Jakarta | Tribuneindonesia.com – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka resmi memulai rangkaian kunjungan kerja lintas provinsi menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (06/04/26).
Lawatan selama dua hari ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengawal percepatan pembangunan daerah.
Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, agenda ini menitikberatkan pada penguatan fondasi ekonomi serta peningkatan taraf hidup masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Rombongan kepresidenan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, tepat pukul 05.45 WIB.
Menggunakan pesawat kepresidenan, Wapres terbang menuju Bandar Udara Internasional El Tari di Kota Kupang sebagai titik pemberhentian pertama.
Kehadiran Gibran di Bumi Flobamora tersebut disambut dengan serangkaian agenda padat yang menyentuh aspek sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.
Setibanya di Kupang, agenda utama Wapres diawali dengan melepas secara resmi Pawai Paskah Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026.
Keikutsertaan Wapres dalam seremoni ini menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan yang mempererat kerukunan antarumat beragama.
Momentum Paskah di NTT diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan sekaligus penggerak antusiasme pemuda dalam pembangunan daerah.
Fokus penguatan ekonomi kerakyatan ditunjukkan Gibran melalui peninjauan langsung ke NTT Mart, yang menjadi wadah utama pemasaran produk-produk lokal unggulan.
Tak hanya itu, Wapres juga dijadwalkan meresmikan Agroeduwisata GMIT Tarus, sebuah proyek integrasi sektor pertanian dan pariwisata yang dirancang untuk memberdayakan ekonomi jemaat serta masyarakat sekitar.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Selain sektor ekonomi, peningkatan infrastruktur pendidikan juga menjadi perhatian serius dalam kunjungan ini.
Wapres diagendakan meninjau SD Inpres Kaniti yang baru saja selesai menjalani proses revitalisasi.
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan fasilitas pendidikan pasca-perbaikan telah memenuhi standar kelayakan yang optimal bagi kegiatan belajar mengajar, sebagai bagian dari investasi jangka panjang sumber daya manusia di NTT.
Menutup rangkaian agenda di Kupang, Wapres Gibran akan langsung bertolak menuju Provinsi Sulawesi Utara untuk meninjau progres pemulihan di kawasan terdampak bencana serta sejumlah fasilitas publik lainnya.
Dalam perjalanan dinas ini, Wapres didampingi sejumlah pejabat teras, termasuk Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar dan Staf Khusus Nicolaus T.B. Harjanto, untuk memastikan seluruh koordinasi di lapangan berjalan sesuai rencana pembangunan nasional. (∗–talia)



















