BATANG KUIS | TribuneIndonesia.com – Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali digelar. Namun, kegiatan tahunan ini ditegaskan tidak boleh berhenti sebagai rutinitas seremonial belaka. Pemerintah daerah diminta memastikan Safari Ramadan benar-benar menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan memperkuat nilai religius sebagai fondasi pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Deli Serdang, Drs Hendra Wijaya, saat memimpin Tim III Safari Ramadan Pemkab Deli Serdang 1447 H/2026 M di Masjid Baitul Makmur, Desa Sugiharjo, Kecamatan Batang Kuis, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, Safari Ramadan seharusnya menjadi ruang perjumpaan langsung antara pemerintah dan rakyat. Bukan sekadar datang, memberi sambutan, lalu pulang. Pemerintah dituntut hadir, mendengar keluhan warga, serta memastikan program-program yang digulirkan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Nilai religius dan kebersamaan adalah bagian dari visi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mewujudkan daerah yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Itu tidak boleh hanya berhenti sebagai jargon,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan nilai religius mesti menjadi landasan moral bagi seluruh kebijakan dan program pemerintah daerah. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan perhatian terhadap rumah ibadah, kata dia, harus dibarengi keberpihakan nyata kepada masyarakat, terutama di tingkat desa dan kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Deli Serdang menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Baitul Makmur berupa 10 Al-Qur’an, 30 kotak bubuk teh, 10 kilogram gula, dua gulung karpet masjid, dan 30 kaleng susu. Bantuan ini diharapkan tidak berhenti pada simbol kepedulian, tetapi menjadi pintu masuk kehadiran negara yang lebih terasa di tengah umat.
Menutup sambutannya, Asisten II mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum evaluasi diri dan penguatan solidaritas sosial. Ia menekankan, tanpa persatuan dan kepedulian kolektif, pembangunan akan kehilangan ruh dan hanya menjadi deretan program di atas kertas.
Safari Ramadan di Kecamatan Batang Kuis turut dihadiri Kepala BKAD Baginda Thomas Harahap, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Rachmadsyah, Kadis Damkar Khairul Azman, Kadis Budporapar Yudy Hilmawan, Kadis Ketenagakerjaan Syahdin Setia Budi Pane, Kadis PMD Anita Magdalena Br Situmorang, Kabag Hukum Muslih, Kabag Tapem Adi Winarto, Camat Batang Kuis M Faisal Nasution, unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Di tengah sorotan publik terhadap efektivitas program daerah, Safari Ramadan kembali diuji. Apakah hanya akan berakhir sebagai agenda tahunan penuh seremoni, atau benar-benar menjadi sarana membangun kepercayaan rakyat dan memperkuat fondasi moral pembangunan di Deli Serdang.
Ilham Gondrong


















