Sibolangit Disiapkan Jadi Sentra Cabai dan Wisata Baru Deli Serdang

- Editor

Kamis, 25 September 2025 - 15:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com-
Kecamatan Sibolangit yang dikenal kaya sumber daya alam kini diproyeksikan menjadi sentra pertanian cabai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang mencanangkan program khusus ini dengan dukungan anggaran yang disinergikan antara pemerintah kabupaten dan desa.

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, menegaskan komitmen tersebut saat menghadiri Pesta Budaya dan Buah Hari Jadi ke-245 Desa Sibolangit di Jambur Perjuangan, Kamis (25/9/2025). “Saya minta Kadis Pertanian segera membuat roadmap agar Sibolangit benar-benar menjadi sentra cabai. Semua pihak harus bergerak bersama menanam cabai secara masif di kawasan ini,” kata Asri Ludin.

Pencanangan ditandai dengan penanaman bibit cabai di lahan seluas 1.200 meter persegi atau sekitar tiga rantai. Bupati optimistis pada awal Januari 2026 sudah bisa dilakukan panen perdana. “Ini baru tiga rantai. Di akhir tahun nanti, kita akan lihat 10 hektare cabai tumbuh di sini,” ujarnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Deli Serdang menekan inflasi akibat harga cabai yang kerap melambung, sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.

Selain sektor pertanian, Bupati menyoroti pentingnya pengembangan wisata alam di Sibolangit dan Biru-biru. Mulai 2026, Pemkab akan mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan infrastruktur pendukung wisata di dua kecamatan tersebut.

Baca Juga:  Gelar Rakor Bersama Muspika Kecamatan Batang Kuis Di Aula Kantor Desa Tumpatan Nibung

Menurut Asri Ludin, Sibolangit memiliki potensi luar biasa dengan jurang dan air terjun yang tidak kalah indah dibanding destinasi internasional. “Orang jauh-jauh ke Amerika melihat Niagara, padahal kita punya air terjun yang tak kalah cantik. Sayangnya, potensi ini belum tergarap maksimal,” ujarnya.

Namun, ia menekankan perlunya perubahan budaya masyarakat agar lebih ramah terhadap wisatawan. Praktik pungutan liar (pungli), katanya, hanya akan membuat turis enggan kembali. Karena itu, pengelolaan wisata diarahkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Kalau wisata sudah dikelola BUMDes, tidak boleh ada kutipan liar. Pola usaha harus mengutamakan manfaat bagi anggota dulu, baru pengurus,” jelasnya.

Ke depan, Pemkab Deli Serdang juga mendorong Sibolangit memiliki pusat penjualan hasil bumi khas seperti cabai, salak, durian, langsat, dan manggis. Produk-produk lokal itu diharapkan menjadi identitas sekaligus kebanggaan daerah.

“Asal semua pihak bergerak bersama, saya optimistis dalam satu-dua tahun ke depan Sibolangit akan benar-benar berubah. Jangan sampai produk luar lebih ditonjolkan. Kita harus bangga dengan hasil daerah sendiri,” pungkas Bupati.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Revolusi Pendidikan Deli Serdang Dimulai, Bupati Tegaskan Integritas Guru Lebih Penting dari Fasilitas
Dari rumah usman, gebrakan bersih-bersih kawasan kumuh lubuk pakam dimulai
Aspirasi Siswa Terwujud, Bupati Deli Serdang Resmikan Pembangunan Mushola dan Kantin Sehat di SDN 104240 Wonosari
Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Deli Serdang Bidik Kembali Opini WTP
Integritas Tanpa Tawar, Bupati Deli Serdang Bersihkan Praktik Proyek dan Pungli
Kualanamu Sukses Layani Lebaran 2026, Trafik Meningkat
Ridwan Hisjam: Menjaga Nurani di Tengah Godaan Politik Uang
562 Jemaah Deli Serdang Siap Tunaikan Haji
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:51

Peta Tubuh di Telapak Kaki Antara Mitos, Terapi, dan Fakta Medis

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:00

“Wak Labu ! Raja Licik yang Paling Pintar… Mengelabui Rakyat Sendiri”

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:17

TTI Mendesak Kajari Aceh Besar Usut Kasus THR dan Gaji ke 13 Guru di Kabupaten Aceh Besar sejumlah Rp.17,44 Milyar.

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:26

Program Makan Bergizi Gratis: Investasi Masa Depan atau Sekadar Proyek Populis?

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:15

Bhayangkara di Garis Pengabdian: Menjaga Negeri tak kenal waktu

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21

Agama Menguatkan Bhayangkara

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:28

Syariat Islam di Kota Langsa Kian Melemah: Ketika Dinas Syariat Hanya Menerima Laporan Tanpa Kewenangan Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:55

Kecebur Fantasi di Kolam! Udin Dipukul Mimpi, Amat Kena Tampar

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka

Selasa, 31 Mar 2026 - 10:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x