Polres Pidie Jaya Kirim Tim Identifikasi ke Lokasi Penemuan Mayat.

- Editor

Sabtu, 12 April 2025 - 01:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya/Tribuneindonesia.com

Masyarakat Gampong Meuko Baroh, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat remaja laki-laki di area rawa yang tak jauh dari pekarangan Dayah Anwarul Munawwarah, Jumat, 11 April 2025.

Penemuan mayat tersebut bermula saat dua warga, Furqan dan Fudri, mencium aroma menyengat ketika hendak menuju balai pengajian. Setelah ditelusuri, mereka menemukan mayat dalam kondisi mengenaskan. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada ustaz pesantren, yang kemudian diteruskan ke personel Polsek Bandar Dua, Polres Pidie Jaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Pidie Jaya bergerak cepat. Tim identifikasi yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Muara Uli Saut Hamonangan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Pidie Jaya guna keperluan visum.

Mayat tersebut kemudian diketahui bernama Anis Maula (16), seorang santri asal Gampong Sangso, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Jasadnya ditemukan dalam kondisi membusuk dan mengapung di pinggiran rawa.

Baca Juga:  Masyarakat Waspadai Bahaya Judi Online, Kapolres Tegaskan Komitmen Penindakan Tegas

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasat Reskrim Iptu Fauzi Atmaja membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Menurut pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Senin malam, 7 April 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, saat berpamitan untuk keluar sebentar dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Sejak itu, korban tidak pernah kembali dan dinyatakan hilang.

Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan medis dan forensik menjadi langkah lanjutan untuk mengungkap misteri di balik kematian santri muda ini.

Warga dan pihak keluarga berharap agar proses penyelidikan berjalan maksimal sehingga tabir kematian korban dapat segera terungkap dan memberikan kejelasan serta keadilan bagi pihak yang ditinggalkan.

Berita Terkait

Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok
Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado
Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah
Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa
Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa
Satrol Kodaeral VIII Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Bitung
Kapolda Aceh Diminta Usut Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Agara
​Cegah Human Trafficking, Tim Resmob Polda Sulut Amankan Tiga Warga Bitung di Bandara
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 05:30

Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:59

Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:41

Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:27

Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:36

Satrol Kodaeral VIII Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Bitung

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:50

Kapolda Aceh Diminta Usut Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Agara

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:24

​Cegah Human Trafficking, Tim Resmob Polda Sulut Amankan Tiga Warga Bitung di Bandara

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:10

Putusan Komisi Informasi Akhiri Sengketa Desa Malintang Jae, Hak Warga Atas Dokumen Publik Dikabulkan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x