akar Persoalan Pendidikan, Ali Basrah Serap Aspirasi Kepala Sekolah di Aceh Tenggara
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:39

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Rehab Rumah Warga di Desa Jeumpa Sikureng.

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:37

Setetes Air, Sejuta Manfaat:* TMMD Ke-127 Bangun Ketahanan Hidup Masyarakat.

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:54

Rotasi Besar di Polrestabes Medan, 31 Perwira Diganti untuk Perkuat Lini Depan Pelayanan Publik

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:28

Bhayangkari Hadir dengan Hati, Menguatkan Asa di Rumah Jompo Sei Putih

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:17

Hari Kedua Dianmas STIK Angkatan 83, Mahasiswa Laksanakan Orientasi dan Pemetaan Penanganan Bencana di Polres Bireuen

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:30

Cahaya Isra Mikraj di Batang Kuis Kapolsek AKP Salija Ajak Pemuda Tumbuhkan Generasi Beriman

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:33

Kapolres Gelar Temu Ramah meriahkan Ultah Pers Nasional Aceh Tenggara

Senin, 9 Februari 2026 - 14:10

Dukung Pemulihan Pascabencana 249 Mahasiswa STIK Laksanakan Dianmas di Aceh

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bangunan Liar Kebal Hukum di Pagar Merbau

Sabtu, 21 Feb 2026 - 13:32

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bupati Deli Serdang Resmikan Kantor Damkar Baru di Lubuk Pakam, Armada Ditambah Dua Unit

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:46

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x