PT Perkebunan Asera Sagoesa Berada Dalam Kecamatan Pante Bidari, Diduga Tidak Ada Manfaat Bagi Masyarakat Sekitar

- Editor

Minggu, 9 Maret 2025 - 12:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | Tribuneindonesia.com

Diduga sudah puluhan tahun Keberadaan PT. Asera Sagosa dalam wilayah Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, disinyalir, tidak ada Azas manfaat terhadap masyarakat disekitar lokasi perusahaan PT Asera beroperasi sejak 20 Tahun Silam, Masyarakat 3 Desa tagih Kepedulian Sosial dampak lingkungan, Manager PT Asera Ir Jailani mengatakan,” Saya yang Berkuasa di Perusahaan, pada saat di komfirmasi via WhatsApp (Rabu 8 April 2024)

Saifuddin Ismail, (Alias Saiful) yang mewakili masyarakat Gampong Seuneubok Saboh dan putra setempat menyampaikan, pada media ini sejak beroperasi nya PT Asera Sagoesa mulai tahun 2000 hingga -2025- sungguh sayangnya keberadaan PT. Asera Sagoesa dengan luasnya lahan kebun PT Asera Sagoesa tiga ratus lima puluh. 350 hektar masih dalam wilayah Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Aceh Timur, yang diduga HGU perusahaan tersebut sudah mati, (Minggu 9 Maret 2025)

Pasalnya nya,” salah satu kewajiban perusahaan adalah” Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Asera Sagoesa terhadap masyarakat tiga desa dalam kecamatan Pante Bidari, mengenai dampak sosial lingkungan,

Lanjutnya, Saiful Ismail,” menambahkan prihal PT Asera Sagoesa tersebut, yang setidaknya ada 3 Desa disekitar Perusahaan PT Asera Sagoesa yang terdampak langsung Desa Seuneubok Saboh Desa Buket Kareung dan Desa Buket Bata.

Sepertinya, PT. Asera Sagoesa yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit sejak puluhan tahun silam, diduga ternyata telah mengabaikan “Tanggung Jawab kepudulian Sosial” terhadap Desa salah satunya kewajiban PT Asera Sagoesa berkaitan, dengan, Corporate Social Responsibility (CSR)

Pernah, dikomfirmasi resmi langsung pihak PT Asera Sagoesa dengan Manager, nya Ir Jailani kediaman rumahnya yang beralamat di Kecamatan Julok Aceh Timur, Jailani mengarahkan untuk menjumpai Humas PT Asera Sagoesa. Bapak (M.Nur) Alias Geuchik Maknu, mantan Geuchik Buket Bata, ujarnya

Baca Juga:  Sinergi Baru, Kejari dan Polres Bitung Perkuat Komitmen Penegakan Hukum Berkeadilan

Manager PT. Asera Sagoesa, Ir Jailani saat dikonfirmasi Tim Media ini di Kediaman rumahnya di Julok 5/4 meminta pihak media untuk tidak mempublikasikan berita soal (CSR) PT Asera Sagoesa kata Ir Jailani agar tidak mempertanyakan lagi masalah PT. Asera Sagoesa, karena banyaknya permasalahan yang sedang terjadi saya sedang disorot oleh banyak pihak,” seiknya kita berbicara kan aja sebagai keluarga ujarnya,

Sementara itu Tim Media ini juga mengompirmasi Kepala Desa Geuchik Seneubok Saboh, M. Nasir IB mengatakan, selama saya menjabat sebagai Kepala Desa, sepertinya belum pernah ada “Bantuan” apapun dalam bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat atau yang namanya, Corporate Social Responsibility (CSR),

Memang mau membantu, jika ada permintaan dari pihak Gampong, Sekira kita minta bantu Semen sebanyak 5 (Lima) Zak,” Yaa mereka bantu 2 (Dua) Zak, begitu lebih kurangnya, Geuchik Seuneubok Saboh menjelaskan.

Tim Media ini juga melakukan konfirmasinya lagi dengan Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Aceh Timur, Muhammad Reza, SE, (Pak Reza) mengatakan, sejauh ini PT. Asera Sagoe Sa yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan beroperasi di wilayah kecamatan Pante Bidari,

Belum pernah melaporkan sama sekali untuk (Memberitahukan) besaran bantuan sosial dalam bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak lingkungan Perusahaan. PT Asera Sagoesa tersebut,

Reza SE, menambahkan bedasarkan tidak adanya berkas laporan dan salinan (Arsip) laporan yang diterima Forum CSR Aceh Timur hingga saat ini, belum ada kata Bapak Reza. Ketua Forum (CSR) Aceh Timur,

Tulis (SF) Kabiro Media TribunIndonesia.com

Berita Terkait

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis
Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Masuk Aswas Kejati Sumut, Hampir 4 Bulan ! Ada Apa dengan Kasi Intel Kejari Deli Serdang
RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat
Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manado, Jogja dan Manokwari  segera di bayar Pertengahan September
Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening
PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:22

Kecerobohan Wasit di Langowan Junior Cup Picu Aksi WO, PSSI dan Pemda Sulut Didesak Turun Tangan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:33

​Skuad bertabur bintang, Tim Jurnalis Bitung Melaju ke Putaran Kedua Piala Joune Ganda

Jumat, 11 September 2026 - 06:27

Kejuaraan Karate Regional, Wali Kota Bitung Dorong Pembentukan Karakter Generasi Muda

Rabu, 2 September 2026 - 06:52

Vira Wiara Dipercaya Pimpin Pordasi Equestrian Aceh, Bawa Semangat Baru untuk Prestasi Berkuda

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:20

Pacu Kuda jadi Trauma Healing bagi Masyarakat Aceh, KONI Tegaskan Komitmen Bangkit Bersama

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:15

Gelar Kompetisi Antar-Klub dan TNI-Polri, Dankodaeral VIII Cup 2026 Rampung Digelar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:52

Cairkan Sekat Hierarki, Kapolres Bitung dan Anggota Larut dalam Kemeriahan Lomba Kemerdekaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:53

Adu Penalti, Skor 5-3, dan Laga yang Menyisakan Pertanyaan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x