Tinjau Dampak Banjir Bireuen, Dek Fad Bawa Solusi untuk Jalan,Tanggul, dan Jembatan Teupin Mane

- Editor

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana banjir di Kabupaten Bireuen, Senin 5 Oktober 2026 pagi.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Aceh yang akrab disapa Dek Fad memantau kondisi jembatan duplikasi Teupin Mane serta pembangunan tanggul bronjong untuk mengantisipasi erosi di Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli.

Peninjauan turut didampingi Reza Azlan dari PT PP, Kepala Dinas PUPR Bireuen Ir. Fadhli Amir, ST., MT., Kalaksa BPBD Bireuen Ir. Marwan, ST., MT., Kepala Disdikbud Dr. Muslim, M.Si., Kepala Dinas Perkim Ir. Fadhli Abdulah, ST., Camat Juli Hendri Maulana, Kapolsek Juli Iptu Iwan Temas, Keuchik Krueng Simpo Mursal, Keuchik Rantau Panyang Zahri Ar, serta sejumlah pejabat terkait.

Di lokasi jembatan, Fadhullah mengatakan pembangunan jembatan duplikasi Teupin Mane secara fisik telah rampung. Namun, jembatan tersebut belum dapat langsung difungsikan karena masih harus melewati tahapan uji beban dan penyelesaian pembebasan lahan.

“Jembatan belum bisa fungsional karena masih harus melalui proses uji coba beban. Selain itu, saat ini masih berlangsung pembebasan lahan untuk 14 unit rumah di area oprit atau akses keluar bagian selatan,” ujar Dek Fad.

Menurutnya, setelah uji beban dan proses pembebasan lahan selesai, jembatan baru tersebut akan segera dibuka untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan Teupin Mane.

Sementara itu, perwakilan PT PP, Reza Azlan, menjelaskan kondisi jembatan lama Teupin Mane yang mengalami kerusakan berat akibat diterjang banjir bandang.

Ia memastikan jembatan lama akan dibongkar setelah jembatan baru mulai beroperasi. Secara teknis, kondisi jembatan lama dinilai sudah tidak layak untuk digunakan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Berkas Putusan Mahkamah Agung Resmi Diserahkan ke ADC Bupati Aceh Tenggara

“Jembatan lama sudah mengalami gagal konstruksi akibat dampak banjir, sehingga secara teknis sudah tidak layak dan berbahaya jika digunakan dalam jangka panjang,” jelas Reza.

Tanggul Krueng Simpo Dilanjutkan Tahun Depan

Usai meninjau jembatan, rombongan Wagub Aceh melanjutkan kunjungan ke Dusun Keude, Gampong Krueng Simpo, untuk melihat pembangunan bronjong penahan erosi tebing sungai.

Pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Aceh melalui APBA mengalokasikan penanganan fisik tanggul sepanjang 400 meter. Namun, pekerjaan tersebut belum mencakup seluruh titik rawan erosi yang membutuhkan penanganan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen sebelumnya mengusulkan penanganan sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Aspirasi serupa juga disampaikan masyarakat Gampong Rantau Panyang yang berada di sisi timur sungai.

Menanggapi kondisi tersebut, Dek Fad menegaskan Pemerintah Aceh berkomitmen melanjutkan pembangunan tanggul hingga seluruh titik rawan dapat ditangani.

“Pemerintah Aceh berkomitmen menyelesaikan sisa pembangunan tanggul penahan erosi di Krueng Simpo maupun Rantau Panyang pada tahun depan,” tegasnya di hadapan perangkat gampong dan pejabat daerah.

Jalan Alternatif Putus Segera Ditangani

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Aceh juga menerima laporan terkait putusnya jalan alternatif Matang Geulumpang Dua yang menghubungkan jalur nasional Bireuen-Takengon akibat bencana banjir.

Fadhullah memastikan Pemerintah Aceh segera mengambil langkah penanganan terhadap ruas jalan tersebut yang merupakan kewenangan provinsi.

“Ruas tersebut merupakan kewenangan Provinsi Aceh. Hari ini tim dari Dinas Pengairan dan Dinas PUPR Aceh sudah turun ke lapangan. Titik-titik yang belum tersentuh maupun yang terkena bencana susulan akan segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polres Bireuen Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 10.505,92 Gram Sabu dan 19.340 Gram Ganja Hasil Sitaan
Polres Bireuen Musnahkan 29,8 Kg Sabu dan Ganja, 50 Ribu Jiwa Terselamatkan
BREAKING NEWS: Festival Pesona Raja Ampat 2026 Meledak! Pemuda, Pelajar hingga Pelaku Usaha Diajak Unjuk Kreativitas
HUT ke-81 TNI, Kapten Inf Agam Akmal Terima Apresiasi dalam Balutan Kebersamaan
Menolak Lupa Sejarah Kota Juang: Mengapa Biografi H. Subarni A. Gani Mendesak untuk Ditulis?
PANIN BANK AMBON BERSAMA SMP NEGERI 4 AMBON: AJAK MURID MENABUNG DAN KELUARGA KEUANGAN SEJAK DINI  
PUSKESMAS CH. M. TIAHAHU GELAR SOSIALISASI HIV/AIDS DI SMP NEGERI 4 AMBON: KENALI, CEGAH, DAN PEDULI!
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan HUT TNI Ke-81 di Kodim 0111/Bireuen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:08

BREAKING NEWS: Festival Pesona Raja Ampat 2026 Meledak! Pemuda, Pelajar hingga Pelaku Usaha Diajak Unjuk Kreativitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:02

Bupati Raja Ampat Sentil ASN Mangkir: “Yang Hadir Itulah ASN, yang Tidak Hadir Bukan ASN!”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:12

Kapolres Raja Ampat: TNI-Polri Bersama Rakyat, Kunci Jaga Kedaulatan NKRI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:13

“Kawal RAPBD-P 2026, DPRK Raja Ampat Pastikan Anggaran Tepat Sasaran”

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:33

Polres Metro Bekasi Bersama Satresmob Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Sindikat “Geser Tas”, Empat Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:19

Dorong Perekonomian Lokal, Wali Kota Bitung Resmi Buka FPSL 2026 Lewat Bitung Market & Expo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:28

Prestasi untuk Negeri, Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Kav Kurnia S. Wicaksono, Raih Indonesia Future Figure Awards 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:23

Saudagar Aceh Roadshow ke Langsa, Pengurus Baru Dorong Penguatan Jaringan Pengusaha dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Waka Polres Bitung, Kompol Bartholomeus Junov Dambea, S.H, Saat di sambut Dankal  Tedung Selar VIII -26, Di Markas Satrol Kodaeral VIII Bitung. (ft. Dok. Istimewa)

TNI dan Polri

AKBP Arie Sulistyo Pimpin Kejutan HUT TNI ke-81 di Bitung

Senin, 5 Okt 2026 - 13:16

Feature dan Opini

Cowboy yang Bersuara atau Sheriff yang Diam?

Senin, 5 Okt 2026 - 12:15