Kampus di Bali Dukung Kelompok Subur Jaya Tingkatkan Produksi Kompos Berkualitas

- Editor

Minggu, 27 Juli 2025 - 15:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan | TribuneIndonesia.com

Dua perguruan tinggi di Bali, Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas Denpasar) dan Universitas Panji Sakti Singaraja (Unipas Singaraja), berkolaborasi membantu Kelompok Subur Jaya di Desa Senganan, Tabanan, melalui program pengabdian kepada masyarakat.

Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas, kualitas, serta manajemen usaha kelompok yang fokus pada pengelolaan sampah menjadi kompos.

Dalam era perubahan iklim seperti saat ini, penggunaan bahan organik menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung keberlanjutan pertanian dan menjaga kesehatan lingkungan.

Kompos organik tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah secara alami, tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berdampak pada penurunan kualitas lahan dalam jangka panjang.

Tim pengabdian terdiri dari tim dosen yaitu I Gusti Ngurah Made Wiratama, S.Pd., M.Si., Ni Nyoman Ari Novarini, S.E., M.M., dan Putu Shantiawan Prabawa, S.P., M.P., sedangkan tim mahasiswa yaitu Ida Ayu Anggara Sri Anjani, I Gede Bagus Abimanyu Jaya Putra, dan Ni Komang Ayu Rista Anjani, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di luar kampus.

Ketua tim pengabdian, I Gusti Ngurah Made Wiratama, S.Pd., M.Si. dari Program Studi Teknik Lingkungan Unmas Denpasar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar Kelompok Subur Jaya dapat memproduksi kompos dengan kualitas yang lebih baik, serta memiliki strategi pemasaran yang efektif.

Kegiatan meliputi sosialisasi pentingnya penggunaan bahan organik untuk pertanian, pengujian kualitas kompos yang diaplikasikan pada tanaman seperti bunga gumitir dan sawi, serta pendampingan manajemen usaha.
Di bidang manajemen, tim juga memberikan pelatihan pemanfaatan media sosial untuk promosi produk, pembukuan usaha, hingga pendampingan pendaftaran hak merek agar produk memiliki legalitas resmi.

Baca Juga:  Polemik Selesai, Siswa SMP Negeri 2 Galang Kembali Belajar

Dengan demikian, kelompok diharapkan mampu bersaing di pasar pupuk organik yang semakin berkembang.

“Harapan kami, bantuan peralatan dan pendampingan ini dapat dimanfaatkan dengan baik agar produksi kompos dari Kelompok Subur Jaya semakin berkualitas dan dapat membantu petani beralih ke produk yang ramah lingkungan. Ini juga menjadi kontribusi nyata kami dalam mendukung ketahanan iklim,” ujar I Gusti Ngurah Made Wiratama. Pada minggu (27/7/2025).

Ketua Kelompok Subur Jaya, I Nyoman Reda Adnyana, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kampus dan tim pengabdian. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami yang selama ini masih terkendala pada kualitas dan pemasaran pupuk. Kami berharap dengan pendampingan ini, produksi dan penjualan kami semakin meningkat, sehingga bisa mendukung pertanian organik yang ramah lingkungan di desa kami,” ujarnya.

Kegiatan ini didukung oleh pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui dana tahun anggaran 2025 dan dilaksanakan sejak Juni hingga Desember 2025 mendatang.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Kelompok Subur Jaya dapat tumbuh menjadi percontohan pengelolaan sampah organik yang produktif, memiliki produk berkualitas, legalitas yang jelas, serta mampu memasarkan produknya secara lebih luas.

Selain itu, diharapkan program ini dapat memicu kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan produk organik untuk menjaga kualitas tanah, air, dan mendukung pertanian berkelanjutan demi masa depan lingkungan yang lebih baik.(red)

Berita Terkait

Membanggakan! 9 Siswa SMA Negeri Unggul Aceh Timur Lulus Program Bina Talenta Indonesia 2026, 4 Siswi Tempah Diri di Politeknik Manufaktur Bandung
PIB College Sambut Mahasiswa dari Berbagai Negara di Summer Course 2026
Baitul Mall Simeulue Dan STAIN Meulaboh Jalin Kerja Sama Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Bagi Siswa Asal Simeulue
Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Peraga Busana Kekinian , Rebut Piala Ibu Bupati Tabanan
PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN
Revitalisasi SD Negeri Muara Situlen Rp913 Juta: Proyek Pemulihan atau Sekadar Tambal Sulam
Makin Dekat Kenakan Bintang Perwira, 11 Calon Taruna-Taruni Akpol Aceh Raih Hasil Gemilang
BAMA Hadir di Bali, Perkuat Koneksi Pendidikan dan Karir Indonesia–Tiongkok
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 05:06

Babinsa Posramil Kuala Gelar Komsos Bahas Program Kampung Nelayan Bersama Warga

Senin, 6 Juli 2026 - 05:01

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Anjangsana, Bahas Hasil Kebun Pisang Bersama Warga.

Senin, 6 Juli 2026 - 04:58

Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Prajurit, Kodim 0111/Bireuen Gelar Upacara Bendera Mingguan

Senin, 6 Juli 2026 - 01:59

Festival Budaya RAKSAKA FEST II 2026 Sukses Digelar, Polsek Kuta Selatan Pastikan Situasi Kondusif

Senin, 6 Juli 2026 - 00:38

Dandim 1616/Gianyar Dampingi Mendagri RI dalam Agenda Nasional di Sukawati

Minggu, 5 Juli 2026 - 05:54

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sekolah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:41

Babinsa Posramil Peusangan Siblah Krueng Himbau Pemuda Jauhi Judi Online

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:27

Satlantas Polres Bireuen,Tertibkan Antrian Mobil Isi BBM di SPBU Cot Gapu

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

2.088 Mahasiswa Unimed Mulai Pengabdian di 51 Desa

Senin, 6 Jul 2026 - 06:57

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x