Petani Bahagia, Pertanian Maju. Deli Serdang Genjot IP 300 Berbasis Data Tanah

- Editor

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERINGIN I TribuneIndonesia.comTransformasi pertanian modern di Kabupaten Deli Serdang terus dipacu dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, analisis lahan, dan teknologi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menegaskan komitmennya membangun sektor pertanian yang produktif sekaligus menyejahterakan petani.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, saat menghadiri Penanaman Uji Coba (Demplot) Indeks Pertanaman (IP) 300 sekaligus Uji Laboratorium Keasaman Tanah Sawah, hasil kolaborasi PT Pupuk Indonesia dan Gapoktan Mandiri I di Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Jumat (6/2/2026).

Menurut Wabup, kunci pertanian modern terletak pada pemahaman petani terhadap karakter lahannya sendiri.

Petani sukses adalah petani yang memahami lahannya. Target 1 hektare menghasilkan 9 ton bukan hal mustahil, jika kita tahu kualitas tanah, kebutuhan pupuk, dan manajemen tanam yang baik,” tegasnya.

Ia menekankan, keberhasilan pembangunan pertanian tidak semata diukur dari tingginya produksi, melainkan dari kesejahteraan dan kebahagiaan petani.

“Kami bahagia kalau petani bahagia. Kalau pendapatan meningkat, keluarga sejahtera, dan wajah petani penuh senyum, itu tanda pemerintah berhasil,” ujar Wabup.

Pemkab Deli Serdang, lanjutnya, terus mendorong lahirnya petani modern dan milenial yang tidak hanya mengandalkan pola turun-temurun, tetapi berbasis data, analisis lahan, serta pemanfaatan teknologi pertanian. Selain produksi, pengelolaan hasil panen juga menjadi perhatian, termasuk edukasi menabung dan pemanfaatan layanan perbankan demi stabilitas ekonomi keluarga petani.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Deli Serdang, Elinasari Nasution SP MM, menyampaikan bahwa Kecamatan Beringin merupakan salah satu daerah penopang utama produksi padi di Deli Serdang dengan luas sawah mencapai 2.932 hektare. Khusus Desa Karang Anyar, luas lahan pertanian mencapai 263 hektare.

Baca Juga:  Arief Martha Rahadyan: Selamat Hari Disabilitas Internasional 2025 

“Desa Karang Anyar memiliki potensi besar sebagai sentra produksi padi. Melalui demplot IP 300 dan pengujian kualitas tanah, kita berharap produktivitas petani terus meningkat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi wajib melalui sistem e-RDKK. Petani diminta aktif melapor jika menemukan penyimpangan di kios pupuk.

Jika kuota pupuk tidak diberikan sesuai ketentuan, silakan laporkan. Kami bersama KP3 dan PT Pupuk Indonesia siap menindak kios pupuk yang nakal,” tegas Elinasari.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Deli Serdang, Dr Dra Hj Miska Gewasari MM, mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai solusi distribusi pupuk subsidi sekaligus penguatan ekonomi petani.

Jika pupuk dikelola koperasi desa, yang menjual dan membeli sama-sama anggota koperasi, maka tidak ada ruang untuk permainan harga. Ini juga membuka peluang pengadaan alat dan mesin pertanian secara kolektif,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PT Pupuk Indonesia, Camat Beringin M Dhani Mulyawan S SSos MIP, pimpinan OPD terkait, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta para petani.

Melalui program IP 300 yang didukung uji kualitas tanah, Pemkab Deli Serdang optimistis produktivitas pertanian meningkat signifikan, sekaligus menghadirkan dampak nyata.petani lebih sejahtera, desa lebih kuat, dan ketahanan pangan daerah semakin kokoh.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Pemko Medan Tegaskan Komitmen Penataan Kota dan Kawasan Pariwisata
Kasubbag Keuangan Disdikbud Aceh Tenggara Bantah Tuduhan Setoran Dana BOS, LSM PPKMA Tegaskan Informasi Viral Tidak Benar
Kader HMI Ditantang Jadi Pemikir Peradaban
Wabup Deli Serdang Tegas Soal Banjir, Pengembang Wajib Taat Tata Ruang
Wabup Lom-Lom Suwondo Rangkul Macan Asia Indonesia, Dorong Sinergi Ketahanan Pangan di Deli Serdang
Kakan Kemenag Aceh Tenggara Bantah Keras Isu Pungli OSMA 2025: Surat Kaleng Tanpa Bukti, Menyesatkan Publik
Dana Fantastis Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi, PPK RSUD Djoelham Binjai Disorot
Batang Kuis Prioritaskan Penanganan Banjir, 55 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:13

Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:03

Mahasiswa Bergerak, DLH Deliserdang Turun Tangan Selidiki Dugaan Pencemaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:43

Dukung Peternak Rakyat, PT JJAA Laksanakan Vaksinasi Ternak Berkelanjutan

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:08

Kakan Kemenag Aceh Tenggara Bantah Keras Isu Pungli OSMA 2025: Surat Kaleng Tanpa Bukti, Menyesatkan Publik

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:04

Deli Serdang Bergejolak, Mahasiswa Kepung DLH, Dugaan Limbah Beracun Seret Nama Pabrik dan Pejabat

Selasa, 3 Februari 2026 - 04:31

Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Banyak Warga Kesulitan Hidup, Harus Berjuang Hilangkan Kemiskinan

Senin, 2 Februari 2026 - 07:55

Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran

Berita Terbaru