Heboh! Nestlé Bawa Milo Masuk SD 104230 di Batang Kuis Tanpa Izin Resmi, Orang Tua Murid Protes..!!

- Editor

Selasa, 29 April 2025 - 07:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

 

Batang Kuis I Tribuneindonesia.com Kegiatan bertajuk “Seminar Gizi dan Kesehatan” yang digelar PT. Nestlé Indonesia melalui produk Milo di sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Batang Kuis, Sumatera Utara, menuai polemik tajam.

Pasalnya, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sekitar 11.15 WIB itu ternyata tidak mengantongi izin dari Dinas Pendidikan maupun Dinas Kesehatan setempat. Hal ini diakui langsung oleh pihak Milo saat dikonfirmasi awak media di lokasi.

oplus_0

Ironisnya, kepala sekolah SD Negeri 104230 Jonsen Efendi Rambe yang disebut telah memberi izin kepada pihak Milo, saat hendak dikonfirmasi, tidak berada di tempat. Kondisi ini makin memicu kecurigaan banyak pihak, terlebih setelah sejumlah orang tua murid melayangkan protes keras.

“Ini bukan seminar gizi, tapi jualan susu Milo! Akibatnya anak-anak malah terganggu pelajaran mereka,” ujar salah seorang orang tua murid yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  SDN 101868 Desa Sena, Pilar Pendidikan Karakter dan Prestasi Menuju Generasi Emas Indonesia

Kericuhan sempat pecah antara panitia Milo dengan awak media. Pihak Milo bahkan mengaku keberatan atas kehadiran wartawan dan disebut-sebut berusaha menyuap wartawan dengan produk Milo untuk meredam pemberitaan.

oplus_0

Praktik seperti ini memicu kecaman luas. Banyak pihak menilai, membawa kegiatan komersial ke dalam lingkungan pendidikan tanpa izin resmi merupakan pelanggaran serius terhadap dunia pendidikan yang seharusnya steril dari kepentingan bisnis.

Sejumlah LSM dan pemerhati pendidikan menyerukan agar Dinas Pendidikan Kabupaten segera melakukan investigasi mendalam terhadap insiden ini.

“Ini jelas pelanggaran. Sekolah harusnya fokus pada pendidikan, bukan jadi ladang promosi produk. Apalagi tanpa izin!” tegas seorang aktivis pendidikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Nestlé Indonesia belum memberikan klarifikasi resmi. Masyarakat pun mendesak agar pihak berwenang mengambil tindakan tegas demi menjaga integritas dunia pendidikan dari praktik-praktik komersial semacam ini.(ilham)

Berita Terkait

Dari Calang ke Panggung Nasional: Jejak Rijalul Maula di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026
SMP Negeri 4 Kutacane Fokus Bangun Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Kasubbag Keuangan Disdikbud Aceh Tenggara Bantah Tuduhan Setoran Dana BOS, LSM PPKMA Tegaskan Informasi Viral Tidak Benar
Sekolah di rehapab, harapan anak Deli Serdang bangkit
Gelar Doktor Tri Firdaus Akbarsyah.S.H., M.K : Kontribusi untuk Bangsa dan Negara
Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya
Kabar Kurang Menggembirakan bagi Guru Lulusan PPG 2025, TPG Belum Dialokasikan di APBN 2026
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:35

Perkuat Keadilan Humanis, Kajati Sulut Resmikan Rumah Restorative Justice di Kota Bitung

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53

KPHP Gunung Duren Lakukan Pengaman Hutang Di kawasan Hutan Lindung Gunung Sepang.

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:51

Bupati Bireuen Serahkan 5.548 SK PPPK PW Tegaskan Disiplin Tanpa Toleransi

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54

Modal Amblas di Proyek Kapal Tongkang, Investor GL Dituntut Pertanggungjawabkan Dana Puluhan Juta

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:17

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:14

Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:55

Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli

Kamis, 12 Februari 2026 - 05:30

Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok

Berita Terbaru

Headline news

P2BMI Turun Gunung, Kawal Deli Serdang Maju dan Bermartabat

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:06

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x