Demo Indonesia Gelap Akibatkan Kemacetan

- Editor

Jumat, 21 Februari 2025 - 12:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tribuneindonesia.com

Arus lalu lintas di kawasan Bundaran Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda mengalami kemacetan parah akibat aksi demo Indonesia Gelap yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Koalisi Masyarakat Sipil pada Jumat (21/2/2025).

Terjadi penumpukan kendaraan pada sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan, dengan kondisi terparah di jalur menuju Jalan Medan Merdeka Barat dari arah Jalan MH Thamrin. Petugas kepolisian dan dinas perhubungan (Dishub) tampak berupaya mengurai kemacetan di lokasi.

Menurut salah satu peserta aksi demo Indonesia Gelap Juan, kemacetan sudah terjadi sejak pukul 15.00 WIB dan diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. “Saya ke sini naik kendaraan umum. Memang dianjurkan begitu,” ujarnya.

Baca Juga:  PUNGLI RP 3,8 MILIAR! Deli Serdang Bergejolak  Mahasiswa Geruduk 3 Kantor, Desak: “Tangkap Kadis Citaru Sekarang Juga atau Kami Kembali Lebih Besar!”

Namun, sejumlah peserta aksi demo BEM SI terlihat membawa kendaraan pribadi dan memarkirkannya pada bahu jalan. “Itu yang bikin macet. Harusnya naik kendaraan umum saja,” tambahnya.

Ribuan peserta aksi demo Indonesia Gelap datang sambil membawa spanduk berisi penolakan terhadap kebijakan efisiensi anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan yang dilakukan pemerintah. Demonstrasi ini menyoroti kekhawatiran terhadap pemangkasan anggaran yang dianggap dapat berdampak negatif pada akses dan kualitas layanan publik. (*)

Berita Terkait

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,270 Triliun, Belanja Naik 11,81 Persen
Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat
Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:08

Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan

Senin, 28 September 2026 - 09:24

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi

Senin, 28 September 2026 - 08:01

Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula

Senin, 28 September 2026 - 07:57

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,270 Triliun, Belanja Naik 11,81 Persen

Senin, 28 September 2026 - 05:58

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 04:58

Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat

Senin, 28 September 2026 - 02:15

Polres Bireuen Sukseskan Peringatan Haul Habib Abdurrahman Bin Alwi Al-Asyi (Habib Bugak Al – Asyi)

Senin, 28 September 2026 - 01:51

Kecamatan Kuala meraih menang 2-0 lawan Peusangan Siblah Krueng pada laga perdana

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x