​Queen Mary 2 Sandar di Bitung: Diplomasi Pariwisata dan Kehangatan “Harmony In Diversity”

- Editor

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comPelabuhan Samudera Bitung kembali mencatatkan momen bersejarah dalam kalender pariwisata internasional.

Pada Selasa (17/3/26) pagi, kapal pesiar mewah berbendera Bermuda, Queen Mary 2, resmi bersandar di dermaga Jl. D.S. Sumolang, Kelurahan Bitung Timur, membawa ribuan wisatawan mancanegara ke gerbang Sulawesi Utara.

​Kedatangan kapal raksasa yang dinahkodai Kapten Tomas Connery ini disambut langsung oleh jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1310/Bitung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kehadiran kapal dengan panjang lambung mencapai 344,30 meter tersebut menjadi simbol geliat ekonomi maritim yang kian kuat di wilayah Timur Indonesia.

​Mewakili Pemerintah Kota, Wakil Walikota Bitung, Randito Maringka, S.Sos., memimpin seremoni penyambutan didampingi Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ.

Turut hadir jajaran pejabat lintas instansi, mulai dari Dansatrol, Kapolres Bitung, hingga pimpinan otoritas pelabuhan, Bea Cukai, Imigrasi, dan Balai Kekarantinaan Kesehatan guna memastikan prosedur kedatangan berjalan mulus.

Suasana dermaga seketika meriah saat dentuman musik tradisional mengiringi langkah para turis turun dari kapal. Atraksi budaya lokal seperti Tari Kabasaran yang heroik, dipadukan dengan keluwesan Tari Cakalang dan Tari Lenso, menjadi suguhan pembuka yang memukau mata para wisatawan sebelum mereka mengeksplorasi daratan Minahasa.


Kapal pesiar yang bertolak dari Darwin, Australia ini tercatat membawa manifes yang cukup masif, yakni 2.481 penumpang dan 1.258 kru kapal.


Singgahnya Queen Mary 2 di Bitung merupakan bagian dari rute perjalanan lintas benua, di mana kapal dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Hongkong pada petang hari pukul 18.00 Wita.

​Dalam sambutannya, Wakil Walikota Randito Maringka mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan dunia internasional terhadap Kota Bitung.

Ia menegaskan bahwa kehadiran kapal pesiar bergengsi ini adalah bukti nyata bahwa infrastruktur dan daya tarik wisata Bitung telah memenuhi standar global yang kompetitif.

Baca Juga:  Trans Manado Resmi Beroperasi, Wali Kota Tekankan Konsistensi Layanan

​”Kami merasa sangat terhormat. Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas pelayaran, melainkan pengakuan dunia terhadap potensi pariwisata kami yang terus berkembang,”

ujar Randito. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memfasilitasi kunjungan berskala internasional seperti ini demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

​Lebih lanjut, Randito memperkenalkan konsep “Harmony In Diversity” kepada para tamu mancanegara.

Konsep ini mencerminkan identitas masyarakat Bitung yang hidup berdampingan secara rukun di tengah keberagaman suku dan agama, yang menjadi fondasi keamanan dan kenyamanan bagi setiap wisatawan yang berkunjung.

​Senada dengan hal tersebut, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan bahwa sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjamin kondusivitas wilayah.

Keamanan yang terjamin merupakan jaminan utama bagi operator kapal pesiar dunia untuk menjadikan Bitung sebagai titik singgah favorit.

​”Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari penyambutan hingga mobilisasi wisatawan ke objek wisata, berlangsung aman dan tertib. Ini adalah momentum emas untuk memperkenalkan keramahan Sulawesi Utara kepada mata dunia,”

tegas Letkol Inf Dewa Made DJ di sela-sela kegiatan.

​Pihak keamanan dan otoritas pelabuhan berharap kunjungan singkat ini memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi sektor UMKM dan jasa transportasi lokal.

Dengan banyaknya penumpang yang turun, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya di sektor kuliner dan kerajinan khas daerah.

​Prosesi penyambutan diakhiri dengan agenda pertukaran cendera mata antara Pemerintah Kota Bitung dan Kapten Tomas Connery sebagai simbol persahabatan.

Sang kapten menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diterima, sebelum menutup rangkaian acara dengan sesi foto bersama di latar megahnya kapal Queen Mary 2. (Kiti)

Berita Terkait

Gerindra Blitar Gelar Jumpa Pers – Ratna Dewi: Media Sebagai Jembatan Antar Wakil Rakyat dan Masyarakat
Polres Bireuen Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur simpang mamplam
Jasa Raharja kembali menyelenggarakan program mudik gratis Idulfitri 2026
Pemkab Bireuen Sudah Carikan Solusi untuk Pengungsi yang Membangun Tenda di Kantor Bupati
Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Bireuen
Wujud Kepedulian TNI AL, Satrol Kodaeral VIII Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan
Sentuhan Hangat Danyonmarhanlan VIII, Bagikan Bingkisan Lebaran dan Pesan Keselamatan bagi Prajurit Marinir
Ratusan Pendemo Minta KPK Turun ke Bireuen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:35

​Queen Mary 2 Sandar di Bitung: Diplomasi Pariwisata dan Kehangatan “Harmony In Diversity”

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:13

Polres Bireuen Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur simpang mamplam

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:09

Jasa Raharja kembali menyelenggarakan program mudik gratis Idulfitri 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:05

Pemkab Bireuen Sudah Carikan Solusi untuk Pengungsi yang Membangun Tenda di Kantor Bupati

Senin, 16 Maret 2026 - 22:58

Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Bireuen

Senin, 16 Maret 2026 - 20:00

Wujud Kepedulian TNI AL, Satrol Kodaeral VIII Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan

Senin, 16 Maret 2026 - 19:23

Sentuhan Hangat Danyonmarhanlan VIII, Bagikan Bingkisan Lebaran dan Pesan Keselamatan bagi Prajurit Marinir

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Ratusan Pendemo Minta KPK Turun ke Bireuen

Berita Terbaru