LANGKAT | TribuneIndonesia.com – Dalam upaya memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas menjelang arus mudik dan balik Lebaran, Satuan Lalu Lintas Polres Langkat menggelar koordinasi lintas sektor bersama sejumlah stakeholder Pemerintah Kabupaten Langkat, Jumat 27 Februari 2026.
Rapat strategis ini menjadi langkah awal pematangan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026. Sejumlah instansi kunci dilibatkan, mulai dari Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, Bappeda Kabupaten Langkat, Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, hingga Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Langkat AKP MHD Tommy Franata, didampingi Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Langkat. Dalam paparannya, Kasat Lantas menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan arus mudik tidak bisa bertumpu pada satu institusi semata.
Koordinasi lintas instansi ini adalah langkah preventif dan strategis. Semua unsur harus siap bergerak bersama agar Kamseltibcarlantas benar-benar terwujud di wilayah hukum Polres Langkat, khususnya dalam menghadapi Ops Ketupat Toba 2026,” tegasnya.
Ia menjelaskan, sinergi yang dibangun mencakup berbagai aspek krusial. Mulai dari rekayasa lalu lintas di titik rawan macet, kesiapan fasilitas layanan kesehatan bagi pemudik, manajemen transportasi darat, hingga mitigasi dampak lingkungan akibat lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Terpisah, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menekankan bahwa pendekatan kolaboratif merupakan strategi utama Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada publik. Menurutnya, pengamanan Hari Raya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui orkestrasi lintas sektor yang terencana dan terukur.
“Polri hadir bukan semata penegakan hukum. Kami mengedepankan manajemen keselamatan yang komprehensif. Sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menggarisbawahi pentingnya langkah preemtif dan preventif untuk menekan potensi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, khususnya pada titik-titik rawan di wilayah Kabupaten Langkat yang kerap mengalami kepadatan saat arus mudik dan balik Lebaran.
Dengan digelarnya koordinasi lintas sektor ini, Polres Langkat optimistis kesiapan menghadapi Operasi Ketupat Toba 2026 semakin matang. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan pelayanan lalu lintas yang humanis, profesional, dan presisi, sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Ilham Gondrong



















