Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri Meninjau Hutan Negara Sempat Di pagar

- Editor

Kamis, 6 Maret 2025 - 10:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | Tribuneindonesia.com

Tindak lajuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP), Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang meninjau kembali lokasi Hutan Negara yang sempat di pagari pengusaha di wilayah Pesisir Pantai kawasan Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (05/03/2025).

Peninjauan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, Zakky Shahri, SH., bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, Agustiawan Saragih, SH., H., Hamdani Syahputra, S.Sos., Pimpinan dan Anggota Komisi I,II,III dan IV.

Setidaknya ada sekitar 23 orang Dewan lintas Komisi yang turun melakukan peninjauan guna bertemu pihak penguasa yang mengklaim Lahan Negara tersebut.

Namun, DPRD Kabupaten Deli Serdang menyesalkan karena Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Pihak Pengusaha tidak hadir dan hanya diwakili oleh Pengacara yang hadir saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) lalu. Di mana agenda hari ini harusnya menentukan titik kordinat batas Tanah untuk melihat status Hutan Lindung atau Hutan Produksi.

Baca Juga:  Mualem Lantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara

ATR/BPN Kabupaten Deli Serdang yang hadir bersama unsur TNI / POLRI, Lantamal I Belawan, Pemerintah Kecamatan, Satpol PP dan sejumlah Instansi terkait bersama masyarakat setempat turut menyaksikan peninjauan yang dilakukan Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang.

“Kami menyesalkan Pimpinan Perusahaan tidak berani hadir dan perwakilannya tidak mengetahui dimana patok batas Tanah yang diklaim. Untuk itu kami akan memanggil sekali lagi untuk hadir di Rapat Dengar Pendapat (RDP), jika tidak hadir, DPRD Kabupaten Deli Serdang merekomendasikan untuk ditutup,” tegas Ketua DPRD.

Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang meminta tidak ada aktifitas apapun sebelum permasalahan ini tuntas.

“Ini Tanah Negara, tidak ada keberlanjutan disini,” tutup Ketua DPRD didampingi Puluhan Anggota DPRD lainnya.(ilham)

Berita Terkait

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP
Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Ganyang Peredaran Narkoba dan Sajam, Kejari Bitung Musnahkan Barang Bukti dari 39 Perkara Inkracht
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Sabtu, 26 September 2026 - 05:47

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Jumat, 25 September 2026 - 12:56

Penghentian Penyelidikan Dipersoalkan, Kuasa Hukum Herly Minta Gelar Perkara Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 10:00

GRPK dan P2BMI Apresiasi Propam Polda Sumut Terkait Perkembangan Dumas

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:41

Gema Kemanusiaan di GOR Dua Sudara: Pemkot Bitung Apresiasi Peran Vital PMI dan Pembina PMR

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x